It Only Took 15 Days

It Only Took 15 Days
Day 2


__ADS_3

Terlihat Nadya yang sedang berjalan menuju kelas,tak sengaja berpapasan dengan hazel di lorong kelas yang sedang didekati oleh para wanita dari kelas lain.hazel yang terus menatap Nadya yang terlihat menandakan meminta bantuan agar ia bisa bebas dari para wanita, membuat Nadya mempercepat langkahnya.


"derita anak tampan (senyum kejut).nguman Nadya yang terus berjalan dan menghiraukan Hazel.


"Nad,Hazel mana?.tanya Lilis yang sedang berada di kelas


"entah.ucap Nadya simple


Tak berselang lama Hazel kembali ke kelas bersama dengan ketua kelas mereka di kelas yang bernama Kian wanita tinggi ,pintar dan cantik.


"bahkan kian hampir seperfect itu kepincut juga.ucap Lilis kepada Nadya


"hmmm.nguman Nadya yang menghiraukan ucapan Lilis yang tetap fokus mengunyah permen karet yang beradab di mulutnya,


mungkin ia sudah bosan mendengar Hazel Mulu.


Kian mengatakan kepada semua teman temannya bahwa Karna guru sedang rapat,jadi ibu Fatma hanya memberikan tugas untuk di kerjakan hari ini,saat Nadya hendak mengerjakan tugasnya,wanita wanita kembali menemui hazel dan membuatnya tidak fokus.


"Hey,kalian bisa nggak si,kalian duduk di tempat kalian masing masing.teriak Nadya.


"Kamu kenapa?.ucap salah satu gadis tersebut.


"Kamu kenapa, kamu kenapa,masih nanya,kamu tidak lihat ,gue sedang belajar dan kamu sangat berisik, bagaimana saya bisa fokus.ucap Nadya kesal.

__ADS_1


"Iya, iya,dasar cerewet, ini juga kita mau pergi.ucap salah satu gadis tersebut.


"Kamu yg cerewet, sudah cerewet kecentilan lagi.ucap Nadya.


Setelah para gadis tersebut pergi,hazel mencoba untuk meminta maaf,namun Nadya menghiraukannya dan membuang muka.(yaaa muka kok di buang).


"kamu sensitif amat si sama Hazel,anak itukan gak salah,para gadis itu aja yang kecentilan.ucap Lilis kepada Nadya yang sedang menemani Nadya bermain volly.


"dahlah aku bosan mendengar dia Mulu,ganti topik kek.ucap Nadya sambil memasukkan bola volly yang ia pegang ke ring.


"oh ia,besok jadi gakk pergi nonton bioskop sama Refal.tanya Lilis


"males ah kalau ada dia.ucap Nadya


"caelah nad,jual mahal amat Luh,kasihan tuh refal dah ngejar ngejar kamu dari lama.ucap Lilis.


"jalanin aja dulu.ucap Lilis


"gak ah,kalau ada yang cocok nanti langsung nikah aja capek pacaran.ucap Nadya


"ta'aruf fan yah,cah anak sholehot sekarang.ucap Lilis yang tersenyum


"sholehot,bukan sholehot,ukty aku.canda Nadya

__ADS_1


"ukty? pisang kali. tawa Lilis bersama Nadya dengan canda mereka.


Sesampai di rumah,Nadya melempar kan tasnya di kasurnya bersama dengan tubuh nya yang terlihat letih habis dari sekolah, belum beberapa menit memejamkan matanya,Nadya sudah di kagetkan dengan ketukan pintu dari kamarnya yang ternyata kakak laki lakinya yang bernama Gio.


"pinjam leptopnya dong,leptop kakak ketinggalan di kantor.ucap gio


"kakak kagetin aja.ucap Nadya yang segera bangun dan memeluk kakaknya


"capek yah.ucap gio kepada adiknya


"he'em.ucap Nadya


"muka kamu kenapa,semakin hari semakin jutek aja,ada yang gangguan yah di sekolah bilang aja sama kakak biar saya kasih pelajaran.ucap gio


"gak ada kok,cuma capek aja mau istirahat.ucap Nadya


"yaudah istirahat,tapi setelah ini pergi mandi,kakak mencium bau yang tidak sedap.canda gio kepada adiknya


"iiih kakak.ucap Nadya yang melepas pelukannya


"enggak kakak bercanda.ucap gio yang mengelus kepala adiknya dan bergegas pergi untuk mengerjakan pekerjaan nya.


oh iya Nadya selama ini hanya tinggal berdua dengan kakaknya,dan selama ini yang membiayai kebutuhan sekolah Nadya yaitu kakaknya gio,makanya mereka terlihat sangat dekat karna mereka sudah di tinggalkan oleh kedua orang tua mereka sejak Nadya berumur 7 tahun. Nadya yang biasanya jutek,cuek dan cool di luar namun berbeda ketika di rumah bersama kakaknya,ia sangat manja kepada kakaknya yang satu itu.

__ADS_1


.............


woke next day 3😉


__ADS_2