
Xiao Long berjalan menuju ke arah perpustakaan.Di sana,terdapat ramai orang yang sedang berbaris di hadapan perpustakaan.Perpustakaannya pula terlihat sungguh besar.
"Apa aku bisa mencari informasi selama satu jam jika ia sebesar ini?"Kata Xiao Long.Tiba-tiba,seseorang berbicara dengan Xiao Long.
"Hei,jika kau ingin masuk,kau harus berbaris."Kata salah seorang yang berada di sana.
Aturan ialah mutlak,Xiao Long tidak bisa berbuat apa-apa.Dia pergi ke baris yang paling belakang untuk menunggu agar bisa masuk ke dalam perpustakaan.
"Dilihat dari panjangnya,sepertinya butuh seharian untuk aku masuk ke dalam perpustakaan."Kata Xiao Long,pasrah.
Di bagian tertinggi perpustakaan,seorang pria tua melihat semua murid yang sedang berbaris.Dan ketika dia melihat ke arah Xiao Long,dia tersenyum.
Xiao Long menunggu berjam-jam untuk masuk.Sepertinya mereka mengawal jumlah orang yang masuk agar lebih mudah mengawal perpustakaan.
"Hei,aku belum pernah melihatmu,apa kau murid baru?"Seseorang di belakang Xiao Long bertanya kepadanya.Xiao Long melihat ke belakang dan seorang pria berkaca mata melihat ke arahnya.
"Benar,aku Xiao Long."
"Chu Hun,tak kusangka aku bertemu dengan orang terkenal sepertimu."Kata Chu Hun.
"Aku terkenal?"
"Benar,di tes fizik,kau mendapatkan nilai tertinggi diantara murid bahkan dalam sepuluh besar,kau juga membuat Jung Zee menyerah tanpa melawannya."
"Tak kusangka aku sudah terkenal walau hanya dua hari masuk ke sini."
"Jadi,apa urusanmu datang ke perpustakaan ini?"
"Hm?Oh,aku ingin mencari informasi."
"Oh,kau menemukan orang yang tepat.Aku sudah masuk ke dalam perpustakaan beberapa kali.Mungkin aku punya informasi yang kamu mau?"
__ADS_1
"Begitu?Namun aku tidak terlalu yakin kau mengetahuinya."Xiao Long ragu untuk menanyakannya mengingat Pedang Sepi juga tidak mengetahuinya.Namun tiada salahnya bertanya,"Apa kamu pernah mendengar tentang Kaisar Pedang Petir?"
Chu Hun menunjukkan wajah kaget dan terdiam untuk seketika.Xiao Long yang melihat itu langsung tahu Chu Hun mengetahui sesuatu.
"Di mana kau mendengar nama itu?"Tanya Chu Hun.
"Yah,aku mendengarnya di suatu tempat dan aku jadi penasaran.Kau mengetahui sesuatu?"
"Hmm.Jika mau jujur,aku tidak terlalu mengenal siapa Kaisar Pedang Petir.Namun masterku ialah seorang peramal.Suatu hari dia bermimpi sesuatu."
"Apa mimpi itu?"
"Aku mendengar dia terus berteriak ketakutan dan memanggil Kaisar Pedang Petir berulang kali.Sejak hari itu dia terus mengurung dirinya.Aku memperingatimu,jika seorang peramal bermimpi buruk,itu bermakna akan ada petanda yang buruk akan berlaku."
Xiao Long hanya terdiam.Apa yang dialami oleh master Chu Hun masih tidak diketahui.Apa mungkin Kaisar Pedang Petir itu menakutkan seperti yang dialami oleh master Chu Hun?Xiao Long harus mencaritahunya sendiri.
Xiao Long melihat setiap rak satu demi satu,namun tidak menemukan petunjuk yang tepat hinggalah dia tiba di sebuah rak yang lebih kecil dari rak yang lain.
Xiao Long melihat buku-buku di rak itu.Semuanya tentang perang di dataran Zu.Buku tentang tokoh,teknik dan bahkan jenis senjata juga ada.
Dia menarik salah satu buku,namun suatu buku yang berada di atas buku yang mahu ditarik oleh Xiao Long ikut terjatuh.Xiao Long mengambilnya kembali dan melihat judul buku itu.
"Kitaran Reinkarnasi?"
"Bagaimana buku ini berada di sini?"Suara asing terdengar dari belakang Xiao Long.
Xiao Long melihat ke belakang dan menemukan seorang kakek tua mabuk bertongkat.Xiao Long tidak menyadari keberadaannya bahkan langkahnya tidak terdengar.
"Anu,siapa anda?"
"Aku?Penjaga perpustakaan ini."Kata kakek itu dan minum minumannya dari botol kayu di pinggangnya.
__ADS_1
"Penjaga?Jadi kau antara orang itu?"
"Huh?Wah,tak kusangka kau juga menyadarinya,mereka ialah anak buahku.Maafkan mereka jika pandangan mereka terlalu tajam,mereka hanya menjalankan tugas mereka.Apa kau tertarik dengan reinkarnasi,nak?"
"Eh?Tidak,buku ini kebetulan aku temukan."
"Oh,benarkah.Jika begitu,aku akan meletakkannya ke tempatnya."Kakek itu meletakkan buku itu ke dalam pakaiannya."Jadi,apa kau tertarik dengan perang dataran Zu?"
"Aku belum pernah mendengar tentangnya dan kenapa di dataran Zu?"
"Jika aku mahu ringkaskan,dataran Zu ialah dataran turunnya dewa perang."
"Dewa perang?"
"Benar,yah aku juga tidak terlalu yakin kerana aku mendengarnya dari mulut ke mulut.Namun alasan sebenarnya ialah kerana dataran itu sudah menjadi medan perang sejak beribu-ribu tahun yang lalu.Namun terdapat satu perang yang diingati oleh semua seniman bela diri.Di mana buku itu..."Kakek itu melompat dari tangga ke tangga dan mengambil sebuah buku.
Dia turun dan memberinya kepada Xiao Long.
"Perang Agung?"
"Benar,perang itu diingati oleh semua orang kerana musuh yang dilawan hanyalah seorang seniman bela diri melawan sepuluh ribu seniman bela diri jalan kegelapan."
"Seorang diri?Melawan pasukan sebanyak itu?"
"Benar,terdengar mustahil.Namun benar.Buku ini ditulis dari kesaksian seniman bela diri jalan kegelapan yang terselamat,tiada yang mengetahui siapa seniman bela diri kuat itu hingga sekarang."Kata kakek itu.
Xiao Long melihat isinya dan membaca sedikit mengenai perang itu.
(Seniman bela diri jalan kegelapan itu dikatakan dibiarkan hidup untuk menyampaikan pesan kepada seseorang mengenai empat kuil kuno.Setiap kuil berada di arah angin bertiup.Namun tiada yang mengatahui di mana letaknya kuil.)
"Oh,lihatlah waktumu sudah mau habis.Kau harus keluar dari sini."Kakek itu menarik Xiao Long dan melemparnya keluar perpustakaan.
__ADS_1
Untungnya Xiao Long mendarat dengan aman.Namun buku mengenai perang agung itu masih dalam tangannya.