Japri Merantau Ke Kota

Japri Merantau Ke Kota
Di kota


__ADS_3

Pada sore hari Japri, Sapri dan pak Somat sudah sampai dikota besar dan suasananya tentu sangat berbeda dengan pedesaan.


"Ayo bangun, kita sudah sampai dikota." ujar pak Somat menepuk pelan tubuh Japri dan Sapri.


"Hoaaamm...udah sampe pak?."tanya Japri masih setengah sadar.


"Sudah, bapak turun dulu mau angkat barang dulu buat dianter ke toko sini." ujar pak Somat lalu turun dari mobil.


Japri yang sudah bangun namun Sapri yang masih tidur dengan mulut menganga dan suara mengorok dari Sapri. Japri pun membangunkan Sapri berkali-kali namun tidurnya kek orang mati.


"Susah amat si bangunin ni kebo, pake cara apa lagi?." pikir Japri.


"Aha! baru kepikiran, coba ah mesti langsung bangun ni kebo." ujar Japri.


Japri turun dari mobil lalu menuju ke tempat Sapri dari luar. Namun sebelum keluar kaca mobil sudah diturunkan untuk melancarkan aksi si Japri.


"Rasain lu gue kerjain......" ujar Japri lalu menarik napas dan....


"SAPRI!!! AWAS MAK CODET DATENG MAU NIKAH AMA LUUUU!!" teriak Japri disamping telinga Sapri.


Dan tanpa diduga Sapri langsung bangun dan melotot hingga matanya hampir keluar. (Untung hampir).

__ADS_1


"AAAAAA NGGAK!! GUE NGGAK MAU NIKAH AMA NENEK PEOOOOT!! teriak Sapri lalu pergi ke arah Japri dan berlindung ke belakang tubuh Japri.


Japri hanya tertawa terbahak-bahak melihat tingkah temannya ini dan Sapri hanya linglung.


"Hahahahahah....hahahaha..." pecah tawa Japri melihat wajah Sapri.


"Eh ini kita dimana? kok aneh rasanya..."ujar Sapri yang masih linglung dan kayaknya amnesia sementara deh akibat ulah Japri.


"Hahaha,....heh kita udah dikota..."ujar Japri yang masih tertawa ringan.


"Oohh, HAH! DIKOTA?.."syok Sapri menganga sampe megang dada.


PLETAKšŸ’„


"Aduh! apa-apan si lu, kok malah mukul kepala gue!." kesal Japri.


"Ya iya lah, gue lagi tidur ngimpiin bidadari langsung diteriakin ama lu! sampe mak codet dibawa-bawa lagi!." ujar Sapri.


"Ya siapa suruh lu tidur mulu kagak mau bangun, kalo orang lain yang bangunin lu dikira orang mati." ujar Japri.


"Wah sembarangan banget lu kalo ngomong, temen sendiri dibilang orang mati." ujar Sapri.

__ADS_1


"Eh pak Somat dimana?"tanya Sapri.


" Astagfirullah gue lupa pak Somat lagi nganterin barang ke toko! malah kita disini... lu si!." ujar Japri lalu berlari menuju tempat pak Somat berada.


"Lah kok gue? eh tunggu Jap....!" ujar Sapri lalu mengikuti Japri.


"Maaf pak Somat baru dateng...sini saya bantuin angkat barang." ujar Japri tidak enak.


"Iya tidak apa-apa, Sapri belum bangun?."tanya pak Somat.


"Udah, itu lagi joging." ujar Japri sambil nunjuk ke arah Sapri yang lagi lari.


"Hahah..ya sudah tolong bantu bapak ya, hanya tinggal sedikit lagi, nanti kita cari kontrakan." ujar pak Somat.


"Siap pak Somat." ujar Japri.


"Weh..hah..hah....lu ninggalin gue ditempat tak dikenal hah...capek gue." ujar Sapri yang kelelahan.


"Ye...lagian lu lambat banget...nih bantuin angkat barang anter ke toko itu...cepetan udah diliatin ama yang punya toko." ujar Japri lalu mengangkat barang dan mengikuti pak Somat.


"Haduh...begini amat ya cari duit....baru sampe dah disuguin pekerjaan...duit-duit aku ingin kau tapi aku tak ingin cape..." ujar Sapri yang masih bisa didengar oleh Japri, pak Somat dan pemilik toko hingga mereka geleng-gepeng kepala. (Lah gimana mau dapet duit kalo ngga mau kerja).

__ADS_1


__ADS_2