
Aku mengenal nya sekitar 7 tahun yang lalu
Saat itu aku masih sekolah di jenjang SMP
Dan secara tidak sengaja aku bertemu dengannya
Di persimpangan jalan
"Aku harus pergi ke supermarket untuk membeli makanan, aduh kenapa aku sampai lupa untuk menyetok bahan-bahan makanan, mana diluar sedang hujan deras", Kata aku
"Tinn Tinn" suara mobil yang sangat ramai karna kondisi jalan yang becek dan macet
aku pun segera mencari taksi keluar menggunakan payung, tapi tak satu pun taksi yang berhenti.
Dengan terpaksa, aku harus berjalan kaki ke supermarket yang jaraknya kurang lebih 300 meter
Sesampainya di supermarket, aku pun langsung membeli bahan-bahan makanan dan tak lupa untuk membeli Soju serta makanan ringan untuk camilan ketika menonton TV
Setelah selesai memilih barang, aku pun pergi ke kasir untuk membayar barang-barang nya tadi
"Berapa totalnya Om?", kata Aku
"Totalnya 200 ribu", kata om kasir
Setelah selesai membayar, aku pun pergi meninggalkan supermarket dan berharap akan mendapatkan taksi karna barang bawaann sangat banyak
Namun tak satupun aku melihat taksi lewat karna hujan yang sangat deras, aku membawa belanjaan itu sambil tergontai-gontai sangking banyaknya barang yang aku bawa
__ADS_1
"Dukkk" aku pun menabrak seseorang sampai terjatuh
" Aduh maaf ga sengaja", kata Aku
"oh iya gapapa, aku aja tidak melihat ada orang di depan , soalnya pikiran ku sedang kemana mana", Keta pria itu
"aku akan membantumu" sahut pria itu lagi
"oh iya terimakasih, tapi tidak apa-apa, aku bisa membawanya sendiri", kataku
"Bisa apanya?, kau saja sampai menabrakku, kemarikan!", kata pria itu
" Tapi apa aku tidak merepotkan mu?", tanya ku
"Tidak kok, anggap saja ini sebagai ucapan maafku", ucap pria itu
" Emm okelah kalo begitu", sahutku
Sesampainya di rumahku , aku pun mengajak pria itu untuk ngopi sebentar sebagai ucapan terimakasih
"Sini masuk kedalam!", kata ku
"Oh makasih, tapi tidak apa-apa aku akan pulang saja", kata pria itu
"ayolah, setidaknya ngopi sebentar sebagai ucapan terimakasih ku ke kamu", Kata Ku
__ADS_1
"emm oke lah kalo kamu maksa", kata pria itu sambil tersenyum
Aku pun pergi ke dapur untuk membuat kopi, aku pun seperti mengingat-ingat wajah pria itu karna menurutku wajah pria itu tidak asing bagiku, setelah selesai membuat kopi, ia pun mendatangi pria itu
" Ini kopinya!, emm kalo boleh tau namamu siapa?, sepertinya wajahmu tidak asing " kataku penasaran
"Makasih ya, namaku Hajun, kalo kamu?", Tanya pria itu sambil tersenyum
"Oh Hajun, namaku Alin" jawabku
"kalo boleh tau kenapa kamu keluar saat hujan deras seperti itu?", Tanya ku penasaran
" tidak ada apa apa kok, cuma ada masalah dikit aja" jawab Hajun
"Lain kali kalo ada masalah, kamu jangan diem diluar gitu, apalagi pas hujan kamu bisa sakit tau, kalo mau kerumahku aja, siapa tau aku bisa membantu mu" kataku
"Oke deh" kata Hajun
" apa kamu seperti itu karna ada masalah sama pacarmu?" tanyaku penasaran
" ah tidak, aku tidak punya pacar, kamu sendiri gimana?" tanya Hajun
"Sama aku juga tidak punya" jawabku sambil cemberut
Hajun langsung menatap ku, setelah lama mengobrol, Hajun pun pamit untuk pulang
"aku pulang dulu ya Lin", kata Hajun
__ADS_1
" okelah, hati hati dijalan" kataku
" Sampai jumpa" ucap Hajun sambil tersenyum