
pagi sekali tepat nya pukul 4:58 pagi hevan sudah bersiap siap untuk
berangkat ke bandara, Doni sudah menunggu di dalam mobil, dengan berpakaian rapi.
huff
di kamar alex...Alex sudah bersiap-siap
untuk turun dan ingin mengucapkan selamat tinggal kepada adik nya.
Alex masih rada² ngantuk SHI tapi sudahlah di paksain aja hehehe.
Alex hanya memakai baju biasa saja kayak nya baju rumahan.
tak menunggu lama Alex sudah keluar dari kamar nya
dan ingin turun ke bawah.
***
"maaf membuat kalian menunggu" ucap Alex.
dan menyampiri hevan.
"kemana gadis itu, dia tidak mau
mengucapkan selamat tinggal ke
pada ku?" kata hevan ke alex.
"dia sedang tertidur, aku tidak mau
menggangu nya" ketus Alex.
memutar malas matanya, "ouh begitu yah", lalu hevan keluar dari muka pintu rumah
dan berjalan ke arah mobil .
"apa tidak ada yg ketinggalan" tanya.
"tak ada" singkat hevan.
lalu hevan menaikkan koper nya ke
bagasi mobil, lalu memeluk erat
tubuh Alex.
"kak, aku akan merindukan mu di
__ADS_1
sana lagi" bersedih atas perpisahan nya
dengan Alex.
"sudahlah, ini waktu nya untuk menjadi dewasa" menyemangati hevan dengan penuh kasih sayang.
"kalau begitu aku pergi kak" ucap hevan.
"hm...hati² di jalan" kata Alex.
lalu hivan masuk ke dalam mobil
dengan raut wajah yg murung.
Doni pun membawa mobil itu dan meninggalkan Alex.
dari kejauhan Alex tersenyum lalu
melambaikan tangan perpisahan, dan itu membuat hati hevan jadi tenag
sekarang.
lalu Alex pun masuk ke dalam rumah.
***
dia kembali memeluk nya dengan erat,
"aku ingin kau tetap di samping ku selama nya" bisik Alex ketelinga Nisha dengan penuh harapan.
perlahan-lahan Alex mempejamkan
matanya, dia pun tertidur.
*pagi*
"hm" Bagun Nisha, dia melihat Alex
memeluk nya dan Nisha hanya tersenyum
ke arah Alex, saat ia ingin beranjak dari kasur, Alex menahan diri Nisha dan Nisha pun kaget kerena kelakuan Alex yg tiba' menahannya.
"tetaplah seperti ini, Jagan coba² kau melepas pelukan ku dari mu" ucap Alex dengan mata tertutup.
"hah... kenapa sifat nya tiba² berubah,
semalam dia seperti iblis yg tak
terkendalikan, dan sekarang sifatnya
__ADS_1
seperti malaikat, aneh" gumam Nisha lalu kembali tidur di samping Alex.
"tuan kau tak pergi kerja" bertanya.
"tidak" ketus Alex.
"kenapa!!...?"
"hari ini aku ingin meluangkan waktu untuk mu, jadi aku tidak akan bekerja hari ini" kata Alex.
"ouh begitu yah" singkat Nisha dengan raut wajah yg tidak enak.
lalu Nisha tertidur kembali, walaupun itu terpaksa.
Alex begitu sagat sayang kepada Nisha
dia bahkan tidak mau di tinggalkan oleh
Nisha.
karena itu akan sangat berat rasanya.
Alex memperkuat pelukan nya dan itu membuat Nisha merasa terganggu
Alex menaruh wajahnya di belahan dada
nisha, lalu menyelipkan wajah nya di sana.
"tua apa yg kau lakukan" bertanya ke Alex.
"hm" dehem Alex.
"tuan, cepat singkirkan wajah mu dari situ" kata Nisha.
"kenapa!!....kau tidak menyukai nya, ini hak kku, terserah saya apa yg ingin ku lakukan padamu" ujar Alex.
"tapi bukankah ini berzina namanya" bertanya.
"hah!!.... apa katamu, kau itu milikku apa
salah nya jika saya melakukan ini padamu" ucap Alex yg masih bersembunyi di belahan dada Nisha.
"baiklah tuan, aku menyerah dengan kata²
mu" kata Nisha.
SELESAI.
AUTHOR BUTUH LIKE NYA YAH, DAN JAGAN LUPA KOMEN JUGA 🤗.
__ADS_1