Keberuntungan Seorang Gadis Desa

Keberuntungan Seorang Gadis Desa
perubahan sikap Evan


__ADS_3

michelapun segera memberitahu kekasih nya evandra.


evanpu teringan akan Miranda yang telah mengancam nya akan menghabisi nyawa kedua orang tua Michel dan akan mencelakakan Michel.


"sialan jalang itu yang melakukan "gumam Evan sambil memeluk michela erat.


"sayangku kamu jangan kuwatir ya...gimana ibu dan ayah mu sekarang tinggal "ucap Evan


"ibu SM Aya tinggal di rumah bibi sekarang"ucap Michel sambil menagis berurai air mata memikirkan kedua orangtuanya itu.


setelah kejadian itu Evan sangat kuwatir atas keselamatan Michel kekasih yang dia cintai itu.


"sayang aku mau kasih tau sesuatu yang membuat aku kuwatirkan selama ini"ujar evandra sambil memegang erat tangan michela.


"ada apa?"tanya michela dengan tatapan Kuwait dan penuh cemas.


"ini sebenarnya masalah ku"dan seharusnya aku bisa menyelesaikan sendiri,tapi yang aku takutkan dia mengincarmu!"jawab Evan cemas.


"apakah kamu mau untuk sementara tinggal bersamaku ?"tanya Evan.


michelapun mematung sejenak...dia tidak mengiyakan ataupun menolak nya ...


di pikiran nya terbersit hal hal yang mungkin akan terjadi bila dia tinggal bersama kekasihnya itu.


michela merasa takut dia tidak bisa menjaga dirinya.


walaupun Evan pacarnya tapi dia tidak mau kesucian nya ternoda sebelum pernikahan.


"emm aku akan memikirkan nya dulu"jawab michela.


evanpun menganggukkan kepala.


setelah pekerjaan kantor selesai Michel pun plng ke kosan nya.


tidak tau kenapa hatinya merasa gundah gulana.


hatinya begitu meras kuwatir dan takut.


dan dia memutuskan untuk berjalan jalan kecil di halaman luar kost nya itu.


tak di sangka ada sebuah mobil hitam yang sedang mengamati nya ...dengan tatapan jahat.


lalu seorang pria sangar menghampiri michela yang terlihat sedang melamun itu.


tidak basa basi lelaki itu lalu Manarik dan menyeret micela ,dan ingin membawanya masuk ke dalam mobil hitam itu.sontak michela berteriak dan berontak...histeris...membuat orang orang di sekita langsung berlari menghampiri.


melihat orang pada berdatangan lelaki seram dan bengis itu pun mengurungkan niat nya untuk menculik michela.


seraya cepat masuk ke dalam mobil dan melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi.


michelapun di bawa masuk ke dalam kost nya oleh beberapa orang yang menolong nya.


michelapun beberapa waktu ter bengong dan shock atas apa yang baru saja dia alami.ada seseorang yang mengincar keselamatan nya.


setelah tersadar dan bisa berpikir lagi.michelapun mengambil hp nya dan langsung menelpon kekasih nya evandra seraya memberi tau kejadian yang dia alami.


evanpun terperanjat kaget..dan tak menyangka ancaman Miranda tak maen maen.


tanpa pikir panjang evanpun menjempun michela untuk tinggal bersamanya untuk sementara waktu.


di peluk nya kekasih nya itu..di cium nya dengan lembut.

__ADS_1


michelpun merasa gelisah karena dia merasa takut tidak bisa menolak perasan indah yang sedang terjadi saat itu.


di sebuah apartemen yang mewah di atas kasur yang begitu nyaman dan di temani lelaki tampan dan gagah serta perasaan yang begitu menggebu bergejolak di hati kedua insan itu.


Evandra mencium lembut bibir michela yang tanpa sedang menikmati sentuhan lembut itu.


Gadis cantik itupun tersadar dan menepis tangan kekar kekasih nya itu untuk menghentikan elusan lembut nya.


"sayang aku tidak mau menyerahkan kesucianou saat ini"ujar michela menghentikan usaha evandra.


evanpun tersenyum dan mengerti apa yang jadi prinsip kekasih nya itu.


malam itu Evan tidur terpisah dengan michela..memang apartemen milik nya itu sangat luas dan mpunyai beberapa kamar.


sebulan berlalu dari kejadian malam itu.tidak terjadi hal yang membuat mereka terganggu michela semakin mencintai kekasih nya itu begitupun evandra ..sungguh tidak ingin kehilangan michela gadis sempurna itu.


tiba di suatu hari ketika mereka bersenda gurau tiba -tiba Evan di tlpn pak Rizwan yang sangat serius berbicara dengan evan.terlihat Evan menekukan wajah tampan nya.dan terlihat menahan amarah yang besar.


"sayang aku harus ke rumah papah sekarang bisakah kamu menungguku?"tanya Evan


serius


michela cuman menatap Evan dengan penuh kecemasan


"ada sesuatu yang harus di bereskan,jangan keluar apartemen sebelum aku plng dan jangan bukakan pintu untuk orang lain"ucapnya


michelapun mengaguk tanda mengerti.


sesampainya di rumah besar itu evanpun lalu ke ruangan tempat ayah nya itu.


di sana sudah ada ibu Tiara dan Kaka nya Revan..dan pak Rizwan yang sedang terlihat cemas.


terlihat Evan pun bergegas pergi dari ruangan itu terlihat wajah nya yang menahan marah dan prestasi.


sesampainya di apartemen Evan begitu gusar.michelapun bingung dan tak mengerti apa yang telah terjadi kepada kekasih nya itu.


evanpun menangis sambil memeluk michela..di tatapnya wajah kekasihnya itu..di belainya rambut hitam panjang nya.di cium nya .


lelaki itu merasakan ketidak. erdayaan nya atas apa yang mereka bicarakan di rumah kedua orang tuanya itu.


dia tidak sanggup untuk memberi tau kan hal menyakitkan yang akan mbuat kekasih hatinya terluka.maka evanpun milih terdiam dan hanya air matanya yang mengalir deras.


setelah beberapa saat evanpun mulai duduk dan tidak henti menggenggang tangan michela"ayank ada apa?"coba ngomong dong aku jadi ... michela berujar dan terpotong Evan


"maafkan aku Yank..!ucap Evan sambil tersedu


aku harus pulang ke rumah mama ku."


"kamu tetaplah tinggal di apartemen ini.dan bekerja seperti biasa."ujar evan.


michelapun tertegun heran dan merasa ada yang di sembunyikan kekasih nya itu ,


merasa penasaran dan ga bisa bertanya karena melihat Evan begitu tertekan.michelapun merelakan kepergian Evan yang harus tinggal bersama kedua orang tuanya itu.


setelah tau michela sendirian di apartemen Evan, dianapu memutuskan untuk tinggal bersama teman nya itu. karena memang dia begitu khawatir terhadap teman sejati nya michela.


"chel lu ga ngapa-ngapain kan selama tinggal sama Evan "?ucap Diana menggoda


"cuman satu macam aza "ucap Michel terkekeh.


merekapun bersenda gurau dan saling ledek.

__ADS_1


pagi hari michela pun bersiap dan sengaja berdandan cantik.


agar pacar nya Revan merasa terkesan ,pikir nya dalam hati.


michelapun sampai di kantor nya dan seperti biasa dia mengerjakan pekerjaan nya ..sambil berharap cemas menunggu kedatangan kekasih nya evandra...dari kejauhan Evan datang dan tidak sendirian dia di gandeng seorang perempuan berambut pirang.. Michelapun terkejut dan shock melihat kekasih nya sudah berjalan mesra dengan perempuan lain..hanya waktu sekejap.


padahal baru semalam dia memeluk nya dan menagis tersedu..seraya tidak ingin berpisah dengan dirinya.


"ya tuhaaan apa gue ga salah liat ya"ucap michela sambil bergetar badan nya terasa menggigil kedinginan jantung nya berdegup kencang.


melihat pemandangan itu .


Evan pun tengah melewati ruangan nya itu dan tanpa melirik nya.dia terus melaju menuju ruangan lain di sebelah ruangan yang biasa michela tempati.


wanita itupun tersenyum bahagia menggandeng Evan lelaki yang di inginkan nya.


"apakah sekarang kamu merasa puas hah?"tanya Evan dengan muka marah nya dan teriakan nya terhadap perempuan yang tadi menggandeng nya.


"berani kamu memakiku vaaan...?coba teriak lagi..dan akan ku pastikan keluarga dan kekasih mu itu hancur."jawab nya.


ternyata perempuan itu Miranda yang telah berhasil membuat evan menuruti keinginan nya.


"apa yang akan kamu lakukan terhadapku?" tanya Evan.


"aku mau kamu menikahiku secepat nya,dan kekasihmu itu menikah dengan kakamu itu!.


ucap Miranda sambil melempar tatapan mengancam .


"apaaaah,kamu gilaaaa,kamu manusia gila Miranda."teriak Evan.


"aku gila karena kamu Van,kamu yang buatku begini,aku cinta mati sama kamu tapi kamu menghinaku dengan memacari wanita sialan itu"


ucap Miranda.


"jika kamu membentaku lagi dan ketus terhadapku jangan harap kamu melihat kekasih mu lagi ancam nya"


..."dan satu lagi, bersikaplah manis dan mesra terhadapku.! ketika berada di hadapan wanita itu....


"jika tidak kamu tau akibat nya."


"memang ini wanita iblis .gumam Evan.


di ruangan itu michela gelisah dan memutar otak agar bisa menghampiri Evan...di putarnya mata indah nya dan terlintas ide.


"emmm ya aku baru ingat biasanya aku kalau pagi memberinya minuman jahe hangat,ya aku baru inget"gumam michela sambil terlihat grogi dan gugup.


tok tok tok michelapun memberanikan diri mengetuk ruangan Evan...dan di tatap puluhan karyawan yang sedari tadi bergosip ria.melihat pemandangan baru itu.


terdengar suara perempuan di dalam ruangan itu dan menyuruh nya masuk..


michelapun memberikan diri memasuki ruangan itu...terlihat Evan sedang duduk di atas meja kerjanya terlihat miranda merangkul nya dan memperlihatkan kemesraan yang menyakitkan itu.


michelapun terkaget kaget..hatinya hancur sehancur hancur nya..lelaki yang selama ini menemaninya dan salah satu harapan hidup nya..sedang bermesraan dengan perempuan lain tepat di hadapan wajah nya.


michelapun berusaha tegar dan segera memberikan segelas jahe hangat itu.


"pak Evan ini minuman kesukaan bapak",ujar Michel sambil cepat membalikan badan dan segera lari dari ruangan itu...tak tertahankan air matanya pun jatuh berlinang..mbasahi pipi...puluhan mata tertuju pada michela yang sedang berlari dan menagis lalu masuk ke dalam ruangan nya itu.


tidak mau bersedih sendirian michelapun langsung pergi membawa tas mungil nya dan segera menemui Diana teman nya itu.


begitu sakit hati Evan melihat kekasihnya michela hancur dan terluka....dia telah melukai nya ..dia telah membuat penderitaan terhadap Michel.

__ADS_1


__ADS_2