
waktupun terus berlalu dan hari pernikahanpun tinggal satu hari lagi, dan saat ini di neraka sedang mempersiapkan acara pernikahan yang sangat mewah. sedangkan jia hanya bisa melihat dan mencoba pakaian pengantinnya.
"nyoya ini pakaian pengantin anda, silahkan anda coba pakai" ucap pelayan itu.
"kenapa pakaian pengantinnya baru siap sekarang?" ucap jia.
"itu karena pakaian ini di rancang secara kehusus dan mengikuti keinginan anda dan yang mulia raja" ucap pelayan itu.
"ternyata begitu" ucap jia.
lalu jiapun mengganti pakaiannya dengan gaun itu, walau jia agak kesulitan saat memakainya karena memiliki dua hinga tiga lapis dan juga memiliki bagian belakang yang menjuntai yang panjang. dan yang paling lama adalah hiasan kepala karena harus menata rambut dan memasang perhiasan.
setelah satu jam kemudian merekapun selesai dan disaat bersamaan raja neraka datang menemui jia.
"salam yang mulia raja" ucap pelayan.
"salam yang mulia" ucap jia.
__ADS_1
"bagai mana kau menyukainya jia" ucap raja neraka.
"saya menyukainya yang mulia" ucap jia.
"baguslah kalau kau menyukainya, oh ya setelah kau berganti pakaian temui aku di danau waktu itu ada yang ingin kubucarakan" ucap raja neraka.
"baik yang mulia" ucap jia.
jiapun dibantu oleh para pelayan untuk berganti pakaian dan setelah selesai jia pergi ke tempat yang telah ditentukan, setibanya disana jia melihat raja neraka sedang memandang danau dari paviliun yang leteknya di tengah danau.
semenjak tingal dan sering bertemu dngan raja neraka itu jia tidak lagi merasa takut ataupun gugup melainkan ia mulai merasa bahwa raja neraka itu tampan dan tanpak bagai lukusan yang sangat indah, bahkan secara diam diam jia mulai merasakan rasa suka padanya.
"salam yang mulia" ucap jia.
"sebenarnya apa yang ingipin anda bicarakan kepada saya yang mulia" ucap jia.
"jia bisa kah kau berhenti memanggilku ( yang mulia ), lagipula kita akan segera menikah" ucap raja neraka.
__ADS_1
"lalu saya harus memanggil anda dengan nama apa?" ucap jia.
"terserah kau saja, lagipula selama kau yang memberikannya aku tidak keberatan." ucap raja neraka.
"baiklah akan saya memikirkannya, tapi apa tujuan anda memanggil saya kemari?" ucap jia
lalu raja meraka mengeluatkan kalung giok dan sebuah mutiara merah, jiapun menerimanya walau jia tidak tahu untuk apa itu.
"kau pakailah kalaung giok ini kemanapun kau pergi dan makanlah mutiara merah ini" ucap raja neraka.
"apa memakan mutiara merah ini" ucap jia dengan heran.
"aku tidak bisa menjelaskan secara rinci tapi mutiara ini adalah mutiara pelindung sekaligus penghubung antara kita berdua, setelah kau memakannya mutiara ini akan secara alami menyatu dengan tubuhmu dan tidak akan bisa di keluatkan lagi" ucap raja neraka.
"lalu giok ini untukm apa?" ucap jia.
" kalung giok itu berpungsi sebagai penghubung dua dimensi, jadi saat kau ingin ke bumi kau hanya perlu menutup mata dan bayangkan tempat yang ingin kau tuju di bumi setelah itu buka matamu dan akan muncul sebuah pintu dan kau haya perlu masuk kesana, lalu saat kau ingin ke neraka kau hanya perlu melakukan hal yang sama" ucap raja neraka.
__ADS_1
"ternyata begitu" ucap jia.
lalu jiapun memakan mutiara itu dan memakai kalung giok itu jiga dan setelah itu raja neraka mengantar jia kembali kekamarnya.