
Episode 3
“ehh ehh kak…kita mau dibawa kemana” Lyla dan Chika panik.
“kalian tenang aja kita ngak bakal mencelakakan kalian kok anak manis. Hahaha” ucap senior yang selalu ramah. “ ya udah kalau kalian ngak berniat buruk lepasin tangan kami dong kak”. Chika sudah merasakan pergelanggan tangannya kebas. “ eh iya lupa sorry-sorry”. Melepaskan tangan Chika.
5 menit kemudian merekapun sampai dikantin dan memesan makanan dan minuman. “kalian mau pesan apa nih?”. “jus ma…” Chika hendak memesan minuman kesukaannya namun dihentikan oleh Lyla. “terserah kakak aja deh” sambil tersenyum, sebaliknya dengan Chika ia malah cemberut karna tidak jadi memesan jus kesukaannya.” mbak jus mangganya enam sama bawain donat sepuluh ya”. “oke mas, otewe”.
__ADS_1
“ Ledies, kita kan belum kenalan, kenalan dulu yuk. Kenalin nama aku Rangga si tampan yang paling ramah, dari kelas 12 IPS”. sapaan Rangga dengan senyum pepsodentnya. “kenalin gua Felix, orang yang swag dan ngak suka ribet, kelas 12 IPS”. sapa Felix tanpa melirik dua gadis yang sedang mengamati perkenalan seniornya. “ Sekarang giliran gua, perkenalkan gue Hiroto biasa dipanggil Hiro, kelas 12 IPA”. “ Dan gue Mark kelas 12 IPA”. “Senang berkenalan dengan kakak-kakak semua, aku Lyla, salam kenal kak”. “Kalau aku Chika kak, kita berdua jurusan IPA”.
“Iya , senang juga berkenalan dengan kalian, kami nagjak kalian makan karena mau minta maaf sama kalian berdua, soalnya ketua tadi kebawa emosi jadi malah kaian jadi pelampiasan, sebenarnya kalian belum telat kok…sekali lagi maafin ketua tadi ya..”. Rangga mengucapkan perwakilan minta maafnya kepada Lyla dan Chika. “ Ohhhh pantesan aja aku merasa ngak bersalah, padahan orientasi belum juga mualai, tapi malah kenak hukuman, hahahahahaha”. Chika yang orangnya blak-blakan merasa tak bersalah, padahal seniornya sudah merasa tersindir. “Kalau gitu kalian mau kan maafin ketua tadi?” Felix yang sudah sangat bosan langsung menjawab agar mempersingkat waktunya. “iya kak, kami maklumin kok” Lyla merasa tidak enak kepada seniornya karena sampai meminta maaf kepadanya san Chika.
“itu pesanannya udah datang tuh, udahan dulu bicaranya, gue ah laper nih” Mark sudah tak bisa menahan lapar diperutnya, karena tadi pagi langsung berangkat ke sekolah. “udah ah gas aja kalua mereka masi mau ngobrol, kita makan aja” Hiro setuju dengan Mark bahwa ia merasa lapar. “ lu klo mau makan ngak usah banyak nyocot ngapa sih, ini gue lagi ada peluang besar nih buat deket ama junior cantik, eh lu malah ngumbar aib memalukan kita, dasar lucnat lo” Rangga yang malu karena teman-temannya paling ngak bisa tahan sama yang namanya makanan gratis, karena Rangga sudah tertarik pada Chika pada pandangan pertama.
“hahahahah santai aja kali kak, namanya juga lapar, pasti cacing dalam perut kak Mark dan kak Hiro udah demo tuh hahahahaha”. Chika tertawa lepas dengan lelucon yang ia buat, sampai Lyla, Felix, Hito dan Mark ikut tertwa, tapi beda dengan Rangga yang sedang bucin ini, ia ternganga melihat tawa dan senyum Chika.
__ADS_1
Saat mereka tengah asik berbincang dan bersenda gurau, entah ada angin apa yang membuat suasa kantin menjadi suram. Kantin menjadi sunyi tenang seperti berada dikedamain yang abadi, tapi tak mengganggu mereka berenam yang duduk di pajik kantin. Dan tiba-tiba……
Byurrrrr Lyla dan Chika disiram minuman dingin
Kira- kira siapa yang yang nyiram Lyla dan Chika???
Tunggu kisah selanjutnya ya guys >.<
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak💙