
"apa yang dikatakan Bo Ra itu benar?...tanya Ji Yeon
tetapi So Ra hanya terus menangis tidak menjawab pertanyaan Ji Yeon
"So Ra lihat aku katakan kalau Bo Ra hanya bercanda...tanya Ji Yeon memegang kedua bahu So Ra
"hiks..hiks.. Mianhae...ucap So Ra sambil menangis
"yaa berhenti menangis...ucap Ji Yeon
"tidak apa-apa, katakan siapa laki-laki itu aku akan memastikan dia bertanggung jawab padamu...ucap Ji Yeon menenangkan So Ra
Tangisan So Ra makin menjadi saat mendengar perkataan Ji Yeon
"wae?ada apa?...ucap Ji Yeon kebingungan
"JiJi sebenarnya laki-laki itu ..ucap Bo Ra ragu-ragu
"nugu?...tanya Ji Yeon
So Ra melihat kearah Bo Ra dan menggelengkan kepalanya agar Bo Ra tidak memberi tau Ji Yeon yang sebenarnya
tetapi Bo Ra tidak menghiraukan So Ra ,Bo Ra sudah bertekad untuk memberitahu yang sebenarnya kepada Ji Yeon ,Bo Ra pikir ini yang terbaik untuk So Ra dan Ji Yeon
"Jiji appa dari anak yang dikandung So Ra itu adalah.....ucap Bo ra sambil melihat ke arah So Ra ,lalu melanjutkan perkataannya
"Baekhyun,calon suamimu....ucap Bo ra
Ji Yeon terdiam sejenak setelah mendengar apa yang Bo Ra katakan
"morago?appa anak yang di kandung So Ra adalah Baekhyun...tanya balik Ji Yeon
Bo Ra hanya mengangguk untuk mengiyakan pertanyaan Ji Yeon
Ji Yeon sangat shock sampai-sampai dia tidak bisa mengimbangi dirinya dan hampir terjatuh
tiba-tiba So Ra langsung berlari dan berlutut dihadapan Ji Yeon sambil meminta maaf
"JiJi aku salah,aku minta maaf ,tolong maafkan aku ,a-aku akan menghilangkan anak ini dan kau bisa melanjutkan pernikahan mu dengan Baekhyun...ucapnya sambil terisak-isak
"apa kau gila...ucap Ji Yeon sambil mendorong So Ra
"bagaimana bisa kau mengatakan hal seperti itu,itu sama saja kau menjadi seorang pembunuh padahal dia tidak salah tapi kenapa kau malah ingin melenyapkannya...ucap Ji Yeon dengan amarah
"hiks...hiks aku benar-benar minta maaf JiJi...ucap So Ra
"Berhenti memanggilku JiJi kau membuatku mual,dan apa kau bilang melanjutkan pernikahanku dengan sih breng*sek yang telah menghamili sahabat ku sendiri,apa kau menganggap ku serendah itu...ucap Ji Yeon
__ADS_1
"a-aniyo aku tidak bermaksud seperti itu,aku hanya berpikir kau sangat men....
"dakcho(tutup mulutmu)aku tidak mau mendengar apa pun dari mulutmu dan sekarang atau selamnya kau bukan siapa-siapa ku lagi...ucap Ji Yeon
"JiJi tunggu sebentar...halang Bo Ra
"kau juga jangan memanggilku seperti itu seolah-olah kita ini dekat ,aku kecewa padamu dan pada dia...ucap Ji Yeon lalu meninggalkan Bo Ra dan So Ra
Back
"bagiamana bisa...Namjoon...ucapku sambil melihat Namjoon
"kurang ajar,dimana laki-laki itu sekarang...ucap Namjoon marah
"tidak perlu kakak sepupu,aku cukup tidak hadir saja agar pernikahan itu tidak bisa dilaksanakan...ucap Ji Yeon pasrah
"bodoh,jika kau tidak hadir kau yang disalahkan oleh semua orang karena tidak hadir disana,semua orang akan mengira bahwa kau adalah sumber masalah ini terjadi ,kau harus hadir dan menjelaskan pada semua orang tentang sifat busuk laki-laki itu...ucap Namjoon
"Ji Yeon yang dikatakan Namjoon itu benar ,kau sendiri yang harus menjelaskan semua ini...ucapku menyakinkan Ji Yeon
"baiklah kakak ipar aku akan hadir...ucap Ji Yeon
"kami akan pergi bersamamu...ucapku
kami pun segera naik ke mobil dan menuju gedung resepsi
Kami pun tiba di gedung resepsi,semua orang terkejut melihat Ji Yeon datang hanya mengenakan pakaian biasa bukannya gaun pengantinnya
ibu Ji Yeon langsung menghampiri Ji Yeon
"Yaa kenapa kau datang seperti ini,dimana gaun pengantinmu...tanya ibu Ji Yeon
"eomma ,naneun tidak ingin menikah...ucap Ji Yeon
Sontak semua orang yang berada disana terkejut mendengar perkataan Ji Yeon
"apa yang kau katakan ...tanya ibu Ji Yeon
"Yaa JiJi apa kau sedang bercanda jika benar bercandaan mu kelewatan hahaha...ucap salah satu teman MMA Ji Yeon
"aku tidak bercanda,aku benar-benar ingin membatalkan pernikahan ini...ucap Ji Yeon
Plakkk
bunyi tamparan yang begitu kerasa memecah keheningan
"apa kau ingin mempermalukan ibu dan bibimu disini...ucap Ibu Ji Yeon kesal
__ADS_1
"imo(bibi)apa yang kau lakukan...ucap Namjoon
aku pun langsung menghampiri Ji Yeon
"gweanchana...sambil mengusap-usap pipi Ji Yeon yang baru saja di tampar
"lepaskan di kau tidak perlu ikut campur...ucap ibu Ji Yeon sambil mendorong ku
Untung saja Namjoon sigap menangkapku
"gweanchana...tanya Namjoon
"eung.. ucapku sedikit terkejut
"YAAAAA
terikan Namjoon membuat semua orang terdiam
"apa imo baru saja mendorong anae (istri)ku...tanya Namjoon kesal
"oppa gweanchana...ucapku menenagkan Namjoon
"kau berani membentak imo mu karena perempuan itu...ucap ibu Ji Yeon tak terima
"kau bilang perempuan itu? perempuan itu adalah istriku ,istri dari Kim Namjoon...ucap Namjoon semakin kesal
"eonni apa yang kau bicarakan dia adalah menantuku...ucap ibu Namjoon
"bagaiman bisa kau memilih menantu yang tidak memiliki asal usul yang pasti...ucap Ibu Ji Yeon terus merendahkan ku
"imo(bibi) kenapa tiba-tiba membahas asal usulku apa imo belum bisa menerimaku...tanyaku sambil menahan air mata
"sejak kapan aku menerima mu sebagai keluarga,kau hanya orang biasa yang beruntung dicintai oleh ponakan ku,dan karena pengaruh burukmu ponakanku dan bahkan putriku sendiri berani membentakku....ucap Ibu Ji Yeon
"Ini pasti karena kamu mengatakan yang tidak-tidak pada Ji Yeon sampai-sampai Ji Yeon ingin membatalkan pernikahannya kan...ucap Ibu Ji Yeon semakin melunjak
"Cukup berani sekali kau mempermalukan menantuku didepanku...ucap Ibu Namjoon kesal
"Lihat bahkan adikku sendiri sudah mulai menantangku...ucap Ibu Ji Yeon
"IMONI......
"ada apa kau ingin memukul bibimu ini hanya karena wanita yang tidak tau asal usulnya dari mana ...ucap Ibu Ji Yeon
aku menggenggam tangan Namjoon dengan erat ,dia pun melihatku,dan aku hanya tersenyum sebagai tanda aku tidak apa-apa
"Kau tau wanita ini sudah mempengaruhi keluarga kita dengan hadirnya disini jika saja dia tidak pernah muncul dalam keluarga ini mungkin Ji Yeon tidak akan membatalkan per.......
__ADS_1
"EOMMA KHEMANHE ...teriak Ji Yeon