Kehidupan Didi Di Dunia Lain

Kehidupan Didi Di Dunia Lain
chapter 3 kerajaan ocera


__ADS_3

...----------------...


beberapa hari sebelum runtuhnya kerajaan ocera


seorang gadis yang sedang berlari di lorong kerajaan dan seorang pelayan yang sedang mengejar gadis itu hingga akhirnya gadis itu menabrak wanita yang ada di hadapannya.


gadis itu tampak panik dan meminta maaf,namun saat gadis itu melihat ke atas dia menyadarinya, yang dia tabrak adalah ibunya.


"i-ibu mengapa ibu disini"


"ibu sedang berkeliling,laira juga kenapa berlari dilorong"


"mohon maaf saya lengah menjaga tuan putri, saya ingin tuan putri mengenakan pakaian kerajaan karena itu perintah raja,tapi tuan putri menolak nya sehingga dia kabur"ucap sembari menundukkan badan


"hmm begitu,laira mengapa kau tidak mau mengenakan pakaian kerajaan"


"karena itu terbuka aku hanya ingin mengenakan pakaian yang tertutup"


"baiklah nanti ibu akan bilang ke ayah untuk memberikan pakaian yang tertutup"


"benar kah,terimakasih ibu"


"ya,pelayan silahkan kamu istirahat karena ini sudah waktunya jam makan"


"saya di mengerti"


"laira kamu juga,ayo kita makan siang"


"siap bu"


jam makan siang sudah tiba semuanya bergegas menuju ruang makan untuk makan siang,laira,shera,raja dan ratu memulai makan siangnya,setelah makan siang laira mengajak ayahnya untuk bermain dengan laira namun ditolak.


"ayah ayo main sama laira"


"maaf nak ayah tidak bisa bermain dengan laira"


"kenapa"


"nak, ayah tidak bisa bermain dengan laira karena ayah memiliki tugas yang sangat penting,selain menjaga kedamaian kerajaan ayah juga harus melindungi kerajaan agar tetap aman,jika bukan ayah lalu siapa lagi"


"itu benar ayah harus melindungi kerajaan karena ayah adalah raja hiu,kelak laira dan shera akan menjadi ratu dan disitulah laira dan shera harus melindungi kerajaan,jadi ayah tidak bisa bermain dengan laira, nanti saja ya jika ayah punya waktu"


"baiklah"


beberapa jam setelah makan siang,di malam hari saat shera ingin tidur,shera mendengar suara berisik di luar.

__ADS_1


"mengapa di luar sangat berisik sih ganggu jam tidur saja"


karena di luar juga terlalu berisik laira pun ikut terbangun.


"mengapa di luar sangat berisik"


"laira kamu tidak merasa aneh kah"


"aneh kenapa kak"


"di luar terlalu berisik tidak mungkin pelayan membangun kan kita di jam segini,mungkin terjadi sesuatu"


"kalau begitu ayo kita mengecek nya"


"benar juga"


saat mereka keluar untuk mengecek nya mereka berdua terkejut melihat api di dalam air,mereka berdua pun Kitu berlari hingga akhirnya mereka bertemu ibu.


"ibu apa yang terjadi"


"nak silahkan menaiki hiu dan pergilah sejauh jauh nya"


"a-apa maksudnya ibu"


"nak,ibu ingin kalian berdua selamat dari penyerangan,ibu ingin kalian bisa berkomunikasi dengan manusia,dan juga ibu ingin melihat kalian menjadi ratu"


setelah itu ia mendorong mereka berdua ke hiu tersebut lalu membawa pergi ke luar kerajaan,laira yang melihat ibunya tertusuk pisau langsung berteriak shera yang tidak melihatnya hanya bisa menangis.


Laira yang baru pertama kali melihat kematian seseorang dia langsung tidak sadarkan diri,shera yang baru menyadarinya bahwa ibunya memberikan obat tidur pada makan malam nya akhirnya shera tidak sadarkan diri.


dua hari kemudian shera terbangun dari tidurnya dan melihat tempat yang asing, mereka berkeliling dan menemukan daratan akhirnya mereka bertemu manusia lalu meminta tolong kepada mereka untuk menyelamatkan kerajaan ocera.


tapi di tolak lalu mengusir mereka,setelah perjuangan mencari manusia yang mau menolong mereka, akhirnya mereka menemukan orang yang mau membantunya.


orang itu adalah ras manusia kucing, Rania Fira ikut membantu mereka mencari manusia, beberapa hari kemudian mereka malah terlibat masalah yang membuat mereka terpaksa harus bertarung.


Fira memaksa laira dan shera untuk kabur namun mereka menolaknya,


"laira,shera kabur lah kalian ke kota terdekat cepatlah".


"tapi bagaimana dengan Fira".


"jangan pedulikan aku,aku akan mengulur waktu".


"tidak bisa kau juga harus ikut-".

__ADS_1


"jika kalian mati disini kalian tidak akan bisa menyelamatkan kerajaan kalian".


mendengar perkataan itu mereka langsung terdiam,wajah mereka tampak sedih akhirnya mereka kabur dan meninggalkan Fira.


Fira melawan bandit yang kabur dari kejaran petualang,bandit itu langsung mengarah kan pedangnya lalu menyerangnya,Fira berhasil menghindari serangan itu lalu memukul bandit itu.


bandit itu merapal kan sihir dan menembakkan bola sihir itu,Fira menghindari sihir itu tetapi bandit itu merapal sihir lagi,sihir yang bandit gunakan tidak bisa dilihat Fira.


tangan kanan Fira terluka,fira terpaksa menggunakan amukan sihirnya.


",,".


"tunggu,apa ini,tidak,aaaaaa".


bandit itu tidak bisa apa apa setelah terjebak di dalam pohon,Fira kehabisan energi amukannya tetapi Fira memaksakan diri untuk menyusul mereka berdua.


di tengah perjalanan Fira menemukan dua lelaki yang sedang mengobrol, akhirnya Fira meminta tolong kepada dua lelaki tersebut.


belum selesai bicara Fira akhirnya pingsan,di dalam mimpi Fira melihat sesosok lelaki yang sedang terkapar di suatu tempat.


Fira hanya melihat lelaki itu sedang mengeluarkan kata kata terakhirnya, saat lelaki itu menutup matanya Fira terbangun dari mimpi.


...----------------...


saat mereka sedang merancang rencana, laira dan shera yang mendengarnya shera langsung membuka pintunya dan menolak rencana itu.


"aku menolak rencana itu,itu sama saja bunuh diri".


"shera,aku tau kamu sedang merasakan kesedihan itu,lebih baik luka itu di sembuhkan daripada disembunyikan".


"apa maksud mu,aku tidak mengerti perkataan mu itu"


"luka yang ada pada dirimu itu lebih baik jika seseorang yang kamu percayai itu mengetahuinya dari pada terus di sembunyikan, itu hanya membuat lukamu itu terus membesar".


"jika kamu mengetahuinya apa yang akan kau lakukan".


"tentu aku akan menyembuhkannya meskipun nyawa taruhannya".


"hanya untuk menyembuhkan luka hati kau sampai sejauh itu,orang bodoh mana yang sampai mengorbankan nyawa hanya demi menutup luka hati".


"jika aku termasuk orang bodoh itu, artinya dia hanya tidak menginginkan orang lain merasakannya apa yang dia rasakan lebih dalam daripada dirinya".


mendengar itu shera langsung terdiam dan tak membantahnya,shera melihat senyuman Rafael yang terlihat seperti di paksakan untuk tersenyum,hal itu membuat shera merasa kepedihan luka hatinya tidak ada apa-apa nya dengan luka hati Rafael.


info tambahan:yang mengetahui masa lalu Rafael hanya Didi begitu juga sebaliknya

__ADS_1


__ADS_2