
jam sudah menunjukkan pukul 1:30pm dan dia belum kembali juga "haa kenapa pertemuannya sangat lama....pikirku ,aku sudah bosan menunggu dia kembali padahal aku yang tadi bersikeras menyuruhnya untuk menghadiri pertemuan itu tetapi aku malah sudah merindukan kehadirannya ,padahal aku sudah selesai menyiapkan sesuatu untuknya "haaa kenapa dia sangat lama,apa dia tidak ingat pulang...ucapku mulai kesal menunggu ,Tak lama seseorang memencet bel "ah itu pasti dia...gumamku langsung berlari untuk membuka pintu dan sesuai dugaan ku itu memang dia ,aku langsung menyambutnya dengan pelukan hangat "kenapa kau sangat lama...tanya ku sambil melihatnya "haha bukankah beberapa jam yang lalu seseorang terus menyuruhku menghadiri pertemuan itu...ejeknya "ya tapi kupikir itu akan sangat cepat tapi itu sangat lama aku sudah bosan disini sendirian ....ucapku "haha apa kau merindukan Nampyeonmu ini....ucapnya sambil mencium bibirku "apa yang kau lakukan kita masih ada didepan pintu bagaimana jika bodyguard mu melihat kita...ucapku sambil mendorongnya "memang kenapa jika mereka melihat kita lagi pula kita sudah menikah bukan...ucapnya terus menggodaku "Yaa sejak kapan Seorang Kim Namjoon ini kehilangan rasa malunya...ucapku "Sejak aku mengenalmu...jawabnya "mweo?apa maksudmu ....ucapku "hahah aku hanya bercanda ayo masuk...ucapnya sambil menggendong ku masuk "Yaaa apa yang kau lakukan aku bisa berjalan sendiri...ucapku "aku akan meminta hadiahku....ucapnya menggendongku naik kekamar "Yaa Namjoon turunkan aku....rontakku ,setelah tiba dikamar dia pun langsung menurunkanku ,lalu mulai menciumku lagi "jadi apa yang ingin kau berikan...tanyanya dengan manja "yang ingin ku berikan ada dibawah kenapa kau malah membawaku kesini ...ucapku "a-apa kau ingin melakukannya dibawah...tanya Namjoon sedikit syok "tentu saja kenapa aku harus melakukannya disini...jawabku,aku tidak mengerti apa yang ada dipikiran Namjoon tapi sepertinya Namjoon dan aku tidak memiliki pemikiran yang sama "kajja aku akan memperlihatkan mu...ucapku "chagiya jankamman(sebentar) bagaiman kita bisa melakukan itu dibawah...tanyanya "kenapa tidak bisa,apa aku harus memasak disini,ada apa denganmu....ucapku "me-memasak katamu...ucapnya "eung ,aku sudah menyiapkan makanan enak untukmu,kajja...ucapku sambil turun duluan meninggalkan Namjoon "haa ternyata dia memberiku makanan ku pikir dia akan memberiku sesuatu seperti....ucapnya kecewa,dia pun mengikutiku dengan sedikit kecewa ,kami pun tiba di meja makan "taraa aku membuatkan semua makanan kesukaan mu...ucapku ,tetapi dia hanya melihatnya tanpa ekspresi "waeyo?apa kau tidak suka?...tanyaku "a-ainyo,tentu saja aku menyukainya ini semua makanan kesukaanku...ucapnya memaksa senyum "benarkan,kau pasti akan senang ,untung saja aku mempunyai ide untuk memasak semua makanan kesukaanmu...ucapku senang "eung untung saja...ucapnya tidak bersemangat "waeyo?kenapa kau seperti tidak mengharapkan ini?...tanyaku "eumm aniyo tentu saja aku mengharapkan ini ,aku bisa memakan semua makanan kesukaanku dan yang membuatnya adalah anae(istri)ku...ucapnya "benarkah!kalau begitu aku akan terus memasak makan yang kamu sukai kau tinggal bilang saja apa yang ingin kau makan....tawarku "Nee gomawo chagiya.... ucapnya ,kami pun segera makan ,setelah selesai makan dia membantuku untuk membersihkan meja makan ,setelah selesai membersihkan dapur kami pun keruang tamu untuk menonton sesuatu "chagiya bagaimana dengan pertemuan tadi...tanyaku penasaran "eumm seperti pertemuan biasa saja...jawabnya tanpa melihatku "Jinjja,apa tidak ada yang menarik...tanyaku lagi "aniyo kami hanya membicarakan sesuatu dan bercanda seperti biasanya....jawabnya tanpa ekspresi "hemm chagiya apa kau sedang marah...tanyaku "aniyo,kenapa aku harus marah...ucapnya "khojimal aku tau kau sedang marah....ucapku meintrogasi "aniyo kenapa aku harus marah kepadamu...ucapnya "o kau marah padaku...tanyaku "a-ani...ucapnya singkat "Yaa Kim Namjoon katakan yang sebenarnya...ucapku sambil memaksanya menatapku ,tanpa berkata-kata dia langsung memelukku "Mianhae ,aku sedikit kesal karena tidak mendapatkan apa yang ku inginkan...ucapnya "apa aku memberimu sesuatu yang tidak kamu harapkan...tanyaku "tentu saja tidak tapi aku pikir kau akan memberikan sesuatu yang lebih berarti buatku tapi ternyata cuma aku yang memikirkan itu mianhae....ucapnya masih memelukku "Yaa jadi maksudmu aku membuatkan makanan kesukaanmu itu semua tidak ada artinya....tanyaku sambil melepas pelukannya "a-aniyo aku tidak pernah mengatakan itu...jawabnya "tapi itu maksud dari perkataanmu bukan....tanyaku "tentu saja bukan chagiya....ucapnya "jadi dari tadi kau mengabaikan ku karena kau sedang kesal atas apa yang ku berikan padamu....tanyaku "aniyo,aku tidak bermaksud seperti itu...ucapnya,aku langsung memeluknya karena terus memasang muka yang menyedihkan "wae nampyeonku ini sangat menggemaskan ,padahal sebelum menikah dia terus terlihat berkarisma didepan semua orang tetapi kenapa didepanku dia seperti seorang yang butuh kasih sayang .....ejekku "Yaaa jangan berkata seperti itu padaku....tolaknya "waeyo kau memang sekarang seperti seseorang yang membutuhkan kasih sayang....ejekku "Yaa berhenti mengejekku....ucapnya "waeyo itu adalah kenyataan....ucapku terus mengejeknya "aku sudah memperingatimu....ucapnya kemudian mulai menggelitikku "hahaha yaaa berhenti jangan itu geli hahah....ucapku "ini adalah hukuman....ucapnya sambil terus menggelitik ku "hahaha oke mianhae,berhenti sekarang...ucapku tak tahan ,aku berbaring di sofa karena lelah tertawa lalu menariknya kearahku dan melingkarkan tanganku di lehernya "jadi chagiya apa yang kau inginkan,apa kau ingin pergi berbulan madu...tanyaku menyenangkannya "apa kau ingin pergi...tanyanya semangat "tentu saja jika itu yang diinginkan Nampyeonku... jawabku "baiklah mari berangkat besok...ucapnya senang