
Hari-hari berlalu begitu dengan cepat dan hari pernikahan Ji Yeon sudah ada di depan mata
"ah oppa aku lupa membeli gaun untuk kepernikahan Ji Yeon...ucapku
"bukankah kita sudah memesannya...ucap Namjoon
"jinjja?eodiso...ucapku
Namjoon mengambil sebuah kotak dari atas lemari
"yeogi...ucap Namjoon sambil memberikannya padaku
"ah kenapa aku bisa melupakannya... ucapku lalu membuka kotak itu
Ini adalah sebuah baju pasangan untukku dan Namjoon
"aku akan pergi mandi...ucap Namjoon
"eung... respon ku sambil mengeluarkan baju
tiba-tiba seseorang membunyikan bel
"ah mungkin itu adalah hadiah Ji Yeon...ucapku
saat aku hendak kebawah tiba-tiba henpon Namjoon berdering aku pun langsung mengambilnya dan itu ternyata dari ibu Namjoon
"Yeoboseyo eomma...ucapku memberi salam
"dimana Namjoon...tanya ibu Namjoon
"dia sedang dikamar mandi ada apa eomma...tanyaku
"ah begini apakah Ji Yeon ada di sana ...tanya ibu Namjoon dengan suara panik
"Ji Yeon ?dia tidak disini bukankah dia berada di tempat penata riasnya...ucapku
"Ya tapi penata riasnya baru saja menghubungi kami kalau Ji Yeon belum juga tiba disana...ucap Ibu Namjoon
"apa eomma sudah menghubungi Ji Yeon...tanyaku mulai khawatir
"Nee kami semua sudah menghubunginya tapi dia tidak menjawab satupun dari kami...ucap ibu Namjoon
"Nuguya?...ucap Namjoon yang keluar dari kamar mandi
"eomma katanya Ji Yeon belum tiba di tempat penata riasnya dan pernikahannya beberapa jam lagi...ucapku
Aku pun memberikan henpon kepada Namjoon dan bel terus berbunyi
"aku akan pergi membuka pintu dulu...ucapku lalu meninggalkan kamar
Setelah sampai dibawah aku pun langsung membuka pintu
"Eonni...ucap Ji Yeon
"Ji-Ji Yeon...ucapku terkejut
aku pun langsung membawa masuk Ji Yeon yang tampak kacau
aku membawa Ji Yeon duduk di sofa
__ADS_1
"eo-eonni apa aku boleh meminta segelas air...ucapnya lemah
"te-tentu eonni akan mengambilkannya...ucapku segera pergi mengambil air
Aku memberikan air kepada Ji Yeon,dia pun langsung meminumnya,dia kelihatan sangat kacau aku tidak berani bertanya padanya
"ada apa dengannya,aku harus memanggil Namjoon...batinku
Saat aku hendak berdiri Namjoon ternyata sudah turun
"Chagiya aku akan pergi mencari Ji Yeon...ucap Namjoon
"oppa Ji Yeon disini...ucapku
Namjoon melihatku dengan heran dan melihat seseorang yang sedang duduk di sofa
"Yaaa apa yang kau lakukan disini...tanya Namjoon
tapi Ji Yeon hanya terus tertunduk tidak mengatakan apa-apa
aku menenagkan Namjoon agar tidak mengeraskan suaranya
"eonni aku tidak bisa menikah...ucap Ji Yeon
"mweo?...ucapku terkejut
"Yaa jangan bercanda seperti itu...ucap Namjoon
"aku tidak bercanda sepupu ...ucap Ji Yeon memperjelas
"ada apa Ji Yeon kau bisa bilang kepada eonni...ucapku sambil jongkok didepan Ji Yeon
"hiks..hiks..hiks eonni eottokoe...ucap Ji Yeon sambil menangis
Aku dan Namjoon masih bingung sedangkan Ji Yeon terus menangis dipelukanku
"apa yang terjadi kau bisa ceritakan kepada eonni...ucapku sambil menenangkan Ji Yeon
"pa-padahal me-mereka adalah teman baikku tapi kenapa mereka bisa melakukan hal seperti itu hiks..hisk..hisk...ucap Ji Yeon
"Nuguya?...ucapku
tetapi Ji Yeon hanya terus menangis,aku pun memutuskan untuk membiarkannya tenang dulu sebelum bertanya padanya
Saat Ji Yeon sudah mulai tenang aku pun memberanikan diri untuk bertanya padanya
"apa kau sudah bisa menceritakan apa yang terjadi...tanyaku
Ji Yeon hanya mengangguk-ngangukkan kepalanya
aku dan Namjoon pun menunggu Ji Yeon berbicara
"sebenarnya saat aku menuju ketempat penata riasku So Ra tiba-tiba meneleponku...
satu Jam sebelum kejadian
"ugh kenapa So Ra menelpon apa dia sudah tiba disana...ucap Ji Yeon sambil mengangkat panggilan dari So Ra
"oh So Ra ada apa?...tanya Ji Yeon
__ADS_1
"Hiks...hiks..hiks Ji Yeon Mianhae...ucap So Ra sambil menangis
"ugh apa kau menangis?wae?...tanya Ji Yeon mulai khawatir
"JiJi Mianhae....ucap So Ra sambil terus menangis
"Yaaa apa ada masalah, beritahu aku...ucap Ji Yeon
Tapi So Ra hanya terus menangis dan mengatakan maaf berulangkali
"tunggu aku ,aku akan kesana ...ucap Ji Yeon
Ji Yeon pun memberitahukan sopirnya agar pergi ketempat So Ra berada
Tak lama kemudian Ji Yeon pun tiba di tempat So Ra
terdengar dari dalam So Ra dan Bo Ra sedang bertengkar
"Yaa apa yang kau lakukan,kenapa kau tega melakukan itu kepada JiJi...ucap Bo Ra kesal
"aku juga tidak ingin melakukannya,tapi jika aku tidak melakukannya hidup JiJi akan sengsara...ucap So Ra sambil terus menangis
"padahal ini adalah hari pernikahannya tapi kau...ucap Bo Ra semakin kesal
Ji Yeon pun langsung masuk kedalam dan langsung menghampiri So Ra yang menangis
"Yaa ada apa ini...tanya Ji Yeon sambil menenangkan So Ra
"JiJi kenapa kau ada disini... tanya Bo Ra
"Yaa apa kalian bertengkar lagi,aku tau pertengkaran antara saudara itu wajar tapi jangan sampai melewati batas...ucap Ji Yeon
"JiJi kau seharusnya tidak disini,kau seharusnya sudah bersiap-siap untuk pernikahan mu....ucap Bo Ra
So Ra yang mendengar itu langsung memegang erat tangan Ji Yeon
Ji Yeon yang sudah menyadari bahwa So Ra tidak ingin kalau dirinya pergi
"Gweanchana aku tidak akan pergi sampai kalian berdua baikan...ucap Ji Yeon menenangkan So Ra
"Bo Ra tolong katakan dengan jujur apa yang terjadi...ucap Ji Yeon
"JiJi kau harus cepat pergi dari sini kalau tidak kau bisa terlambat kepernikahan mu...ucap Bo Ra
Tiba-tiba So Ra langsung menjatuhkan dirinya di memohon maaf kepada Ji Yeon
"JiJi Mianhae jeongmal Mianhaeyo hiks..hiks..hiks...ucap So Ra sambil terus menggosokkan kedua telapak tangannya
Ji Yeon yang masih bingung hanya bisa terdiam karena belum tau apa yang sebenarnya terjadi antara So Ra dan Bo Ra
"yaa berdiri kenapa kau melakukan ini...ucap Ji Yeon sambil membantu So Ra berdiri
tetapi So Ra hanya terus meminta maaf kepada Ji Yeon
"YAAAA sebenarnya apa yang terjadi disini...ucap Ji Yeon meninggikan suaranya
Bo Ra pun membuka mulut karena belum pernah melihat Ji Yeon sekesal ini
"Se-sebenarnya So Ra sedang hamil...ucap Bo Ra dengan gugup
__ADS_1
"Mweo!!!!!…...ucap Ji Yeon sambil melotot karena tak percaya apa yang dia dengarnya