Jodoh Takkan Berubah

Jodoh Takkan Berubah
Bab 5 Penculikan Renata


__ADS_3

Setelah memenangkan kontes, Renata merayakan kemenangannya dengan mentraktir semua orang minum di bar. Disana, Lana yang tidak suka terhadap Renata memberikan sebuh obat kedalam minuman yang akan diberikan kepada Renata.


"Selamat atas kemenanganmu. Ini minuman dariku sebagai hadiah untukmu" Ucap Lana.


"Terima kasih Lana" Ucap Renata.


Tanpa curiga dengan Lana, Renata hendak meminum minuman tersebut namun, Dora dengan sengaja membuang minuman Renata.


"Renata, kamu tidak boleh meminumnya!!. Lana telah memasukkan obat didalam minuman tersebut" Ucap Dora.


"Tidak mungkin saya melakukannya!!. Apa kau punya bukti?" Ucap Lana.


"Aku melihatmu melakukannya" Ucap Dora.


Karena malu akibat ketahuan oleh Dora, Lana pergi meninggalkan Dora dan Renata.


Di toilet, Lana sangat kesal karena lagi-lagi rencananya digagalkan. Mona yang melihat Lana kesal segera menghampirinya.


"Kamu seharusnya berhati-hati jika ingin melakukan sesuatu. Jika kamu terus seperti ini, kamu tidak akan pernah berhasil. Jadi, jangan pernah kamu berbuat sesuatu tanpa instruksi dariku. Aku akan membuat rencana yang bisa membuat Renata menyesali perbuatannya" Ucap Mona.


"Baiklah, aku tidak akan melakukan sesuatu tanpa instruksi darimu" Ucap Lana senang.


Disisi lain, acara telah selesai. Renata pulang ke kostnya dengan diantar oleh Morga. Melihat semua itu, Kenzo merasa cemburu. Ia akhirnya sadar kalau ia telah menyukai Renata. Namun, ia juga tidak tahu harus bagaimana caranya agar ia bisa putus dengan Mona. Karena merasa bimbang, Kenzo meminta bantuan kepada Leo.


"Leo, apa yang harus aku lakukan? Aku ingin memutuskan Mona namun, aku tidak tahu harus bagaimana" Ucap Kenzo.


"Ya ampun, kalau kamu mau putus, ya langsung putus saja" ucap Leo menertawakannya.


"Betul juga. Aku itu Kenzo. Apapun yang kulakukan, tidak ada yang bisa menentangnya" Ucap Kenzo.


Setelah berbicara dengan Leo, Kenzo datang menemui Mona.


"Mona, aku mau putus denganmu" Ucap Kenzo.

__ADS_1


"Kenapa putus? Kamukan sudah lama suka sama aku? Kenapa kamu mau putus secepat ini?" Tanya Mona.


"Aku sudah bosan denganmu. Aku juga sudah tidak cinta lagi kepadamu. Jadi menurutlah. Aku mau putus!" Ucap Kenzo


"Kenzo, aku sayang sama kamu!" Ucap Mona.


"Terserah apa yang kamu katakan. Yang jelas, sekarang aku dan kamu tidak ada hubungan lagi" Ucap Kenzo lalu meninggalkan Mona.


Mona yang marah akhirnya menyewa preman untuk menculik Renata.


Disisi lain, Renata yang kehabisan persediaan makanan sedang menuju supermarket untuk membeli persediaan. Setelah selesai belanja, Renata langsung pulang. Di tengah jalan, sekumpulan preman langsung menangkapnya dan memasukkannya ke dalam mobil.


Leo yang kebetulan melihatnya langsung mengejar preman tersebut namun tak terkejar. Karena hal tersebut, Leo memberitahukan kejadian tersebut kepada Kenzo.


Kenzo akhirnya khawatir dengan Renata. Kenzo pun menemui Mona. Setibanya, Kenzo langsung meneriaki Mona.


"Mona....!!, Kamu dimana? Aku tahu, kamu kan yang menculik Renata. Mona.....!!" Teriak Kenzo.


"Apa yang kamu lakukan?" Tanya Mona.


"Aku tahu, kamu yang menculik Renata. Sekarang, beritahu aku dimana Renata sekarang" Desak Kenzo.


"Aku tidak tahu maksud kamu. Aku tidak menculik Renata. Untuk apa juga aku melakukannya?" Ucap Mona.


Kenzo yang mulai percaya terhadap Mona memilih pergi dan mencari tahu sendiri.


Disisi lain, Renata telah dibawa ke gedung tua di pinggiran kota. Disana, Renata di ikat oleh preman tersebut. Renata berusaha sekuat tenaga untuk melepaskan diri namun, usahanya sia-sia.


Setelah beberapa hari terkurung, Renata secara tidak sengaja mendengar percakapan preman dengan Mona. Di dalam percakapan mereka, Mona meminta preman tersebut untuk menjual Renata di negara asing. Mendengar hal itu, Renata mulai sedikit panik. Namun, didalam kepanikannya, ia menemukan suatu ide untuk mengelabuhi preman-preman tersebut.


"Aduh, aku sakit perut. Hei preman, tolong bawa aku ke toilet. Aku mau buang air besar" Ucap Renata.


"Aduh bos, gawat nih!!, Dia mau buang air besar" Ucap salah satu preman.

__ADS_1


"Ya udah, bawa dia ke toilet secepatnya" Ucap bos preman.


Akhirnya, Renata dibawa ke toilet. Karena Renata memiliki keahlian bela diri, Renata memanfaatkan kesempatan ini untuk memukul preman yang membawanya ke toilet. Dengan cepat Renata menaklukkan preman tersebut. Renata akhirnya berhasil keluar dari gudang tersebut. Akan tetapi, bos preman yang melihatnya langsung mengejarnya.


Karena lokasi gudang tersebut di pinggiran kota, Renata menjadi kesusahan untuk mendapatkan bantuan dari orang-orang. Namun, Renata tetap tidak kehabisan akal. Ia bersembunyi di semak-semak yang rimbun sehingga ia tidak ditemukan oleh bos preman.


Kenzo


Disisi lain, Kenzo, Morgan dan Leo berencana mencari Renata di pinggiran kota. Di jalan, Morgan memberitahukan Kenzo bahwa ia tidak menyukai Renata. Akan tetapi, ia dan Renata merupakan sepupuan. Kenzo yang mendengar hal itu merasa sedikit senang. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk menemukan Renata secepatnya.


Setibanya di pinggiran kota, Renata yang melihat mobil Kenzo langsung berlari keluar dari persembunyiannya. Sayangnya, ia ditemukan oleh bos preman. Leo yang kebetulan melintas dari kaca spion mobil langsung menghentikan mobil. Morgan dan Kenzo langsung berlari mengejar Renata dan bos preman tersebut. Hingga akhirnya mereka sampai di gedung. Didalam gedung, perkelahian akhirnya terjadi. Kenzo, Leo, serta Morga berkelahi melawan semua preman dan akhirnya mereka berhasil mengalahkan preman-preman tersebut. Namun, disela kekalahan, bos preman masih sempat mengeluarkan pistol untuk menembak Renata. Namun, hal itu terlihat oleh Kenzo. Karena tidak ingin Renata terluka, Kenzo berlari untuk menghadang peluru yang di tembakkan kearah Renata. Kenzo akhirnya berhasil menyelamatkan Renata namun, ia terkena tembakan tepat didadanya. Renata yang melihat Kenzo terbaring lemah pun menangis.


"Kenzo...!!" Teriak Renata.


"Kenzo, bertahanlah!! Aku mohon bertahan....!!" Ucap Renata terus meneteskan air mata.


"Morga, cepat bawa Kenzo ke mobil" Ucap Leo.


Morgan dan Leo akhirnya membawa Kenzo ke mobil. Didalam mobil, Renata tidak berhentinya menangis. Ia membiarkan kepala Kenzo di pahanya sambil menutup pendarahan yang terjadi pada Kenzo.


"Kenzo, aku mohon sadarlah, jangan membuat aku panik!! Aku mohon sadarlah" ucap Renata tanpa hentinya menangisi Kenzo.


"Ini semua salahku, jika bukan karena aku diculik, Kenzo tidak akan mencariku dan berkelahi dengan preman itu. Jika bukan karena melindungiku, Kenzo tidak akan terkena tembakan" Ucap Renata.


"Renata, apakah kamu tahu siapa dalang dibalik penculikan ini?" Tanya Leo.


"Tadi, kebetulan aku mendengar bos preman itu berbicara dengan seseorang. Suaranya seperti suara Mona. Namun, aku tidak yakin Mona bisa melakukan hal seperti ini, Mona itukan orangnya lembut" Ucap Renata.


"Terima kasih dengan informasi ini. Orang yang lembut diluar belum tentu hatinya juga lembut. Mona dan Lana telah lama menargetkan kamu semenjak kamu dan Kenzo dekat " Ucap Leo.


Renata yang mendengar perkataan Leo hanya diam. Renata akhirnya mengerti bahwa setiap orang yang terlihat baik belum tentu memiliki hati yang baik juga.


***Follow akun ig.@safitrindahdwi agar kalian bisa mendapatkan informasi mengenai update dan kalian juga bisa mendapatkan supplier dari cerita selanjutnya. TERIMAKASIH atas dukungannya***

__ADS_1


__ADS_2