Keberuntungan Seorang Gadis Desa

Keberuntungan Seorang Gadis Desa
ujian cinta datang


__ADS_3

terlihat di salah satu restoran ,dekat perkantoran


ada 2 perempuan sedang berbincang serius.


"mah ,Mira ga mau ya sampai Evan jatuh cinta SM asisten sialan itu.


"tenang aja sayang,...mamah jd penasaran Sama asisten barunya itu..


rupanya Miranda sedang bertemu dengan ibu Tiara .dan membicarakan asisten pribadi baru Evan.


Miranda mendengar selentingan, dari karyawan kantor yang ramai membicarakan asisten pribadi Evan yang cantik.


Miranda merasa curiga dan cemburu walaupun dia belom pernah bertemu dengan asisten pribadi pacarnya itu.


"gue penasaran secantik apa dia sampai orang orang membicarakan nya"


gumam Miranda dalam hati.


"mama mau tanya papa nya Evan,karena dia yang mencarikan asisten buat Evan mir ,tenang az ya jangan galau ..Evan urusan mama ya.


"ia mah...saut Miranda


pagi hari evandra bertemu papah nya pak Rizwan.


ternyata pak Rizwan tau kalau Evan pergi ke rumah mewah nya di pinggiran kota.


"Van kemaren kemana sama Michel"tanya nya


"ke rumah di pinggiran kota pah "jawab Evan


"kemaren mamamu tanya sama papa soal michela.


"seperti nya pacarmu Miranda cari cari kamu tuh"


"papah harap jangan maen api nak...


Miranda anak temen nya mamamu,


"Michel asisten pribadi mu


yang tiap hari pasti bersama kamu.


"dari pertama Evan ga suka sama Miranda ko pah...papah juga tau.


"papa ngerti tp kan mamamu.


"Evan punya hidup sendiri pah,


"Evan ga mau mama yang ngatur hidup Evan pah


ucap nya.


ternyata mereka sedang membicarakan masalah pribadi Evan.


"ia cuman salah nya kamu ..kemaren tidak menolak nya Van.


"pacar Evan banyakan pah, ..pikir Evan apa salahnya mencoba


ujar nya.


pak Rizwan pun memberikan saran kepada Evan


karena pak Rizwan tidak mau michela terluka,


pak Rizwan tau Miranda perempuan yang sangat nekat.


"Van Minggu depan kamu akan papa tugasin ke luar negeri ..sekalian jenguk kakamu ya,


"ia pak ujar evan


Evan dan papahnyapun terus berbincang


di tempat lain Miranda sedang mengintai kampus michela.


karena dia mendapat informasi bahwa asisten pribadi Evan berkuliah di kampus yang sama dengan pacarnya itu.


terlihat Michel sedang berjalan kaki dengan sahabat dekat nya Diana.. berjalan menuju parkiran mobil yang ternyata di situ jg ada Miranda yang sedang menunggu.


"Din..gue malu ga maen k rumah Luh..


"ortu gue jarang ada di rumah sel jadi ga usah malu...orang Luh tiap hari sama gue


tandas nya


"ok kalau gitu ,sayangku....ucap michela sambil memeluk teman nya itu


sampai depan mobil Diana mereka pun bergegas masuk


tak jauh dari mobil itu ada seorang wanita berambut pirang memperhatikan nya tp dia kelihatan masih ragu ragu.


di lihatnya kedua wanita cantik yang memasuki mobil berwarna merah itu


"apa itu dia asisten pribadi pacar gue ya ..gumam nya


Miranda sedikit ga percaya masa perempuan secantik itu mau jadi asisten pribadi..


Miranda menilai dia dan wanita yang sedang di lihatnya sangat jauh berbeda ,kecantikan nya di bawah wanita yang sedang di intei nya itu.. karena memang Miranda berkulit kuning langsat, sedikit gemuk walaupun badan nya tinggi.


Miranda mematung dan merasa shock sampai mobil berwarna merah itu melaju.


"biar pasti ,gue tunggu di kantor Evan az ...gue penasaran sama tuh cewek gumam nya.


Miranda berharap michela bukan wanita yang baru saja di lihat nya


karena memang sangat lah cantik dan menawan


dia pasti kalah bersaing


di rumah Diana... mishela sibuk memilih baju yang cocok buat nyaa


"Din baju Luh banyak banget, ..bagus bagus yaa tuhaaan teriak michela


"pake semua yang loh suka sel..gue masih ada nih selemari lagi tandas Diana sambil tertawa.


Diana memang berasal dari keluarga kaya raya


tentu semua kebutuhan nya terpenuhi semua


dret dret suara hp michela berbunyi,


"Evan tlpn ujarnya,


setelah bercakap lama di tlpn michela lalu menghampiri Diana.

__ADS_1


"Din Evan mau ke rumah loh sekarang ucap nya


"ok Jawab Diana sambil melempar senyum.


Diana paham ada cinta di antara mereka berdua.


di perjalanan mobil evan di ikuti seseorang yang seperti lg penasaran mau kemana Evan.


sampai di rumah Diana Evan langsung di sambut satpam yang setia berada di depan gerbang rumah mewah itu.


"tuan Evan ya.. mari ikut saya tuan nyonya Diana menunggu tuan di atas ujar satpam rumah itu


"ini kan rumah nya temen papah gumam nya"


"ya pak ..saut Evan.


di luar mobil yang mengikuti Evan pun berhenti di depan gerbang


" dit apa ini rumah nya Michel ya..tanya nya.


"mana gue tau ...sana loh tanya satpam..titah nya


ternyata dua sahabat Evan lah yang daritadi mengikuti,Radit dan andi


Radit pun turun dari mobil mewahnya itu


"permisi pak,..


"mau tanya tadi temen saya Evan datang ke sini,


mau bertemu siapa ya tanya Radit,..


"oh yang tadi ..itu tamunya non Diana mas


sahut satpam rumah itu.


"mas ini siapa ya kalau boleh tau


"saya temen nya Diana juga pak ujar Radit


"boleh saya masuk pak?tanya Radit


berharap di persilahkan masuk.


"saya tlpn non Diana dulu ya mas


"ok saut Aditia


satpamnya pun lalu menelpon Diana


drett drett tlpn Diana berdering


"hallo pa ada apa ujarnya


"ini non di luar ada temen nya non..katanya mau bertemu non ,laki laki cakep jg non.


"ah gue kan ga punya temen laki laki saut Diana.


evanpun terlihat sedang memandangi michela yang terlihat anggun memakai dress yang di pakai nya.


"Van loh punya temen yang namanya Aditia ga?tanya Diana.


"sialan cecunguk itu ngikutin gue..gumam nya


"oh temen loh ya.


"ok ,dia gue suruh masuk az ya


ujar Diana,


"apa boleh buat gumam Evan.


dan akhirnya nya Andi dan raditpun memasuki rumah mewah Diana itu.


di antar pak satpam.


terlihat Michel dan Diana yang sedang duduk di sopa kedua wanita itu sangat anggun


begitu kedua temen Evan masuk ruangan itu ,


langsung terbengong bengong dan


kegirangan karena melihat dua gadis cantik di hadapan nya.


"Van loh ga ajak ajak gue mau ketemu cewek secantik mereka..ujar Andi


"ah eloh..jawab Evan


akhirnya mereka pun mengobrol dan bercanda


dret dret epan pun melihat hp nya yang bergetar


terlihat karyawan nya yang dia tugas kan untuk memantau Miranda.


"hallo pak... seperti nya Miranda ada di kantor pak


mungkin lagi nunggu bapak ujar nya


"ok Lin terimakasih info nya.


akhirnya evanpun memutuskan untuk tidak masuk kantor hari itu.


evanpun segera pindah duduk dekat dengan michela karena kwatir teman nya akan berani mendekati michela.


kedua teman nya pun paham dan sudah bisa menebak.


bahwa Evan sedang jatuh cinta sama michela


harapan bisa mendekati michelapun buyar seketika.


sekarang mereka fokus sama Diana


karena raditia berpikiran sama dengan Andi


jika michela sudah tidak mungkin bisa mereka miliki.


tapi Diana teman michela masih bisa mereka perebutkan.


karena memang Diana jg tidak kalah cantik dengan michela


perempuan manis itu sedang di incar nya.


tidak lama kemudian evandra di tlpn pak rizwan ayah nya.

__ADS_1


"Van km ada di kantor ga tanya pak rizwan


"berkas yang kemaren papah kasih tolong di tanda tangan dan di bawa ke jlnxxx


penting banget ,papah tunggu ya nak ujar nya


"ok pah..ujar evan


"Evan pun segera tlpn suruhan nya itu untuk menanyakan keberadaan Miranda


dan ternyata Miranda sudah pergi dari kantor itu


evanpun lega


akhirnya Evan pun membawa michela ikut bersamanya ke kantor.


"ssel yuk kita ke kantor sekarang ujar nya


"oh siap pak Evan ..saut michela


"wey gue ga di ajak Van ujar Andi


"gue boleh ikut ga Van ucap Diana


"loh mau ikut Din tanya Evan


boleh dong nanti kita langsung makan malam di tempat favorit gue ya,ujar Diana


"wah kalau gitu gue juga ikut saut Andi dan Radit


akhirnya mereka berlima pun pergi.


Radit dan Andi


Evan,Michel dan Diana


sesampainya di kantor mereka pun bergegas masuk.


terlihat karyawan nya terpana menatap mereka semuah


karena memang Evan dan teman temannya tampan dan kaya,


jadi idola di kantor nya itu.


cuman para karyawan cewek sedikit kecewa karena mereka bersama 2 wanita cantik yang aduhai.


"syukurlah Miranda dah pergi gumam Evan.


belum lama mereka sampai..


ternyata Diana mengintai dari luar kantor itu


lalu mirandapun memasuki kantor itu dan menuju ke ruangan nya Evan.


"hi sayang ujar nya ,sambil menghampiri Evan


Evan yang sedang membuka berkas untuk di tanda tangani pun terkejut dan shock.


"ngapain Luh kesini ga tlpn dulu


ucap Evan.


ga seperti biasanya Evan menyambut nya seperti itu.


Diana pun maraah besar.


"ooh gitu sekarang ya, apa memang benar kata gosip itu,!


mata miranda langsung tertuju kepada michela dan Diana.


"gue mau tau asisten pribadi Luh itu yang mana ucapnya.


miranda pun menatap tajam michela.


Miranda sudah bisa langsung menebak bahwa wanita putih bersih itulah michela


"kamu kan michela tanya nya ..Miranda sudah bisa menebak.


dan tidak salah perempuan yang dia intai di kampus memang mereka berdua.


"kamu tau Evan milik saya micela,


ujar nya ketus dan penuh amarah.


Michel pun terpaku dan membisu,


evanpun segera menarik tangan micela ,


sambil membawa berkas lalu pergi keluar dan tidak menghiraukan Miranda.


teman teman nya pun cepat cepat menyusul Evan dan misel.


di perlakukan seperti itu Miranda marah besar.


lalu dia berteriak sambil ngejar Evan dan teman teman nya


karyawan di kantor itu pun geger.


Evan dan teman temannya pun bergegas masuk mobil dan melaju tanpa menghiraukan Miranda yang mengejar dan memakinya.


sesampainya di tempat yang ayah nya tentukan Evan segera mendatangi pak Rizwan yang sedang berbincang dengan rekan bisnisnya.


"maaf pak telat ujar nya


"ko bisa tanya pak Rizwan


sedikit ada masalah tadi di kantor.


tidak lama kemudian Evan di tlpn mama nya Bu Tiara,


mengabarkan bahwa Miranda mencoba bunuh diri,


Bu Tiara memarahi evan.


"pan km dimana?mama ga mau tau kamu harus segera pulang ,Miranda ga sadarkan diri" ucap ibu Tiara.


"itu pasti akal akalan dia mah ga usah di hiraukan, Evan lg sibuk "ucap nya,.


"jangan bantah Evan ,!mama tau kamu pasti sama asisten kamu itu kan,


jangan bohongi mama"


Evan pun kesal dan menutup tlpn nya.

__ADS_1


"


__ADS_2