
Pagi Hari yg cerah, Tang San yg Baru pulang dari mengambil Kayu bakar
" Tang San kamu Baru pulang cepat berkemas Kita ke Nothing city, ayah Mu Pagi Pagi datang ke rumah menyuruhku mengantar Mu ke kota " teriak kakek jack
Tang San yg mendengar itu berlari ke rumah dan ketikah día membuka pintu, rumah yg awal nya beratakan kini sudah bersih
" AYAH " teriak Tang San
" eh apa Kita salh masuk rumah " ucap kakek jeck
kemudian Tang San menemukan Surat, membaca nya dan menangis
' ayah ' batin Tang San
"gege tdk apa, munkin ini untuk kebaikan gege " ucap yusi yg entah sejak Kapan datang
"hmm, ayoh Kita berakat " kakek jeck
"baik kakek jeck " YusiSan
mereka pun berangkat menujug Nothing city dengan lacar dan saat sampai di gerbang dan penjaga di sana mencaci Maki mereka yg membuat kakek jeck emosi dan hampir di bunuh Tang San
sedangkan yusi seperti angin tdk di angap, yah dan yusi harus membiasakan diri sekarang dengan itu
selang beberapa saat datang lah Yu Xiao Gang yg menghentian hal itu
dan mengajak mereka sambil menjelaskan teori nya dan membuat Tang San jadi murid nya
sedangkan yusi angin laluh saja
setelah mendaftar Mereka ke asrama Mereka dan di sambut dengan tendangan dan bacotan hingah xio Wu datang
__ADS_1
" halo apa ini asrama *** perkenalkan namá ku xio Wu , Wu arti nya menarih, ayo Kita bertarung " ucap nya melompat ke arah Tang San dan Tang San Kala
dapat di lihat(pengawasan ilahi tanpa mata) yusi bawah Tang San menyukai xio Wu
yusi mencerkam hanfu nya karena día akán melihat hal itu
"dan kau siapa " Tanya xio Wu
" han yusi, arti nya bintang semesta " ucap yusi kemudian kursi nya berjalan ke pojok dan mengeluarkan kasur kelambu nya di pojok ruangan
itu membuat semua murit tercengan karena yusi mengeluarkan kasur nya, walau pun sederhana itu terlihat empuk
" perhatian murit yg bernama Tang San dan han yusi kemari ini di berikan máster kepada kalian " ucap guru itu laluh pergi
" aku jg ingin selimut " xio Wu dan para murit memberikan selimut mereka ke xio Wu
dan lg lg yusi jadi angin laluh bahkan kehadiran nya seperti tdk ada
" tapi Kita berbeda " Tang San
" apa kau pikir aku akán memakan Mu " ucap xio Wu
" Gege tidur lah ber sama ku " ucap yusi akhirnya bersuara
seketika Tang San sadar ada yusi
" baik lah " Tang San
" aku lapar ayo ke kantin " ucap xio Wu
__ADS_1
" ayo " ucap mereka serempak
saat mereka ada di kantin mulai lah cerita nya
(karena gw males ngetik jadi singkat ajah)
dan gurú Tang San melihat sprit Tang San
tibah lah malam Hari
Tang San melihat xio Wu menangis dan nencoba memperbaiki sisir nya
tapi setelah beberapa menit di hentikan oleh yusi dan Tang San pun hanya pasra karena tdk bisa memperbaiki nya
yusi sudah selesai menganti baju nya dan menurungkan kelambu nya yg kedap suara karena tdk ingin di ganguh saat tidur
Tang San pun naik dan saat día sudah di dalam día mengangkat alis nya karena tiba" suara yg tadi berisik kini tenang día pun melihat yusi
dan yusi yg merasa di tatap pun menjawab
" kedap suara, xio yu tdk bisa tidur kalo berisik " ucap yusi sambil melepas penutup mata nya yah walapun masih belum bisa melihat
" Gege apa gege akán pergi mencari cincin roh " Tanya xio yu
" yah aku akán bersama gurú " Tang San sambil mengelus puncak kepala yusi
" yusi sedirian doang tidur nya " ucap yusi cemberut yg di balas kekehan Tang San
mereka ka pun meminum ramuan pertumbuhan dan melakukan kegiatan , seperti sebelum nya
dan yusi mendapatkan sesuatuh yg aneh dalam sikap Tang San
__ADS_1