
Pagi hari, tiba waktunya Renata untuk melanjutkan sekolahnya ke perguruan tinggi. Di sekolah baru ini, identitas Renata hanyalah seorang gadis biasa yang mendapatkan beasiswa. Di sekolah ini, semua muridnya merupakan anak dari keluarga yang kaya raya.. Oleh karena itu, setiap siswa yang miskin memiliki tempatnya masing-masing. Namun, berbeda dengan Renata. Renata di tempatkan di kelas atas karena nilainya yang begitu bagus.
Saat menuju kelas, Renata secara tidak sengaja terpeleset dan di cium oleh seorang siswa laki-laki. karena hal itu, Renata sangat malu. Hal itu juga membuat Kenzo sangat marah.
Kenzo merupakan anak kedua dari keluarga terkaya pertama di kota Nggawia. Kenzo bukanlah seorang yang bisa di usik. Kenzo memiliki sikap yang dingin keapada semua orang. Ia paling benci apabila ia di sentuh oleh wanita yang menurutnya menjijikkan.
Sebenarnya, Kenzo berencana untuk mengungkapkan perasaannya kepada bunga sekolah yaitu Mona. Namun, Kenzo salah mencium wanita. Kenzo malah mencium Renata yang saat itu terpeleset sehingga mendorong Mona dan tercium oleh Kenzo. Karena kejadian tersebut, Mona pergi meninggalkan Kenzo yang saat itu masih dalam keadaan berciuman dengan Renata. Setelah sadar, Kenzo langsung melepaskan ciuman tersebut dan langsung mendorong Renata.
"Siapa kamu? kenapa kamu menggagalkan rencana aku? siapa yang memintamu melakukan itu? Apakah kamu itu penguntit yang tergila-gila padaku?" ucap kenzo dengan keras.
"Maaf ya, aku tidak sengaja. Aku tidak bermaksud ingin menghancurkan rencanamu. Aku juga bukan penguntit yang tergila-gila padamu. Aku tidak sengaja terpeleset sehingga mendorong wanita tadi dan mendapatkan ciuman darimu. Aku bukanlah orang yang ingin sembarangan dicium sama orang sepertimu" ucap Renata.
"Karena kamu telah mengacaukan semuanya, maka kamu harus bertanggung jawab. Kamu harus bisa membuat hubunganku dengan Mona kembali membaik. Kamu sekarang akan menjadi budakku di sekolah. Mengerti !" ucap kenzo.
"Hei, emangnya kamu siapa memintaku melakukan semua itu? Apa yang terjadi saat ini itu murni karena ketidaksengajaan. Aku tidak akan pernah sudi menjadi budak kamu" ucap Renata sambil meninggalkan kerumunan tersebut.
"Lihat saja, kamu akan menyesali perbuatan kamu saat ini" ucap Kenzo juga meninggalkan kerumunan.
Ditengah perjalanan menuju kelas, Kenzo meminta salah satu temannya yaitu Leo untuk mencari informasi mengenai Renata. Dengan cepat, Leo sudah mendapatkan informasi mengenai Renata. Saat melihat informasi tersebut, Kenzo merasa ada yang salah dengan Renata. Semua informasi yang diberikan oleh Leo hanya informasi saat Renata memasuki sekolah ini. Tidak ada informasi yang jelas mengenai asal-usul Renata. Namun, Kenzo tetap percaya kalau Renata benar hanyalah anak sebatang kara yang mampu memasuki sekolah ini dengan beasiswa.
__ADS_1
Saat sampai di kelas, Kenzo langsung mendatangi Renata yang sedang duduk sambil membaca buku.
"Hei cewek miskin, kamu udah miskin masih berani sekolah disini. Apakah kamu tidak menyadari posisi kamu? kamu telah memasuki ruangan yang tidak pantas kamu masuki" ucap Kenzo dengan sombong.
Renata hanya diam dan tak mendengarkan semua perkataan Kenzo sehingga membuat Kenzo kesal.
"Hei, apakah kamu dengan dengan apa yang ku katakan? apakah kamu punya telinga?" bentak Kenzo sambil melempar buku yang dibaca Renata.
Karena melihat Renata tidak mempedulikan perkataannya, Kenzo langsung membuat pengumuman bahwa setiap siswa yang ada di sekolah bebas membulli Renata.
Hari pertama Renata di sekolah sangatlah menyedihkan. Baru pertama masuk, ia sudah mendapat masalah karena tidak sengaja merusak rencana Kenzo. Dan sekarang, Renata sudah menjadi murid yang harus terima ditindas satu sekolah.
"Teman-teman, apakah dia ini gadis yang mencuri ciuman Kenzo? sungguh menyedihkan ya!. Karena ingin dicium oleh Kenzo, ia sampai mendorong Mona yang merupakan gadis tercantik di sekolah kita. Bagusnya kita apakan ya dia?" ucap Lana sahabat Mona.
Lana langsung mengambil makanan dan membuangnya di atas kepala Renata lalu meninggalkannya. Murid yang lainpun ikut melempari Renata makanan.
Renata berlari menuju toilet. Di dalam Toilet, Renata merasa tak berdaya. Renata pun bertekad untuk melawan dan tak akan diam saja saat dibulli. setelah keluar dari toilet, Renata langsung menuju ke loteng untuk berjemur. Di sana, ia melihat seorang gadis yang juga merupakan murid miskin yang ingin bunuh diri. Melihat situasi tersebut, Renata langsung menariknya.
"Apakah kamu sudah gila? kenapa kamu berdiri di sana?" ucap Renata tegas.
__ADS_1
"Untuk apa kamu menolongku? di sekolah ini, kita orang miskin hanya bisa menjadi korban bulli an". ucap Dora.
"Setelah mengakhiri hidupmu, apakah orang yang kamu sayangi akan merasa senang dengan kepergian mu? keluargamu, temanmu, apakah kamu mengerti dengan perasaan mereka saat melihatmu terbaring kaku?" ucap Renata.
"Aku tidak memiliki seorang yang aku sayang. Tidak ada keluarga yang menyayangiku kecuali adikku. Adikku pasti sangat kesepian bila aku tiada. Terimakasih sudah mengingatkanku padanya" ucap Dora.
Akhirnya Dora tidak jadi melangsungkan niatnya. Renata dan Dora akhirnya menjadi teman.
Saat kembali ke kelas, Renata sangat senang karena ia telah mendapatkan teman baru di sekolah ini. Saat tiba dikelas, Lana terlihat sedang mengobrak-abrik meja Renata. Renata yang sekarangpun tidak akan tinggal diam. Ia sudah bertekad untuk melawan Lana. akhirnya pertengkaran pun terjadi. Renata yang merupakan anak tunggal dan juga telah mempelajari teknik bela diri akhirnya berhasil mengalahkan Lana. Lana yang terdiam setelah dipukuli oleh Renata merasa malu lalu meninggalkan kelas. Mona kemudian mendatangi Renata dan meminta maaf atas apa yang dilakukan Lana kepadanya.
"Maafkan Lana ya. Lana memang seperti itu. Lana tidak suka bila seseorang menggangguku. Lana mengira kejadian saat kamu mencium Kenzo telah menggangguku" ucap Mona.
"Tidak apa kok" ucap Renata sambil beranjak ke tempat duduknya.
Setelah meminta maaf, Mona langsung menyusul Lana.
"Kamu itu bodoh atau gimana sih? mengapa kamu menindas Renata didepan Kenzo? kamu membuat aku malu di depan Kenzo. Lain kali, saat kamu mau menindas Renata, jangan di depan Kenzo" ucap Mona marah.
"aku cuman kesal saja melihatnya" ucap Lana.
__ADS_1
Disisi lain, Kenzo yang melihat Renata begitu berani melawan Lana membuatnya merasakan bahwa Renata adalah gadis yang unik. Kenzo pun mengundang Renata untuk menghadiri pesta ulang tahunnya.