
keesokan harinya jendral iblis itu terlihat sedang pergi ke rumah adiknya dan membawa sebuah kotak kecil dengan kertas yang diikat di kotak tersebut.
beberapa jam kemudian iblis itu meningkatkan kecepatan terbangnya dan terlihat sayapnya sedikit membesar.
sore hari kemudian iblis itu sampai ke rumah adiknya, rumah yang sukup besar, jendela hampir di setiap ruangan nya.
iblis itu mengetuk pintunya, tidak ada jawaban, iblis itu mengetuk pintunya lagi, tidak ada jawaban.
"halo, ini kakak apa kau ada di dalam?".
iblis itu menunggu di depan pintu sampai tertidur, malam hari pun tiba iblis itu terbangun dari tidurnya.
"ah sial aku tertidur, apa dia belum membuka pintunya".
iblis itu berdiri lalu berjalan menuju pintu dan mengetuk pintunya, tiba-tiba iblis itu mendengar suara yang sangat ramai lalu menempelkan telinganya ke pintu tersebut.
ia mendengar suara yang sangat ramai saking ramai nya mereka sampai membuat pembatas suara.
"jadi ini penyebab suara ketukan pintu tidak terdengar ya, hmm... aku buka pintunya saja kah? aku buka saja lah".
iblis itu membuka pintunya dan melihat banyak sekali iblis yang hadir pada acara pesta tersebut.
terlihat gadis kecil sedang membawa piring lalu melihat kearah pintu
"ah, selamat da... tang?".
gadis iblis kecil tersebut tampak terkejut dan seperti ingin menangis lalu menjatuhkan piring dan pecah, seketika semuanya terkejut dan melihat ke arah gadis tersebut.
air mata pun menetes dan tangisan pun pecah secara perlahan ia berjalan ke iblis itu lalu berlari dan melompat dan memeluknya, suara tangisan yang cukup keras membuat keadaan pesta menjadi hening.
__ADS_1
"kakak aku rindu padamu kak sudah berapa lama kakak tidak pulang".
"maaf, kakak tidak pulang selama 58 tahun kakak sungguh minta maaf".
iblis itu memeluk adiknya dengan perasaan menyesal.
"kakak jahat, kenapa kakak tidak pernah pulang bahkan kakak tidak pernah mengirim surat satupun".
"maafkan kakak... kakak sudah jahat... sudah jangan menangis, ini ada hadiah untuk mu".
iblis itu menurunkan badannya mengambil kado lalu menyerahkan kado hadiahnya.
"ini mungkin tidak seberapa tapi aku yakin kamu pasti bakal suka".
gadis tersebut berhenti menangis lalu mengambil kado hadiah nya.
"ini, untukku?".
kado hadiah dibuka dan terlihat kotak kecil dengan kertas tertuliskan
[hadiah untuk mu ryura]
tutup kotak dibuka dan pita kupu-kupu berwarna biru langit pada malam hari impian gadis itu ada pada kotak kecil itu.
"pita ini... sudah lama aku mencarinya ini untukku?".
iblis itu menganggukkan kepalanya.
"terimakasih kakak".
__ADS_1
gadis tersebut tersenyum lebar
kembali ke masa kini.
"seandainya aku bisa melihat senyuman itu lagi aku rela melakukan apapun demi senyuman itu".
"lalu mengapa kau melakukan ini?".
"adikku sudah dibunuh oleh manusia".
"jadi kamu dendam?".
"ya, aku dendam pada manusia karena mereka selalu seenaknya membunuh tanpa pandang bulu jika aku bisa menghancurkan manusia akan ku lakukan".
"tapi sekarang kamu bisa bertemu dengan adik mu aku yakin adikmu menunggu di sana".
jendral iblis itu tersenyum kecil
"aku ber terimakasih padamu karena telah membunuhku jika berkenan aku memberitahu ".
radi menganggukkan kepalanya
"baiklah aku akan memberitahu... ini belum berakhir".
iblis itu memegang pedang kecil nya lalu menusukkan diri dan akhirnya iblis itu menjadi partikel yang berterbangan secara perlahan dari kaki sampai kepala.
sebelum dirinya menghilang ia memberi tahu namanya.
"ohya aku lupa, nama ku... netera... salam... kenal...".
__ADS_1
"setidaknya kau beritahu lebih awal.. netera".
...arc 1 selesai...