
Seorang gadis tengah berlari mengelilingi lapangan di bawah terik matahari pagi, namun keringatnya sudah mengucur ke seluruh tubuh. Walau ia sudah lelah, tetapi ia tetap memaksakan diri untuk mencapai 50 putaran, sedangkan ia baru berlari 35 putaran. Tubuhnya sudah terhuyung hendak terjatuh, beruntung teman yang ikut serta menerima hukuman menolongnya.
" hei, kalau kamu sudah tidak kuat, memohonlah kepada ketua untuk meringankan hukumanmu, dari pada nanti kamu pingsan" gadis berkaca mata dengan rambut di ikat mode bun memberinya saran." hah...hah...hah...aku..ngak..apa..apa......" bruughh gadis yang tadi di papah pingsan dan luruh ke tanah." hei ketua temanku pingsan!!, tolong panggil kan tim uks!!!" seru si gadis berkaca mata." huh, teman mu itu sudah terlambat, hukuman tidak selesai, sekarang mau enak-enakan tidur di uks? memang dia siapa yang bisa seenaknya disini!". "Dasar kau ketua tak punya hati!" pekik gadis berkaca mata. "Bodo amat" berlalu pergi.
"hei...bangun, hei, hei ayolah bangun...." sambil menepuk pelan pipi gadis di pangkuannya. Perlahan gadis itu mengerjapkan matanya, karna ia masi di lapangan, sinar matahari langsung menyilaukan mata. " eh, maaf sudah merepotkan mu" berdiri sambil membersihkan baju. "iya gak papa, lain kali jangan maksain diri ya" ucap gadis berkacama. "iya...hehehe sorry ya... boleh kenalan ngak? aku belum punya teman disini". "eh iya, boleh dong, kenalin nama aku Chika jurusan IPA, nama kamu siapa?" ujar Chika sambil menjulurkan tangannya. "nama aku Lyla, kita sama dong, aku juga jurusan IPA" senyum Lyla mengembang saat mengetahui kalau ia menemukan teman satu jurusan. " wah... kita bisa jadi teman akrab nih" memeluk Lyla saking senangnya. "hahahahah iya yuk ke ruangan orientasi, ntar kita dihukum lagi kalau terlambat"
Sesampainya Lyla dan Chika di ruangan osis untuk absen mos, mereka di hampiri senior populer di sekolah mereka, dan membuat para siswa siswi orientasi di ruangan menjerit karena visual senior yang bak titisan dewa.
"hei ladies, kalian yang di lapangan tadi ya?" tanya salah seorang dari 4 laki-laki yang menghampiri dua gadis yang tengah mematung. "huffff .....ei kenapa kalian melamun? kami sadar diri kok, kami ini ganteng" kata laki-laki ber Hoodie hitam. "ehh...ada apa ya senior mencari kami??" Lyla langsung tersadar setelah di tiup angin surga dari senior-senior yang tiba-tiba muncul di depan mereka.
Cewek-cewek yang melihat baik senior maupun junior merasa terbakar api cemburu, emosi mereka terasa menggebu-gebu. Bagaimana tidak, empat senior yang menghampiri dua gadis itu merupakan 5 pria tertampan di sekolah mereka.
"Liat tu guys, anak baru di samperin senior, pasti mereka buat masalah" salah seorang teman siswi yang terkenal cantik di sekolah. "iya bener tuh, tadi aku liat mereka dihukum lari keliling lapangan". hahahahaha mereka menertawakan nasib sial dua gadis itu, dan hanya tuhan lah yang tau apa yang akan terjadi setelah empat senior tertampan se sekolah menghampiri mereka
__ADS_1
balik lagi ke Lyla guys
" Hei Chika, sadar dong...kita di samperin senior nih" Lyla sudah sangat khawatir melihat senior nya sudah memicingkan mata. "eh iya, anu...eh sorry maaf kak, aku melamun saking kaget nya, haha" Chika yang gelagapan sambil membenarkan kacamatanya.
"udah santai aja sama kita, kami ngak bakal hukum kalian kok. Kami ini orang baik kali, hahahah". ucap senior yang pertama kali menghampiri. " iya, santai aja, kami ke sini buat traktir kalian makan, soalnya gara-gara ketua tadi kamu pingsan, maaf ya". senior yang dikenal paling ramah menjulurkan tangannya untuk meminta maaf.
"kok kakak-kakak semua sih yang minta maaf emang kami yang salah kok, ngak apa-apa kak, kami terima kok hukuman tadi" Lyla membungkuk kan badan sebagai tanda bersalah nya kepada senior, Chika yang melihat itupun ikut membungkukkan badan. " iya kak benar yang di bilang Lyla, kami yang salah, kami minta maaf"
"chek, ah kalian ini banyak banget basa-basi nya udah ah ajak aja mereka bro, klo masi nolak tarik aja tangannya". senior yang paling ngak suka ribet mulai berkomentar. "gilak lu jadi senior garang amat". "eh garang gini gua punya harga diri tau!" tak terima dirinya disalahkan, " lo liat tuh, pada ngeliatin kita!" sambungnya sambil menunjuk kesekitar. "opss...ya udah lah, bro tarik aja dua gadis ini". "oke..." jawab yang lain kompak.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
happy reading semua 😁
jangan lupa tinggalkan jejak 💙