
Setelah dokter membolehkan mama pulang akhirnya kita pulang. Tapi dengan besar harapan masih berharap dia menanyakan kabar ternyata salah dia masih tak perduli,. keesokannya aku mulai bekerja lagi seperti biasa sikap nya masih sangat dingin tak ada pertanyaan apapun yang keluar dari mulutnya dan aku enggan menyapa duluan karna aku masih sangat kecewa. Kemudian besok malam entah ada angin apa dia datang kerumah seperti memberi harapan baru tentu saja dengan senang hati aku menerima dia lagi dan berharap kali ini benar-benar berubah.
Kesalahan yang aku lakukan tak akan bisa hilang begitu saja, terlanjur mencintai dan terlalu berharap pada orang yang salah. Ternyata tak ada perubahan sama sekali dia tetap seperti itu dan aku betul-betul sangat kecewa. Dan saat itu aku mengenal seorang lelaki dia sangat baik sopan tapi aku takut untuk dengan dia karna takut kecewa lagi, tapi lelaki itu meyakinkan aku bahwa dia jauh lebih baik dari pacarku.
__ADS_1
Dan kita saling komunikasi walau tidak sering banget, dan yang bikin aku terharu banget waktu mama masuk rumah sakit lagi dan harus dirawat inap dia temanin aku dirumah sakit baru pertama kali ini ada lelaki yang sangat perduli dengan keadaanku itu yang membuat aku terpesona walau dalam hati ini masih sangat takut untuk jatuh cinta lagi karna aku sangat mencintai pasanganku saat itu.
Setiap hari lelaki itu menunjukkan perhatiannya dan aku merespon pada saat itu karna aku pengen banget lepas dan melupakan pasanganku. Seiring berjalannya waktu kita makin dekat dan aku memutuskan hubungan dengan pasanganku untuk lebih memilih lelaki itu dengan harapan agar aku bisa bahagia layaknya seperti pasangan yang lainnya. Dan bodohnya aku disaat aku sudah dapat perhatian, kasih sayang, aku masih berharap sama mantan pacarku berkali-kali aku menyakiti pacarku karna aku yang masih berharap sama mantan dan anehnya mantanku sering banget datang kerumah aku juga bingung kenapa bisa seperti itu, 4 bulan kita pacaran dan aku masih sama sekali tak ada perasaan karna masih berharap pada mantan. Setelah aku jalanin semua aku salah telah menyakiti dia yang sangat tulus saat itu aku mulai belajar untuk mencintainya.
__ADS_1
Dulu saya pernah berdoa " Tuhan saya mau dia boleh?", lalu Tuhan berikan dia untuk saya. Ya saya sangat bahagia saat itu sampai akhirnya saya bertemu dengan rasa kecewa.Berkali-kali dia menyakiti saya, berkali-kali dia menghianati setia saya, berkali-kali dia membuat saya meneteskan air mata. Tetapi tetap saja dengan egois ny saya tidak merubah doa saya, saya ingin dia. Dan besar harapan saya pada dia semakin banyak pula yang Tuhan tunjukan pada saya. Saya marah, saya benci, saya kecewa. Dan saya semakin meledak ketika dia memilih untuk pergi meninggalkan saya, saya marah, sangat marah saya bertanya sebenarnya maunya Tuhan apa?? Dan lagi-lagi waktu yang memberikan jawaban atas semua pertanyaan. Tuhan seolah ingin memberitahukan saya terkadang Tuhan menghadirkan seseorang di hidup kita bukan berarti mereka akan menetap selamanya. Terkadang Tuhan hanya ingin memberitahu bahwa orang-orang yang datang dihidup kita cepat atau lambat akan pergi meninggalkan kita. Dan ketika kamu terlalu berharap kepada manusia, maka kamu akan berteman dengan kecewa.
Hargai pasanganmu yang saat ini masih bersamamu yang bisa menerima kamu apa adanya jangan kecewa kan pasanganmu.
__ADS_1