Jodohku Ternyata Bias Ku

Jodohku Ternyata Bias Ku
episode 2. Saat di kampus


__ADS_3

Hari ini adalah hari Senin, hari pertama aku masuk di universitas Seul, aku harap aku akan mudah berteman dengan mereka


" Horee, setelah lama libur panjang akhirnya aku bisa ke sekolah lagi, aku sudah bosan dirumah terus", kataku


Aku pun segera mandi dan bersiap-siap ke sekolah, ini adalah awal baru ku di kampus, aku tidak boleh terlambat, Setelah siap kemudian aku pergi ke halte bus untuk ke kampus


Di perjalanan baik baik saja , sampai pada akhirnya aku bertemu seorang Nenek-nenek, dia pun bertanya kepada ku


" Hai nak, kenapa kamu gembira sekali hari ini?" kata nenek itu


" Emm gini nek, hari ini aku mulai masuk kampus, dan bertemu teman baru, pasti sangat seruu" Jawab ku sambil tersenyum


" Hati hati ya nak dalam memilih teman, oiya berteman boleh sama siapa aja, tapi kalo mau akrab harus pilih pilih dulu, biar kalo kamu ada masalah, dia bisa untuk jadi tempat curhat mu" ucap nenek itu sambil tersenyum


" Baik nek",jawabku


Sesampainya di kampus, aku pun langsung pergi ke kelas ku, di jurusan kedokteran


Setelah itu, aku duduk dimeja dan tanpa kita ketahui ternya aku dan Hajun satu jurusan


"Ehh Alin, ternyata kita satu jurusan ya", kata Hajun


"Wah kok bisa ya Jun, tapi untung deh aku jadi punya temen" kataku sambil tersenyum


" ga sia² deh aku ngambil jurusan kedokteran xixixi" kata Hajun sambil tertawa kecil

__ADS_1


"Kamu mah bisa aja, oiya kmu duduk dimana Jun?" Tanyaku


"Dimana ya?, ahh aku duduk disebelah kamu aja deh, jugaan aku gaada yang kenal di kelas ini selain kamu" jawab Hajun


Bel pun berbunyi, tanda pelajaran akan di mulai


dosen pun masuk dan kami perkenalan satu persatu, tapi anehnya, si Hajun menjadi sorotan karna dia adalah murid tertampan


Bel berbunyi lagi tanda jam istirahat tiba


kemudian Hajun pun mendatangi ku dan mengajak ku ke kantin


"Lin ke kantin yuk?, laper nihh" ajak Hajun


Saat aku dan Hajun pergi ke kantin, semua orang memperhatikan kita, kita? ahh menurut ku si cuma memperhatikan Hajun saja, Soalnya dia ganteng banget, pinter lagi hemm jadi pen nangiss huhuuu


sesampainya di kantin semua mata tertuju pada aku dan Hajun yang sedang berjalan


" eh Jun, kenapa si mereka pada ngeliatin kita begitu?" tanyaku penasaran


" ahh mana aku tau Lin, mungkin karna kamu cantik" jawab Hajun tersenyum


" kamu nih gombal, ga lucu tau" kataku


" Lin kamu mau makan apa nih?," tanya Hajun

__ADS_1


" Yang ada disaana aja deh Jun", jawabku


" Baiklah"


setelah selesai makan bel pun berbunyi lagi, tanda nya jam istirahat telah usai, kami pun kembali kelas


datanglah 2 Laki laki dari bangku belakang ke bangku ku


" Hai cantik, boleh kenalan ga?" kata mereka


" iya" jawabku


" udah punya pacar belum?" tanya mereka


" Belom" jawabku


" ah masa si cewe secantik kamu belum punya pacar" kata salah satu pria itu sambil tangan mereka hendak menyentuh wajahku, Tangan dia sudah lebih dulu di pegang oleh Hajun, jadi tidak sampai mengenai wajahku


" Heii Bren*sek" kata Hajun


" apa kamu?, mau cari masalah" ucap salah satu dari mereka


" Berani nya kamu mau Sentuh Alin, Liat aja Kalian kalo sampe berani deketin Dia!!" bentak Hajun


Hajun pun menggandeng ku keluar dari kelas dan mengajakku pulang karna bel terakhir sudah berbunyi

__ADS_1


__ADS_2