Kebahagiaan Berawal Dari Kesedihan

Kebahagiaan Berawal Dari Kesedihan
kebahagiaan berawal dari kesedihan


__ADS_3

Dulu waktu saya berumur 5 tahun, yang seharusnya usia seperti saya lagi bahagia bahagianya karna dalam tahap perkembangan justru salah. Saya malah melihat dan mengalami betapa pahitnya kehidupan dari sejak lahir hingga umur 5 tahun dimana kita diberi kasih sayang oleh seorang mama justru aku ga dapat itu, saya dirawat oleh kakak kandung saya sampai sampai dia sudah saya anggap seperti mama sendiri. Bahkan saya tak mengetahui bahwa dia mama saya, dia selalu sibuk bekerja hingga tak mampu merawat anaknya sendiri. Sampai saya bertanya yang mana sebenarnya mama ??


Saat umur saya beranjak 8 tahun saya mulai mengetahui yang mana mama sebenarnya, ternyata yang selama ini aku anggap mama dia adalah kakak ku. Tapi tetap saja aku gak pernah merasakan kasih sayang dari seorang mama, terkadang selalu Hiri melihat sepupu yang dimanja oleh mama nya tapi kenapa saya gak dapatkan itu?, semakin bertambah umurku akhirnya kakak yang selama ini sudah seperti mama yang aku rasa dia menikah dan saya betul betul merasa hanya sendirian oh iya pada saat itu saya sudah memiliki 2 orang adik laki laki dan 1 kakak laki laki, mereka sama seperti tak merasakan yang namanya kasih sayang. Karna mama selalu pergi entah ada kesibukan apa diluar sana.


Ketika umur saya 10 tahun, saya udah merasa seperti sangat dewasa karna harus mengurus adik adik yang masih kecil. Suatu hari saya mendengar cerita seorang tetangga yang lagi sedang membicarakan orang tuaku jujur dalam hati sangat sedih, malu, kecewa. "Apa sih sebenarnya yang mama mau??" Menangis hanya itu yang bisa aku lakukan ingin aku memberi tahukan cerita ini kepada kakak tapi saya takut.


Pada suatu malam itu malam Jum'at aku melihat sosok lelaki didalam kamar mama aku hanya bisa diam dan menyembunyikan itu semua dari keluargaku, bukan hanya sekali aku melihatnya tapi sudah berkali kali tapi aku enggan untuk memberitahukan kepada siapa siapa karna aku sangat takut. Takut akan ada keributan antara mama dan bapak, selama ini bapak kerja mati matian untuk keluarga agar bisa makan layaknya seperti orang lain. Maka dari itu aku menyimpan semua yang saya lihat selama ini.

__ADS_1


Dan ternyata selama ini mama sudah jadi bahan omongan warga, sampai sampai ada yang menanyakan kepada saya gimana perilaku mama tapi saya enggan menjawabnya. Bertemu lagi pada malam Jum'at dan lagi lagi aku melihat lelaki itu ingin ku berteriak tapi aku takut, dan ternyata kakak laki laki ku juga sudah mengetahuinya. Ternyata ??? '" kakak ku telah mengadukan ini sama bapak " awalnya bapak tak percaya entah bagaimana tiba tiba bapak pulang dari hutan pada malam Jum'at itu juga karna om dan kakak menelpon bapak untuk pulang. Tapi lelaki itu duluan pulang dari rumah sebelum bapak nyampe dirumah.


Keesokannya bapak menanyakan hal ini kepada saya namun saya memilih menjawab tidak tahu karna saya takut ada pertengkaran dan keributan terutama saya tak ingin mereka berpisah. Tak lama bapak dirumah lalu bapak berangkat lagi bekerja dihutan, senang mendengar kata bapak karna "bapak bilang sudah ada uang belanja untuk saya ", minta saja ke mama ya nak, "iya bapak hati hati ya kerjanya".


Keesokannya aku minta uang jajan sama mama tapi selalu jawabannya tak punya uang, padahal selama ini aku selalu mendengar bapak mengirim uang trus tapi kenapa setiap kami minta selalu tak ada??. ternyata kecurigaan ku selama ini benar uang yang bapak berikan untuk kami anaknya mama belikan rokok untuk lelaki itu, saya diam diam menyelidiki ternyata uang bapak digunakan untuk SELINGKUHAN mama. Sungguh terlalu selama ini kami anak anaknya tak pernah diperhatikan apalagi diberi uang jajan.


Setiap malam selingkuhan mama tidur dirumah dan pulang subuh subuh aku mengetahuinya dan pura pura tidak tahu, ketika malam Jum'at datang seekor hewan saya tidak tahu apa nama hewan itu namun hewan itu hanya datang saat malam Jum'at berturut turut, ketika ada firasat buruk malam itu ternyata aku melihat selingkuhan mama bersembunyi dibawah kolong ranjang dengan pura pura saya tak melihatnya. Dan aku juga sengaja tidur dikamar mama agar lelaki itu tak keluar dari kolong ranjang.

__ADS_1


Malam semakin larut tiba2 bapak datang dan langsung masuk ke kamar jongkok menghadap kolong ranjang dan aku melihat darah berceceran didalam kelambu, " Iya aku melihat bapak menimpas lelaki itu". Sontak membuat saya tak bisa berkata kata teriak pun saya tak bisa, melihat lelaki itu keluar lari lewat dapur, loncat dari ketinggian dan lari kehutan bapak saat itu mencari lelaki itu dihutan dan aku hanya bisa menangis sambil memeluk adik adikku saat itu. Dan mama menangis entah air mata sungguhan atau hanya air mata buaya, selama ini saya sangat muak dengan sikap dan sifat mama tapi bagaimana pun dia tetap mama saya.


Kejadian dirumah berlanjut sampai pagi bapak sangat marah kepada mama, dan mama pun hanya bisa diam sampai sampai bapak memutuskan untuk bercerai dan mama meninggalkan rumah dengan membawa adik adikku saat itu, dan saya menangis memohon agar mereka berdua tak berpisah. Tapi mama malah milih untuk pergi kerumah lelaki itu, lalu aku menyuruh kakak Perempuan ku untuk menyuruh mama kembali lagi kerumah bersama kita tetapi mama enggan untuk kembali pulang, saat itu mama memilih untuk merawat selingkuhannya itu.


Dan bapak dipenjara karna sudah menimpas seseorang, bapak didakwa selama 1 tahun 5 bulan. Yang bikin sakit saat itu ternyata kasus bapak masuk koran dan saya membaca nya bahkan " pemuda yang sedang mabuk mabukan telah menimpas seorang pejalan kaki " . Hatiku sangat hancur namun saya harus menerimanya. Sebulan sekali saya menjengguk bapak disana bersama kakak perempuan dan suaminya. Selama bapak dipenjara mama semakin menjadi jadi semakin dekat tanpa ada batasan dengan selingkuhannya itu.


Dan aku selalu disuruh mengurusi adik adikku itu mama jalan terus tentunya ketemu lelaki itu lagi, aku pikir mama bakalan berubah ternyata tidak.

__ADS_1


__ADS_2