
Di tengah jalan, Hajun pun mengajak ku untuk minum kopi sebentar
" hei Lin, apa kamu mau minum kopi sebentar?" tanya Hajun
" iya boleh, jugaan cuaca hari ini sangat dingin" jawabku sambil tersenyum menatap nya
"Hari ini aku deh yang akan teraktir, karna hari ini aku sangat senang" ucapku sambil tersenyum
" senang karna ketemu Hani?" tanya nya
" iya dongg, aku sudah menganggap nya seperti adik sendiri, hemm mungkin karna aku tidak punya adik, tapi Hani itu sangat baik" cetus ku sambil menatapnya
Hajun pun menatapku sambil tersenyum, setelah kopi kami habis, Hajun pun mengajak ku untuk meninggalkan kafe itu dan mengantar ku pulang
setelah sampai dirumah, Hajun pun segera pamit untuk pulang
" Ceklek" (pintu rumah ku terbuka)
" ayok Jun masuk dulu" ucap ku
" ahh tidak perlu Lin, aku akan pulang saja" ucap nya
" oke lah, hati hati di jalan" Ucap ku
" iya, selamat malam" sahut nya
Hajun pun pergi meninggal kan rumah ku, setelah Hajun pergi aku pun segera masuk ke dalam rumah dan menyiap kan makan malam
"*Aku akan masak apa ya malam ini?" Fikir ku
"Ahhh iya aku akan makan mie instan saja" cetus ku
" lebih simpel dan cepat" sahut ku lagi
__ADS_1
Setelah selesai makan, aku pun segera pergi tidur karna besok harus berangkat ke kampus*
...****************...
keesokan pagi nya
"Cittt Citttt" (Suara burung menandakan pagi sudah datang)
Aku langsung bangun dan mandi karena hari ini aku harus pergi ke kampus
" Aku akan sarapan di sekolah saja, perutku akan sakit kalo sarapan pagi pagi begini" cetus ku
seperti biasa, aku pun pergi ke halte bus dan berangkat ke kampus .
sesampainya di kampus , aku bertemu dengan dengan Hajun, kami pun jalan bersama menuju kelas, seperti biasa pula, aku dan Hajun menjadi sorotan saat sedang berjalan bersama
" apa mereka berpacaran?" ucap salah satu mahasiswi sambil berbisik ke teman nya
" mereka sangat serasi" ucap temen nya
aku dan Hajun tidak menggubris nya, kami pun segera melanjut kan berjalan ke kelas, sampai di kelas, kami pun langsung duduk di kursi masing masing
" Lin, apa kamu risih dengan ucapan cewe cewe tadi?" tanya Hajun
" ehh engga kok Jun" jawab ku
" Dari pada cuma rumor mending kita lakuin betulan" ucap Hajun
Aku langsung menatapnya, dan pipi ku memerah
" tidak apa apa, kau tidak perlu menjawab nya sekarang" ucap Hajun tersenyum
Bel berbunyi tanda pelajaran akan di mulai, Dosen pun datang ke kelas dan mengajar kami, Tapi pikiran ku tidak bisa fokus karna memikirkan ucapan Hajun tadi
__ADS_1
" Alin, kau tidak apa-apa?", tanya Dosen
"Ahh tidak apa-apa kok pak" jawab ku
"Jangan ngelamun, kau harus fokus dalam pelajaran" ucap dosen itu
"iya pak maaf" jawab ku
Tanpa sengaja aku melirik ke arah Hajun dan ternyata dia sedang menatap ku, mata kami pun saling bertemu, kemudian Hajun pun tersenyum
" arghhhhhh kenapa jantung ku berdebar begini" (ucapku dalam hati)
" apa karna aku juga menyukainya?" (pikir ku)
"pasti ini gara gara Hajun mengajak ku pacaran, karna sebelumnya kan aku tidak pernah berdebar begini" ( ucapku dalam hati)
Bel pulang pun berbunyi,
Seperti biasa, aku pun pulang bersama Hajun karna rumah kami satu arah
Ditengah jalan, Hajun pun kembali bertanya tentang tadi saat di kampus
"Hei Linn, gimana jawaban mu" tanya Hajun
" emm Kalo boleh jujur sepertinya aku juga menyukai mu" ucap ku
"apa kita sekarang pacaran?" tanya nya sambil memegang pundak ku dan menatap wajah ku
aku pun mengangguk dengan isyarat setuju dengan wajah ku yang memerah,
Tanpa di sadari , wajah Hajun pun mendekat dan mencium bibir ku dengan tangan nya memegang wajah ku
setelah itu dia pun mengantar ku pulang
__ADS_1