Kaisar Pedang Petir

Kaisar Pedang Petir
Ch.26-Kalian tidak lemah


__ADS_3

Xiao Long merasakan berat di kepalanya.Seketika dia tersadar dia berada di atas pergunungan.Di sana dia melihat sosok Kaisar Pedang Petir.Seperti sebelumnya,keberadaannya tidak dilihat oelh Kaisar Pedang Petir.Sebelumnya dia melihat Kaisar sedang membuat Pedang Petir,sekarang apa yang dia akan saksikan.


"Semakin aku memikirkannya,semakin aku berpikir Kaisar Pedang Petir itu memiliki hubungan dekat denganku.Namun aku tidak bisa mengatakan kenapa."Kata Xiao Long.Dia sudah terbiasa berada dalam keadaan itu.


Kaisar sedang berada di atas pergunungan.Dia duduk berbaring malas sambil melihat awan.Namun anehnya Pedang Petir tiada di sana.


"Wah,tidak kusangka seorang bergelar Kaisar berbaring sedangkan bawahannya bekerja keras mengatur strategi melawan tetua.Kau sendiri?Di mana dia?"Seorang pria berjalan di belakang Kaisar.Kedua tangannya berada di belakang.


"Oh,Lu Siau.Kau tahu aku bagaimana,para tetua itu bahkan tidak bisa bertarung satu lawan satu denganku.Aku tidak butuh strategi untuk melawan mereka."Kata Kaisar dan melanjutkan,"Dan dia!Ketika mendapat wujud manusianya!Habis semua uangku untuk memberinya makan.Jadi aku menyuruh dia pergi mencari makan di hutan dan dia meninggalkanku.Apa dia tidak punya rasa hormat pada masternya!"


"Yah,dia sentiasa dalam wujud pedang,jadi dia sentiasa lapar.Sekurang-kurangnya dia membantu mengangkat barangan dengan imbalan makanan,tidak seperti masternya yang terus tiduran."Kata Lu Siau.


"Kau ingin membuat aku marah,ya.Lu Siau!"Kaisar bangun dari tempatnya dan berdiri di hadapan Lu Siau.


Xiao Long menyadari sesuatu yang menarik perhatiannya,"Pedang?Apa mereka membicarakan Pedang Petir?Dia punya tubuh manusia?!Namun kenapa aku tidak pernah melihatnya?Ah!Banyak sekali sesuatu yang aku tidak tahu!"Xiao Long memegang kedua kepalanya.Namun perhatiannya mulai kembali ke perbualan Lu Siau dengan Kaisar.


Lu Siau menendang wajah Kaisar dengan kekuatan yang sanggup membuat debu di sana berterbangan.Mustahil ada manusia yang bisa selamat dari tendang sekuat itu.

__ADS_1


"Oi,Lu Siau brengsek.Dari 300 tahun yang lalu kau masih keras kepala,ya?"Namun Kaisar menahannya dengan hanya menggunakan satu tangannya.


"Hehe,sudah 300 tahun berlalu,ya.Ketika itu kita masih menjadi murid seguru.Sejak itu saat itu,aku terus menantangmu,namun dari 1098 pertarungan,hanya satu seri dan aku kalah sebanyak 1097 kali.Alasan aku mengikutimu hanya satu,mengalahkanmu!"Lu Siau bergerak untuk menyerang Kaisar.


Namun Kaisar tidak bergerak dan hanya tersenyum.Dia mengangkat tangannya dan udara di sekitar menjadi gelap.Tangannya mengeluarkan tenaga listrik dan Qi pedang muncul di tangan Kaisar.


"Qi Pedang!Dan ia sangat murni.Kau,bagaimana kau bisa mempelajarinya?"Tanya Lu Siau dan menghentikan gerakannya.


"Oh jadi itu namanya.Ketika di pengasingan,aku banyak memikirkan sesuatu.Hingga aku berpikir,pasti akan keren jika bisa mengeluarkan pedang dari tanganmu.Jadi aku membuatnya.Jadi,ayo lanjutkan pertarungan kita!"Kaisar bersiap sedia untuk bertarung dan Xiao Long menjadi semangat untuk melihat pertarungan itu.


Kedua tangan Lu Siau bergetar.Dia menundukkan wajahnya,lalu mengangkatnya dan berkata,"Aku menyerah!"Dengan senyuman di wajahnya.


"Kau!Apa kau tahu seberapa banyak tenaga dalam yang kugunakan untuk membuat satu Qi pedang.Kau hanya menyia-yiakan kekuatanku!"


"Hahaha!Kau tertipu?Kau sungguh mudah dipergunakan!"Kata Lu Siau dan berjalan pergi.


"Kau!Sialan kau,apa ini yang kau katakan pada Kaisar Pedang Petir yang hebat ini!Sini kau!"Kaisar mengejar dan Lu Siau melarikan diri dengan ketawa.

__ADS_1


"Kok situasi ini terasa tidak asing?"Kata Xiao Long.Dia tiba-tiba merasakan gegaran.Itu tanda bahwa dia akan segera bangun.Xiao Long melihat ke arah Kaisar."Kaisar Pedang Petir,apa mungkin,kau dan aku itu orang yang sama?"Kata Xiao Long dan terbangun dan melihat Yu Lin di sampingnya.


"Kau akhirnya bangun,aku mengkhawatirkanmu."Kata Yu Lin dan tersenyum kepada Xiao Long.


"Kau...ah cewek waktu itu."Xiao Long bangun dari kasurnya dan menyadari dia berada di asrama.Ling Bu,Dian Choi dan anak yang lain sepertinya tidak tahu bagaimana menunjukkan rekasi mereka.


Seorang murid bintang empat berada di asrama murid bintang tiga dan dia mengenal Xiao Long.Mereka tidak tahu apa yang terjadi.


"Ah!Apa kau baik-baik saja?Kau tiba-tiba pingsan jadi,aku membawamu ke asrama."Yu Lin terlihat khawatir.


"Tidak,aku baik-baik saja.Terima kasih,ya."Xiao Long bangun dan tersenyum kepada Yu Lin.


Wajah Yu Lin menjadi sedikit merah.Semua orang di dalam sana kecuali Xiao Long memikirkan hal yang sama.Yu Lin menyukai Xiao Long.


"Ah,apa kau sudah berkeliling sekte?Aku bisa membawamu untuk berkeliling."Yu Lin memegang tangan Xiao Long untuk dibawa berkeliling.


"Maaf,sekarang tidak bisa,dengar kalian semua."Xiao Long memanggil semua orang di dalam asrama,"Mulai besok,kalian akan mengikutiku.Aku melihat kalian sentiasa bermain dan membiarkan murid bintang empat dan lima membuli kalian.Apa kalian tidak mahu mencoba untuk melawan mereka?"

__ADS_1


Semuanya terdiam,"Namun kami hanya orang yang tidak berbakat.Mustahil melawan mereka yang dianugerahi bakat dari lahir."Kata salah seorang di sana.


"Bakat?Kita semua berbakat,namun kita perlu mencari bakat itu sendiri.Aku ingin bertanya,apa arti tidak berbakat itu?Kalian hanya mencari alasan agar dapat menyalahkan dunia,bukan?Aku tidak akan memaksa kalian.Jika kalian ingin menjadi kuat,datanglah ke tempat pelatihan."Kata Xiao Long.


__ADS_2