
Hari ini adalah hari kenaikan kelas di sekolah SMA Nusantara dimana berlian mencari ilmu, berlian adalah sosok gadis yang baru menginjak umur 17 tahun di tahun ini di mana berlian naik kelas III SMA, berlian di sekolah atau di lingkungan sekitar nya terkenal bar-bar serta keberanian nya yang mimang tidak mudah untuk di tindas orang lain membuat sang kakak hawatir ,takut sang adik membuat ulah di luar sana, Rangga adalah sosok kakak yang sangat penyayang terhadap berlian adik satu-satunya yang Rangga sayang.
"dek bangun........"teriak Rangga saat sudah masuk di kamar berlian membuat berlian menutup kuping nya rapat karna tidur terusik
"dek udah jam 06:30 gak sekolah" tanya Rangga yang langsung menarik selimut berlian
"aduh...kak Rangga gak liat apa berlian lagi enak tidur" protes berlian yang tak ingin tidurnya di ganggu
"ya udah kalo gak bangun kakak berangkat kerja aja , biarin kamu telat ke sekolah dan ber urusan dengan OSIS di sana" kata Rangga mencoba memancing sang adik, benar saja berlian langsung duduk dengan mata yang masih terpejam, dengan langkah gontai Berlian turun dari ranjang dan masuk ke kamar mandi sambil menggerutu tak jelas membuat Rangga yang masih di kamar berlian geleng-geleng kepala, Berlian sendiri merasa heran kenapa matanya hari ini susah di ajak kompromi untuk mellek ,padahal semalam tidak bergadang seperti biasanya.
"Berlian kakak tunggu di bawah ya" teriak Rangga di balik pintu kamar mandi Berlian, lalu pergi keluar dari kamar adik
__ADS_1
"bik siapkan susu seperti biasa yang buat non Berlian" printah Rangga pada asisten rumah tangga nya
"baik den" jawab pembantu tersebut sambil membungkuk badanya memberi hormat, lalu berlalu ke dapur untuk membuat susu nona kecilnya, Rangga sendiri menuju kamar nya untuk bersiap berangkat ke kantor ,namun seperti biasa sebelum berangkat ke kantor Rangga mengantar sang adik terlebih dahulu ke sekolah nya.
takk takk takk
"bik kak Rangga udah sarapan belum" tanya Berlian saat tak melihat kakak nya di ruang makan
"belum non, tadi den Rangga hanya berpesan untuk membuatkan susu buat non Berlian saja habis itu kembali lagi ke kamar nya" kata bik sila pembantu di rumah Berlian dan Rangga
tokk tokk tokk
__ADS_1
"kak ayo buruan sarapan Berlian udah siap nih" teriak Berlian dari balik pintu kamar kakak nya.
ceklek....
bunyi pintu di buka
"apa kamu sudah sarapan" tanya Rangga sambil melipat lengan kemeja nya sampai ke siku membuat kadar tampan nya semakin bertambah
"aku nungguin kakak, gak enak makan sendiri " jawab Berlian dengan manjanya sambil turun dari tangga menuju ruang makan, setelah itu mereka sarapan bersama sebelum mereka melangsungkan aktifitas nya masing-masing.
setelah urusan sarapan selesai Rangga dan Berlian langsung menuju mobil sang kakak yang akan mengantar nya ke sekolah
__ADS_1
" kak, kapan-kapan boleh ya Berlian bawa motor ke sekolah" tanya berlian dengan menampil kan wajah Popy yes nya agar Rangga menuruti kemauan nya.
"tidak boleh, berangkat sampai pulang kakak yang akan menjemput mu, tidak ada kata istilah nebeng atau naksi" jawab Rangga dengan tegas nya membuat Berlian mencebik bibir kesal.