JANGAN PERGI WAHAI PRAJURIT NEGARAKU

JANGAN PERGI WAHAI PRAJURIT NEGARAKU
DUA


__ADS_3

Keesokan harinya Aku berangkat sekolah diantarkan oleh abangku tercinta.


Yaa tercinta enggak juga Kali ah.


"Ta gue mau daftar jadi tentara..."ucap bang dirga yang sedang menyetir mobil Jeep yang berwarna merah tersebut.


"Hahhh"ucapku sedikit melongo.


"Bener bang?"ucapku sangat antusias.


Bang dirga Hanya mengangguk mengiyakan.


"Dita pasti dukung bang"ucapku tersenyum manis kearahnya.


"Abang daftar jadi tentara apa?"ucapku menanyakannya ketika Mobil sudah Akan sampai sekolah.


"Angkatan darat kalau enggak angkatan udara"ucap bang dirga memberhentikan mobilnya.


"Udara aja bang,biar samakan kayak Cita Cita dita"ucapku menuruni Mobil.


"Gimana lo aja,yaudah berangkat Sana"ucap bang dirga lalu memacukan mobilnya.


Aku berjalan menuju kelasku tiba-tiba seorang lelaki mengejutkanku.


"Dorrrr"ucap lelaki itu dilajutkan dengan tawa khas miliknya.


"Sorry,gak kaget sorry"ucapku menjulurkan lidahku.


"Loh harusnya lo kaget raa"ucap lelaki yang masih teman seangkatanku.


"Ya kalo gak kaget gimana zi"ucapku melirik kearahnya.


"Pura-pura kagetlah biar gue seneng"ucap lelaki itu.


"Aaaa kagett..."ucapku berakting seolah-olah kaget.


"Telat lu"ucap lelaki yang bernama ziyad Itu mengacak-ngacak rambutku.

__ADS_1


"Weyy Awas ya kamu"ucapku menunjuk ziyad yang sudah lari terbirit-birit.


Aku segera kekelas karena beberapa jam lagi kelas akan dimulai.


"Ditaaaa,lama banget sih"ucap Dina ketika Aku sudah duduk disebelahnya.


"Biasa dianterin abang"ucapku tersenyum simpul.


"Loh gak jadi izin?"ucapku ketika menyadarinya.


"Nanti abis pulang sekolah"katanya


"Hm,Iyaa..iya Mana buku fisika Aku nyontek"Lanjut dina menagih janjinya yang semalam.


"Bawa ditas"ucapku singkat.


Pelajaranpun dimulai pelajaran pertama tentang fisika,ibu guru didepan kelas sedang menerangkan.


Beberapa jam kemudian pelajaran fisika telah selesai digantikan oleh pelajaran biologi,dan dilajutkan istirahat pertama.


"Ta Ayo ke Kantin"ucap Dina yang tidak seperti biasanya.


"Ayo ih lamaa"teriak Dina yang sudah berada diluar kelas.


"Tumben deh"ucapku sembari berjalan menuju Kantin.


"Biasa cogan"ucapnya menaik turunkan alisnya.


Saat aku berjalan menuju kantin,tiba-tiba seseorang menjenggut rambutku yang dibiarkan terurai rapih.


"Awsss..."ringisku ketika rambutku ditarik secara tiba-tiba.


Aku membalikkan tubuhku,Dan ternyata seorang lelaki yang sangat jahil yang berani melakukan ini padaku,ya ziyad siapa lagi kalau Bukan dia!


"Heh lo nyebelin deh"ucapku balik menjenggut rambut bermodel undercut ini.


"Awsss...ampun..ampun"ucap ziyad kesakitan.

__ADS_1


Aku segera melepaskan tanganku dari rambutnya.


Beberapa pasang Mata melihat Kita dengan tatapan iri dan tak suka.


Ya tidak iri seperti apa,ziyad adalah Danton paskibra Dan Aku calon pembawa baki didalam organisasi paskibra.


Bukan lagi soal Danton,Paras ziyad yang tampan membuat kaum Hawa terpikat oleh fisiknya.


"Dasar mak lampir"ucapnya berlalu dari hadapanku.


"Woy apa lo bilang"ucapku sedikit berteriak.


ziyad hanya menjulurkan lidahnya kearahku.


Aku melanjutkan perjalananku menuju kantin.


Ya mungkin dari hal-hal kecilah Aku menyukai ziyad,dia tampan,ya lebih dari tampan bagiku,matanya yang indah,hidungnya yang lancip,bibirnya yang pink dan mungil,ditambah dengan lesung pipi,ah rasanya sempurna.


Entah dari kapan Aku menyukai dia,mungkin aku akan terus memendamnya sampai dia benar-benar mengetahui perasaanku,ah sudahlah ini tidak penting.


Aku segera duduk berhadapan dengan Dina wajahnya yang tidak mudah diartikan membuatku sedikit bingung lagi.


Pesanan kitapun datang aku menyantapnya dengan tenang begitu Pula dengan Dina.


"Dit kekelas yu"ucap Dina.


Aku Hanya mengangguk lalu mengikutinya dari belakang.


Pelajaranpun dimulai seperti biasanya.


Sekitar pukul 16.00 pelajaranpun ditutup dan semua siswi dan siswa pulang.


.


.


Yeayy cerita ke duaa nih🙌

__ADS_1


Masih bernuansa militer 👌


__ADS_2