Kehidupan Didi Di Dunia Lain

Kehidupan Didi Di Dunia Lain
chapter 9 arc 2 kerajaan sakura


__ADS_3

...****************...


"dialog teks".nama karakter yang berbicara.


...****************...


di tempat yang cukup gelap hanya terlihat jalur yang terkadang cahaya bergerak di jalur itu dan terlihat ada 4 kursi yang saling berhadapan dan meja melingkar dan ada 4 sosok yang duduk di kursi tersebut mereka seperti sedang membicarakan sesuatu.


"red,Blue,green,white adalah kode nama kita dan aku red".red


"jadi kode nama kita harus sesuai dengan elemen kita ya... kalau begitu aku blue".blue


"aku green".green


"aku white".white


"jadi kita akan membicarakan apa?".blue


"jendral iblis ke 4 telah mati".red


"APA?".blue


"APA?".white


"APA".green


"bagaimana bisa? siapa yang mengalahkan nya?".white


"iya, bagaimana dia bisa mengalahkan nya?".blue


"aku juga bertanya seperti itu dia mengalahkan jenderal iblis dengan mudah dan kita kehilangan satu bulan".red


"aku sempat melihat nya dia bertarung".white


"kalau begitu bisakah kau menceritakannya".red,blue,green


"bahkan kalian sampai sepemikiran... baiklah aku melihat dia bertarung saat aku sedang berpatroli, mereka sebenarnya berdua tapi Meraka bergabung dan menjadi satu.. aku tidak tau detail nya tapi aku merasakan energi yang hampir membuatku kehilangan nyawa". white


"sekuat apa dia?".green


"aku tidak tau tapi aku prediksi dia bisa meratakan kerajaan besar dengan mudah".white


"tidak, mungkin lebih".red


kembali ke Didi dan Rafael


terlihat rina sedang menggendong Didi dan Rafael.


"ya ampun, bagaimana kalian bisa pingsan di sana dan juga mengapa kota disana hanya ada reruntuhan".rina


tidak ada jawaban, 2 jam kemudian Rina sampai di suatu tempat yang tidak ada tembok dan hanya ada pagar dan rumah rumah yang terlihat lurus dan jalan yang rata.


terlihat pohon dengan daun berwarna merah muda yang sangat indah dan hampir di seluruh tempat ada pohon itu.


"akhirnya sampai juga... kerajaan sakura".rina


terlihat dari jauh pohon sakura ada di mana mana dan seperti ada lubang yang besar di bagian tengah kerajaan.


"aku harus mencari penginapan dulu tapi dimana?".Rina


rina pun mencari penginapan dan 45 menit kemudian penginapan di temukan Rina pun masuk dan menemui resepsionis.


"anu,apakah masih ada kamar kosong?".Rina

__ADS_1


"kamar kosong tinggal satu tapi tamu membawa 2 orang-".resepsionis


"tidak masalah selama masih ada kamar kosong akan ku terima".Rina


"baiklah, untuk biayanya sepertinya kamu cukup lelah... baiklah kamarmu ada di nomer 25 lantai 2 akan ku antar".resepsionis


"terimakasih".


resepsionis mengantar Rina ke kamar nomor 25 dalam perjalanan mereka mengobrol.


"kalo boleh tau siapa namamu?".Rina


"ryura".ryura


"ryura, kayak pernah dengar nama ini".Rina


"karena aku populer, penginapan ini paling lengkap di bandingkan penginapan lain jadinya populer".ryura


"begitu ya, kalau aku Rina salam kenal".rina


"ya, salam kenal".ryura


rina seperti ingin menutup matanya namun ia tahan setelah hampir sampai depan pintu tiba-tiba Rina terjatuh dan tidak sadarkan diri.


"ri-rina!".ryura


ryura terkejut melihat Rina terjatuh pingsan.


"kau pasti terlalu lelah menggendong 2 sekaligus".


ryura menggendong mereka lalu membawanya ke kamar.


setelah sampai ryura menaruh nya di kasur lalu membiarkan mereka tidak sadarkan diri, saat ryura hendak membuka pintu tiba-tiba ia merasa ada sesuatu yang aneh.


"energi ini? aku belum pernah merasakan energi ini sebelumnya tapi darimana?".ryura


"ini... aku tidak pernah liat bunga ini tapi sepertinya beracun".ryura


bunga berwarna merah dan terlihat seperti laba-laba yang terbalik dengan kaki yang cukup banyak.


"ini... bukan kah terlalu banyak? aku hanya melihat bunga ini saja".ryura


ryura melihat kebelakang dan terlihat ada sebuah kursi.


"kursi?".ryura


ryura berjalan dan mendekati kursi tersebut, saat sampai kursi itu berubah menjadi laba-laba raksasa dengan kaki yang sangat panjang dan aliran energinya terlihat.


ryura tidak terkejut dengan apa yang ia lihat tapi dia hanya mendekati laba-laba tersebut, tanpa rasa takut ia terus mendekati laba-laba sampai akhirnya laba-laba tersebut menunduk dan melihat ryura.


"hei, siapa namamu?".ryura


.........


"aku tau kau bisa berbicara".ryura


...tidak ada jawaban...


"sepertinya kau tidak mau berbicara... kalau begitu aku akan memanggil namamu".ryura


laba-laba tersebut tampak terkejut dan ketakutan lalu mengecilkan tubuhnya.


"aku red spider, bisa di sebut red night".red night.

__ADS_1


ryura terkejut mendengar suara dari red night.


"mengapa suaramu seperti perempuan?".ryura.


"itu tidak masalah sekarang aku memanggilmu bukan karena tidak sengaja". red night.


ryura tampak serius dengan pembicaraan tersebut.


"apa ada masalah yang serius sampai memanggilku?".ryura.


"".red night.


muncul layar biru dan terlihat gambar yang bergerak menunjukan netera yang berada di alam pemilihan (tempat yang memutuskan apakah makhluk tersebut layak untuk mati atau tidak).


"kakak? kenapa dia ada di alam pemilihan?". ryura.


ryura tampak terkejut dengan apa yang ia lihat di layar biru tersebut.


"kakakmu membuat kehancuran di kota karena mengira kamu telah mati".red night.


"begitu ya, tapi kok bisa dia mati bukan kah kakak itu kuat ya?".ryura.


"dia melawan makhluk terkuat yang mungkin kalau dia serius bisa meratakan bumi ini. tidak, mungkin dia bisa menghancurkan bumi ini dengan mudah".red night


"begitu ya, kalau dia sekuat itu namanya pasti terkenal bukan".ryuya


red night menggelengkan kepalanya lalu dia menuliskan sesuatu.


"ti, dak. tidak? maksudnya".ryura.


"dia tidak terkenal, namanya saja tidak tau apa lagi melihatnya, kau pikir hantaman kepingan bulan yang terus-terusan menghantam netera masih bisa dilihat, tidak".red night.


red night mengatakannya dengan tegas yang membuat ryura terkejut.


"ka-kau marah?".ryura.


"aku tidak marah, hanya menegaskan bahwa orang kuat belum tentu namanya terkenal".red night.


"hehe, maaf aku tidak tau, bagaimana dia bisa sekuat itu?".ryura.


"jangan tanya pada ku, aku juga tidak tau tapi mungkin karena hal ini".red night.


"hal ini?".ryura


mereka seperti sedang membicarakan suatu namun tidak terdengar oleh kameramen sehingga suara mereka tidak terdengar.


tampak muka ryura yang sangat terkejut sekaligus bingung.


"jadi, dia adalah hasil gabu-".ryura.


"Sssst, diam ada yang sedang menguping".red night.


"mana, mana?".ryura.


mendengar hal itu ryura langsung melihat lihat ke segala arah untuk melihat keberadaan sosok yang sedang menguping tersebut.


"kamu, tunjukkan dirimu yang sedang bersembunyi di balik bunga red spider Lily yang besar itu, tunjukan dirimu". red night.


sosok itu menampakkan dirinya terlihat dia seperti sedang menggunakan pakaian yang menutupi seluruh tubuhnya sampai ke matanya.


sosok itu mengubah pakaiannya menjadi pakaian normal.


"Rafael!?".ryura.

__ADS_1


"Rafael!?".red night


mereka secara tidak langsung mengatakan itu karena terkejut


__ADS_2