Justice Or Crime

Justice Or Crime
Divisi 1 Khusus Satuan Keamanan


__ADS_3

Mobil dengan pengawalan cukup ketat telah tiba di depan kantor Divisi 1 Khusus Satuan Keamanan.


"Silahkan jendral", ucap ajudan jendral membukakan pintu mobil.


"Baik terima kasih", jawab jendral


"ANGGOTA SIGAP PADA POSISI MASING-MASING", teriak salah satu komandan pengawalan Jendral


"Selamat pagi komandan kepala Pusat", sahut Jendral kepada komandan kepala wilayah pusat yang di mana divisi 1 khusus berada di sana.


"SELAMAT PAGI JENDRAL", jawab komandan kepala.


"Oh iya Selamat pagi juga untuk Komandan Khusus Divisi 1", tambah Jendral.


"SIAP JENDRAL SELAMAT PAGI", jawab Siska


"Apakah ruang rapat untuk Divisi 1 sudah siap?", tanya Jendral


"SIAP JENDRAL SEMUA SUDAH SIAP DAN ANGGOTA SUDAH SIAP", jawab Siska


Lalu mereka berjalan masuk menuju ruang rapat


"SELAMAT PAGI JENDRAL KAMI DIVISI 1 KHUSUS MENGUCAPKAN SELAMAT DATANG", sambut para anggota divisi 1 saat jendral memasuki ruangan rapat

__ADS_1


"Baiklah", ujar Jendral lalu duduk


"Baiklah biar saya mulai saja ya, semua divisi sudah mengetahui tugas dan tanggung jawab mereka di bagian khusus bukan begitu?" Jelas Jendral lalu bertanya


"Siap jendral", jawab mereka


"Saya datang ke divisi 1 ini karena ingin menjelaskan tugas tanggung jawab yang menjadi ranah khusus dari divisi ini", jelas Jendral


"Karena informasi yang kita dapat bahwa semua kejahatan dari setiap wilayah terpusat di wilayah ini maka dari itu tim ini di tempatkan di wilayah ini", pungkasnya


"Kenapa kalian di beri tempat dan tanggung jawab khusus karena semua melebihi kapasitas tanggung jawab dari divisi lain jadi kalian di bebaskan untuk bertindak mengambil keputusan dalam menangani kejahatan yang melebihi batas kemanusiaan paham", ucap Jendral


"Siap Jendral", jawab Siska


Tiba-tiba Jenny mengulurkan tangan ke atas menandakan ingin bertanya


"Silahkan prajurit", jawab Jendral


"Siap jendral , apakah untuk kapasitas bebas menangani setiap kejahatan yang melebihi batas kemanusiaan itu artinya hidup dan mati?", tanya Jenny


"Apa-apaan dia bertanya seperti itu", gumam Tia dalam benaknya


"Oh iya bisa di katakan seperti itu", jawab Jendral

__ADS_1


"Lalu bagaimana kita mendapatkan hak penuh akan tugas seperti itu", tambah Jenny


"Wahh anggotamu ternyata cukup mahir dalam menganalisa setiap tugas dan tanggung jawab ya komandan Siska", ujar Jendral sambil menatap Siska


Siska hanya mengangguk


"Baiklah biar ku jelaskan hak penuh akan tugas di divisi 1 ini, hak penuh akan di berikan setelah kalian mendapatkan 3 misi yang jika misi itu di berikan kepada divisi ini tentu tidak akan lama namun semua sudah terstruktur dengan sangat baik", jawab Jendral


"Siap Jendral mohon ijin bertanya", ucap Siska


"Oh baik silahkan komandan", jawab Jendral


"Mohon ijin untuk saran pemindahan tempat karena jika memang wilayah yang kita duduki ini adalah pusat dari kejahatan dari setiap wilayah akan lebih baik tidak persis di kantor wilayah pusat karena akan berdampak untuk kestabilan divisi", ujar Siska


"Bisa komandan jelaskan lebih rinci dari inti saran tersebut?", pinta Jendral


"Baik , jika musuh mengetahui bahwa bahwa satuan wilayah pusat ini mengganggu dan mereka bisa menyerang itu bisa berdampak ke divisi 1 karena mereka akan menyusun strategi untuk melibas habis dengan konsep libas 1 dapat 2", jelas Siska


"Ohh aku mengerti maksud dari komandan hehe, tentu itu akan sangat merepotkan jadi jika komandan ingin mengajukan saran itu bisa langsung di proses", jawab Jendral


Rapat berjalan sukses hingga menjelang sore. Kemudian rapat pun berakhir dan jendral dan para ajudan pun pergi meninggalkan Kantor Wilayag Pusat.


"Tolong segera proses saran dari komandan divisi 1 dan laporkan ke pusat untuk mengurus ini, kita memiliki Anggota Divisi 1 yang sangat menarik", pinta Jendral pada anggota kepercayaannya

__ADS_1


"sepertinya ini era keadilan yang jaya saat aku berkuasa", ucap Jendral dalam benaknya


Bersambung . . . .


__ADS_2