
masih dalam kesadaran tang san
'aku masih memiliki seseorang dan kau xiao wu ' batin tang san
" apa yg kau katakan kau tak punya asal tak punya keluarga dan tak punya hubungan dalam dunia ini " ucap para tetua
" hidup mu cuman mimpi, mimpi adalah ilusi " teriak mereka
" kalian pembohong " teriak tang san
" xiao wu di tangkap hanya sebuah ilusi " teriak tang san
' semua nya hanya ilusi... di kehidupan lamah ku aku memang tdk punya ikatan , tapi sekarang di dunia ini ada org org yang sedang menunggu ku !! banyak orang yg menunggu ku ' batin tang san
' di sini lah dunia ku dunia di mana aku tak boleh menyerah ' batin tang san mencoba meraiih cahaya itu
seketika tang san sadar dan melihat xiao wu menangis dan melulai lah mereka romatisan
setelah beberapa saat mereka tertawa bersama tmn² mereka, dan tiba² datang seseorang yg sebelum nya dan terjadilah pertengkaran
skip ajah
Di sisi yusi saat ini sudah sampai di Akademi shrek, dia sedang melihat bintang terang di langit,
Sambil mengerakan tangan nya seperti menghitung
Setelah beberapa saat terdengar suara murit² akademi shrek yg sudah kembali
__ADS_1
Saat mereka sampai mereka melihat yusi di luar mereka pun menghampiri nya
" Hai yusi kau sudah kembali " Tanya ma hong ju
Yusi yg mendengar itu hanya mengangukan kepala nya
Dan mereka pun mulai bertanya banyak hal ke yusi walapun hanya di jawab singkat oleh yusi
Sedangkan di belakang mereka, tang san sedang memperhatikan , yusi karena rasa nya baru kali ini dia memperhatikan nya dan dia banyak berubah, yg duluh (saat kecil) nya selaluh terseyum tipis kepada siapapun kini datar bahkan ucapan nya sangat dingin dan singkat tdk seperti dulu, tang san baru menyadari perubahan ini karena ilusi waktu itu
Sedangkan yusi yg sedari tadi di perhatikan oleh tang san tdk menyadari nya dia hanya fokus ke liotin di pinggang xiao wu, liotin yg di berikan nya waktu kecil duluh,
Hati nya sakit barang berharga yang dia berikan ke tang san malah orang lain yang memakai nya tangan nya meremas hanfu nya, sungguh hati nya sakit saat ini
" Malam, tidur " Ucap yusi kepada semua nya yg di angguki oleh tmn²
Yusi menganti hanfu nya dengan hanfu tidur dan mulai membelakangi tang san yg ikut tidur
Tang san yg melihat ini mulai mengingat kembali kebiasaan kecil Yusi saat kecil, yg suka di peluk oleh nya saat tidur, dia lupa kapan kebiasaan itu mulai hilang
Saat ini yg di peluk Yusi adalah guling nya
Tang san yg melihat itu mendekat dan memeluk pinggang Yusi dari belakang dan menaruh hidung nya di leher Yusi dan menghirup aroma familiar mulai masuk ke hidung nya ini aroma tubuh yg dia kenal saat kecil
Yusi yg dipeluk menengang, bukan nya senang , hati nya malah tamba sakit , mata nya berkaca² dan sesat kemudian air mata nya jatuh
Yusi menutup mulut nya
__ADS_1
' kenapa aku sangat cengeng saat menyangkut tang san ' batin Yusi menahan isak tangis nya
Satu jam kemudian, tangan Yusi gemetar saat ingin memindahkan tangan tang san karena sudah lamah dia tdk berkotak fisik sedikit pun dengan yg lain kecuali bawahan nya
Saat menyentuh tangan tang san tangan nya gemetar air mata nya jatuh kembali
' tdk.. Hiks tdk.. Hiks kenapa aku begitu cengeng hiks ' batin Yusi terisak dia dengan tangan gemetar memindahkan tangan tang san dan mulai merapatkan diri nya ke dinding
Sedangkan tang san yg sedari duluh selaluh waspada merasakan gerakan Yusi dia membuka mata nya dan melihat Yusi seperti mengjahui nya bahkan dia bisa merasakan tangan Yusi gemetar saat memengang tangan nya
Pagi hari pun tiba dengan suara MA Hong Jun yg berteriak seperti ayam
Di kamar tang san sudah pergi entah ke mana dan Yusi masih duduk di pingir kasur menyisir rambut perak biru kapur nya
Oscar dan Yusi keluar bersama karena tdk tadapat menemukan tang san mereka pun berangkat bersama ke restoran
Di tengah jalan mereka melihat tang san dan ning rong rong sedang di toko cumi cumi mereka pun menghapirinya dan berdiskusi
Setelah itu pergi ke restoran untuk menjelaskan kesalah pahaman mereka ,
Tapi saat Ning Rong rong memperlihatkan panah lengan yg di berikan tang san, xiao wu langsung pergi
Sedangkan Yusi yg sedari tadi diam dengan masih ekspresi datar nya (sedatar jalan tol ) hanya memperhatikan,
dia jg mempunyai panah lengan pertama tang san , saat pertama kali tang san menempa di rumah nya, tapi setelah itu dia jg memberikan panah lengan ke xiao wu dan mengucapkan kata² itu
, walaupun sakit dia tdk menunjukan nya seperti xiao wu , dia hanya diam ketika tang san kecil memberi panah lengan ke xiao wu, dia diam menahan kecemburuan di hati
__ADS_1