Jodoh Ku Selingkuhan Ku

Jodoh Ku Selingkuhan Ku
BAB 55


__ADS_3

Hei siapa kau berani sekali terhadap nona muda kami.


Hahaha apa kau bilang nona muda, hei asal kau tahu ya dia hanya pegawai rendahan di hotel ini.


Mau jadi nona muda jangan mimpiiii.


Ayolah nona lebih baik kita segera pergi meninggalkan nenek lampir ini.


Apa berani sekali kau padaku, apa kau tidak tahu aku ini adalah kepala house keeping di hotel ini dan aku telah bekerja di hotel ini sudah hampir 10 tahun, jadi jangan macam macam padaku.


Ohh...jadi kau di sini juga bekerja sebagai pegawai rendahan.


Kau....siapa sebenarnya dirimu, kenapa bisa bersama wanita j......g ini.


Hentikan.... sekali lagi kau mengatakan itu pada nona muda kami akan ku pecat kau dari hotel ini.


Hahaha yang ada kau yang akan ku laporkan pada tuan muda.


Siapa takut!!!!


Lalu adit dan sita segera pergi dari tempat itu.


Berani sekali kau padaku, jangan panggil aku cici kalau aku tidak bisa memecat kalian.


Di dalam mobil sita berbicara,


Tuan kau berani sekali pada ibu cici dia itu bisa saja melaporkan ku pada pemilik hotel itu dan aku akan kehilangan pekerjaan jika tuan raka tidak mau menerima ku lagi.


Nona kau tidak perlu khawatir tuan muda dengan senang hati akan menerima mu .

__ADS_1


Dan satu lagi jangan panggil aku tuan, panggil saja adit.


Tapi....


Sudahlah nona sebentar lagi kita akan sampai di rumah sakit, jangan sampai tuan raka melihat mu sedang menangis.


Baiklah....


Sesampainya mereka di rumah sakit, mereka langsung masuk ke dalam kamar VVIP , karena rumah sakit itu juga milik raka.


Tok tok tok permisi tuan boleh kami masuk?


Hemmmm...


Mereka segera masuk lalu menghampiri raka yang sedang terbaring di.atas tempat tidur.


Tuan bagaimana keadaan mu? ucap sita.


Idihhhh bisa saja tuan raka berakting, perasaan aku tidak pernah mengajarinya hehehe bathin adit.


Tuan jangan seperti itu, kau harus lekas sembuh ucap sita sembari menangis.


Sudah tidak ada lagi penyemangat hidupku, bahkan kau pun telah pergi meninggalkanku.


Jadi untuk apa aku hidup.


Tuan jangan berbicara seperti itu ucap sita.


Tuan dan nona aku permisi dulu ya mau kembali ke kantor, dari pada di sini cuma jadi obat nyamuk.

__ADS_1


Pergi sana ucap raka dengan semangat.


Lah kenapa tuan bersemangat sekali mengusir ku, bukan nya tuan sedang sakit sembari tersenyum licik adit mengatakan nya.


Mak...maksud ku kau pergilah selesai kan pekerjaan di kantor karena aku akan cuti lama sampai penyakit ku sembuh.


Baiklah lalu adit segera undur diri dari hadapan mereka.


Sita kenapa kau bisa bersama adit, apa dia telah menceritakan semuanya?


Sudah lah tuan kau jangan marah padanya, dia begitu karena khawatir dengan keadaan mu.


Sita apa kau sudah tidak mau lagi bersamaku ?


Kenapa tuan berbicara seperti itu?


Kau selalu memanggilku tuan, seakan akan aku ini orang lain untuk mu.


Baiklah aku akan memanggil mu dengan sebutan raka.


Tidak mau.....


Loh kok tidak mau terus aku harus memanggil mu apa?


Terserah kau saja lalu raka memalingkan wajahnya ke arah berlawanan.


Baiklah aku akan memanggil mu sayang.


Seketika itu raka menghadap sita dan memegang jemarinya.

__ADS_1


Sayang apa kau mau kembali padaku, walaupun tidak banyak waktu yang akan ku lalui dengan mu karena sebentar lagi....


__ADS_2