
Disisi lain di kantor alan tepatnya di ruangan sang presidir
Alan sedang memikirkan keadaan sera yang sedang sakit di rumah.
"Gimana keadaan dia sekarang ya" Guman alan dalam hati
Karena alan gak tenang maka alan memutuskan untuk pulang
" Sesampainya di rumah alan langsung menuju kamar sera."
Tanpa mengetuk pintu alan langsung masuk ke dalam kamar sera.
Dan betapa kagetnya alan dan sera yang sama-sama kaget karena sera baru akan memakai pakaiannya karena baru selesai mandi setelah seharian berbaring tapi malah bikin badannya lengket dan memutuskan untuk mandi.
" Astaga maaf saya gak tau". Seru alan buru-buru balik badan dan keluar kamar.
"Apa yang sudah aku lihat, ternyata tubuh sera sangat seksi." Guman alan dalam hati
"Mikir apa aku ini dan kenapa aku ini malah mikirin sera dan selalu ada dalam bayanganku."
"Padahal dulu saat aku menjalin hubungan dengan vita tidak seperti ini malah aku tidak pernah kepikiran."
Akhirnya Alan memutuskan untuk pergi ke kamarnya sambil membayangkan tubuh sera yang hanya berbalut br* dan C*.
Setelah sampai kamar alan langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
__ADS_1
Selesai mandi alan turun untuk bertemu dengan pembantunya agar di bikinkan kopi dan di bawa ke ruang kerja.
Sampai di lantai bawah alan berpapasan dengan sera dan tidak menemukan bik inah.
"Sera". Panggil alan ketika berpapasan dengan sera di pintu penghubung dapur.
"Iya tuan." Sahut sera sambil menundukkan kepalanya tidak berani menatap alan.
"Saya minta maaf untuk kejadian saya masuk ke kamar kamu tidak ketuk pintu dulu karena,,,,". Suara itu menggantung di udara tanpa alan mampu melanjutkan kata-katanya suaranya seperti tertahan di tenggorokan.
"Iya tuan gak papa saya juga minta maaf lupa tidak mengunci pintu." Ucap sera
"Kenapa kamu bicara sambil menunduk apakah saya ada di bawah sana." tanya alan sambil menatap sera dan berjalan mendekati sera
"Maaf tuan." ucap sera sambil mengangkat kepalanya dan langsung bertatapan dengan mata tajam alan.
"Ada apa ini kenapa saya jadi deg degan gini ketemu sama tuan." Ucap sera dalam hati
"Cantik." Ucap alan dalam hati karena menurutnya tanpa makeup pun sera terlihat cantik apalagi dengan lesung kedua pipinya.
"Di mana bik inah." tanya alan
"Bik inah sedang keluar tuan tadi katanya nyonya besar datang dan meminta bik inah untuk ikut dengannya."
"Kalau begitu kamu buatkan saya kopi dan antar kan ke ruang kerja saya." ucap alan
__ADS_1
"Baik tuan." Ucap sera
Setelah itu alan langsung masuk ke ruang kerjanya di lantai dua tepatnya sebelah kamarnya.
Begitupun dengan sera yang langsung masuk ke dapur untuk membuatkan kopi alan.
"Sera kenapa kamu ini ingat sera kamu itu cuma pembantu gak pantas untuk jatuh cinta ke majikan mu." Runtuk sera dalam hati
Selesai membuatkan kopi, Sera langsung mengantarkan kopinya ke ruang kerja alan.
Tok tok tok
"Masuk." Suara alan dari dalam
Klek dengan pelan sera membuka pintu ruang kerja alan.
"Ini kopinya tuan saya taruh di sini." Ucap sera
jeng jeng jeng
hayo hayo gimana ini apa sera dan alan harus langsung bersatu atau harus ada batu dulu baru mereka bisa bersatu
yuk kasih sarannya donk
Maaf seribu maaf karena sudah lama gak up mudah-mudahan masih suka dengan ceritaku ya
__ADS_1
Author janji akan sering-sering up kalau rantingnya makin meningkat
Maaf kalau ceritanya jelek ya