
setelah berakhir nya hubungan ku dengan Euis, ada rasa sedih karena tidak lagi punya pacar, hingga aku merasa kesepian,
tetapi aku selalu berfikir positif, karena Tuhan tahu yang terbaik untuk aku,
kembali terdiam duduk di main deck kapal sambil melihat pemandangan laut dan cahaya lampu lampu kapal yang sedang berlabuh.
teman dekat ku datang duduk di samping ku, kenapa melamun aja, "imam berucap" lagi sedih bang, gak punya pacar,
udah gak usah terlalu di pikirin, fokus aja dulu kerja nanti juga kalo udah waktu nya dapat, ya sambil cari cari juga "ucap imam" ,
dia memang teman dekat ku di kapal yang selalu kasih semangat,
aku coba buka facebook tiap hari hari ku di saat santai, buka buka foto profil di beranda facebook melihat foto perempuan berharap mendapat kan perempuan di jadikan pacar,,
tak kunjung juga dapat perempuan yang membuat ku tertarik,
jenuh, bosan dan merasa sepi yang aku rasa kan,
panggilan telepon terhubung dengan "Ibu" ku,
"bu ku berkata" , Egar anak ku 2 bulan lagi mau lebaran, kamu pulang yah nak !
ibu kangen, pulang yah !
__ADS_1
biar kita bisa kumpul.
"Aku menjawab nya" aku bingung bu, pulang juga saat ini gak punya pacar, kalo lebaran orang orang pada punya pasangan sementara aku belum punya,, lihat nanti aja bu.
"ibu ku menjawab nya" udah nanti pulang, kan bisa cari cari pacar di kampung, kalo lebaran banyak perempuan yang pulang kampung,
" Aku menjawab nya" iya bu, lihat nanti yah !
udah dulu yah bu, lain waktu di sambung lagi
Aku kembali membuka facebook dengan penuh semangat berharap mendapat kan perempuan yang aku ingin kan.
aku telusuri beranda facebook dan melihat foto profil perempuan yang mana dia tinggal satu kampung dan aku pernah melihat nya saat di kampung..
hanya bisa melihat foto foto nya di beranda
ku telusuri semua foto foto nya, membuatku tertarik ingin menyapa nya di chat messenger,
namun apa daya hanya memandang foto nya saja, belum ada keberanian untuk menyapa nya...
"ku lihat bang imam" dia adalah teman kerja satu kapal ku, bang' aku ada suka sama perempuan di facebook, tapi aku belum berani menyapa nya apalagi meminta nomor whatsapp nya !
" bang imam berkata " jangan minder, kamu harus berani, jika ingin mendapatkan sesuatu kita harus mencoba nya,, gagal tak mengapa, rejeki tak akan tertukar...
__ADS_1
mendengar nasihat bang imam, aku langsung memberanikan diri untuk pertama kali menyapa perempuan yang aku suka di facebook,
aku sudah tahu nama dia dan pernah melihat saat di kampung.
aku langsung chat via messenger
Hai, ini dengan siti yah,
dia menjawab chat ku, iya.
jawaban nya simple tidak banyak kata,
lalu ku tanya, boleh nggak aku minta nomor whatsapp nya biar lebih kenal.
dengan hati yang cemas menunggu balasan chat dari nya.
setelah beberapa menit dia balas chat aku, dan akhir nya dia memberikan nomor whatsapp nya..
senang rasa nya sudah mendapatkan nomor nya, perasaan bahagia walaupun masih dalam proses awal..
Segera aku kasih tau bang Imam, bang ! aku dapat nomor whatsapp nya siti.
bang imam juga ikut senang mendengar nya, bagus lah itu, terus kamu dekati aja. rajin rajin kirim pesan ke dia.
__ADS_1