Kaisar Pedang Petir

Kaisar Pedang Petir
Ch.16-Pedang Petir


__ADS_3

Xiao Long menutup mulutnya,dia tidak sadar apa yang dia katakan.Namun dia yakin identitas orang dalam ukiran itu ialah Kaisar Pedang Petir.


"Arg!"Xiao Long merasakan kesakitan di kakinya akibat gigitan Beast Ular,racunnya tersebar di kakinya.Dia ingin mengeluarkannya,namun dia tidak membawa jarum akupunturnya dan racun itu sudah mulai tersebar.


Xiao Long menenangkan dirinya dan mencoba menekan racun itu keluar dengan tenaga dalamnya.Namun masih tersisa racun di dalam tubuhnya.Dia memuntahkan darah dalam jumlah yang banyak.


Dia melihat ke arah pedang di tengah ruangan itu.Penglihatan Xiao Long mulai melemah,namun dia seperti dipanggil oleh pedang itu.Xiao Long merangkak mendekati pedang itu.


Aura petir di sekeliling pedang itu semakin kuat apabila Xiao Long mendekat.Dengan sisa tenaganya,Xiao Long mencapai pemegang pedang itu dan tubuhnya terkena sengatan listrik yang kuat.


"Ahhh!"Xiao Long berteriak dan kesadarannya hilang.


Xiao Long perlahan-lahan membuka matanya dan mendapati dirinya berada di tempat asing di dalam gua.


"Huuaaa!"Suara seseorang menarik perhatiannya.Xiao Long berpaling dan melihat seorang pria seperti bangun dari tidurnya.Kedua tangannya dirantai,namun dia tidak menunjukkan reaksi ketika Xiao Long berdiri di hadapannya.Wajah pria itu seperti ukiran di dinding yang dilihat oleh Xiao Long.

__ADS_1


"Maaf,apa anda bisa katakan di mana saya?"


Pria itu seperti tidak mendengar Xiao Long.Tubuh pria itu dipenuhi oleh bekas luka,bisa dilihat pria itu mempunyai banyak pengalaman dalam bertarung.


"Bahkan dirantai dengan rantai emas,kau masih bisa menunjukkan ekspresi seperti itu."Seorang pria memasuki gua.Pria itu berjalan dan menembusi tubuh Xiao Long.


Xiao Long menyadari itu bukanlah realita,melainkan gambaran masa lalu.


Xiao Long yang kebingungan mendengar obrolan kedua pria itu.


"Cih,apa mengganggu tidurku belum cukup memuaskanmu?"Kata pria yang dirantai.


"Hahaha!Para orang tua itu akan melepaskanku?Benar,seperti membunuhku,bukan?Apa kau tahu di mana aku menyembunyikannya?Di sini."Pria yang dirantai itu menunjukkan kepalanya dan menertawai pria di hadapannya.


"Dasar bajingan!"Pria itu menandang pria yang dirantai.Pria yang dirantai berdiri dan mendekati pria di hadapannya.Rantai yang mengikatnya seperti tidak bisa melawan tarikan pria itu dan gua bergegar dengan kuat.

__ADS_1


"Biar aku katakan kepadamu dan semua tetua bodoh itu,aku menantang kalian semua!"Teriakan pria itu memenuhi ruangan dan Xiao Long menutup telinganya keran teriakan yang sangat kuat.


Tempat Xiao Long mulai berubah seperti waktu berlalu dengan pantas.Kini Xiao Long melihat pria yang dirantai itu sudah membebaskan dirinya.


"Tak guna,tetua tua itu menyerang aku dengan formasi anehnya.Khuk."Pria itu terluka dan batuk darah.Xiao Long ingin membantu,namun dia tidak bisa menyentuh pria itu.Tiba-tiba petir menyambar.Pria itu dan Xiao Long melihat sambaran petir yang besar.


"Benar,aku memerlukan senjata.Senjata yang terkuat yang pernah ada."Pria itu berdiri dan melompat tinggi ke langit.Pria itu mengambil petir di langit dan Xiao Long seperti tidak mempercayai apa yang dilihatnya.


Tempatnya mulai berubah menjadi tempat di atas gunung berapi yang panas.


Pria itu masih memegang petir di tangannya.Dia memasukkan tangannya ke dalam gunung berapi dan petir itu membentuk pedang seperti di tengah ruangan sebelumnya.


"Baiklah!Aku menamakanmu Pedang Petir!Ayo kita pergi dan menandang pantat orang tua itu!"Beberapa sambaran petir terus menyambar diikuti teriakan pria itu.


Tubuh Xiao Long mulai menghilang menandakan dia mulai sadar.Sebelum sempat menghilang sepenuhnya,Xiao Long menyadari pria itu melihat ke arahnya ke arahnya.Dia tersenyum ke arah Xiao Long.

__ADS_1


"Tunggu!"Xiao Long mulai tersadar.Dia masih memegang pedang di tangannya.Waktu seperti berlalu dengan sebentar.Kepala Xiao Long mulai sakit.Dia menyadari dia sudah mengangkat pedang petir di tangannya.


"Izinkan aku menggunakanmu,Pedang Petir!"Kata Xiao Long dan sambaran petir keluar dari pedang itu seperti menjawab seruan Xiao Long.


__ADS_2