Kekejaman Seorang Laki Laki

Kekejaman Seorang Laki Laki
Aku hamil.


__ADS_3

Mas, kita kapan pulang ke kampungku aku kangen dengan orang tua dan saudara saudariku.


' Denis kaget mendengar ucapan Mita karena selama ini Mita tak pernah bicara tentang orang tua dan keluarganya".


Ya nanti kita atur wakrunya, tapi untuk beberapa bulan ka depan sepertinya belum bisa. Banyak hal yang harus saya urus di kantor.Kamu yang sabar ya sayang...


" Mas berangkat ke kantor dulu ya,


Sebentar mas, sarapan dulu ini udah saya siapkan sarapan.


"Gimana enak kan mas???


ya...enak....


Tiba di kantor Denis sudah ditunggui sekretarisnya dari satu jam yang lalu.


selamat pagi pak....


ya pagi, jawab Denis sambil berjalan ke ruangannya.


Apa agenda kita hari ini pak?


Hari ini bapak ada rapat dengan pihak perusahaan asing jam 9.00 WIB.


Baik, sudah anda persiapkan semua hal hal yang berhubungan dengan agenda rapat tersebut?


Sudah pak...


baik anda boleh keluar....


Di ruangannya Denis mengingat semua tentang hal hal yang terjadi dalam kehidupannya beberapa tahun terakhir.


Rapat berakhir jam 12.00 WIB Denispun pulang, di tengah jalan Denis singgah di sebuah mall.Ia membeli beberapa hadiah untuk Mita.


Sementara Mita sudah menyelesaikan tugasnya sebagai ibu rumah tangga.mulai dari memasak, mencuci, memasak, hinggga bersih bersih rumah.


Karena merasa lelah setelah mengerjakan semuanya dia tertidur di sofa.


Denis tiba di rumah, langsung menggendong Mita ke kamar agar bisa istirahat lebih tenang.


Ia memandangj wajah istrinya, ia melihat raut wajahnya yang kelihatan lelah dan wajahnya yang terlihat kusut.


Denis berjalan disekeliling rumahnya, semua tertata rapi san bersih.Ketika dia ke dapur ia melihat masakan sudah terhidang di meja makan.


baru dia menyadari kalau istrinya yang mengerjakan semua itu setiap harinya. kemudian dia menelepon sekretarisnya.


" Hallo pak ...


ia pak, ada yang bisa saya bantu?


Tolong pak carikan pembantu untuk kerja di rumah kalau bisa mulai hari ini.


siap pak saya akan usahakan.


Denis kembali ke kamar, Mita belum juga bangun, tapi karena jam makan siang sudah tiba Denispun membangunkan Mita.


Yang...bangun kita makan dulu yo...


Mita langsung terbangun" Mas...mas sudah pulangkah? maaf mas saya ketiduran.Tapi kenapa saya ada di sini, perasaan tadi saya tidur di sofa.


Ia.....saya tadi yang menggendongmu ke kamar habis mas lihat tadi kamu enak benar tidurnya.


Kecapean ya...


Sini mas urut..(rayu Denis membuat mita tersenyum behagia).


"Ayo yannk kita makan ...


Mas udah lapar nih....


sare harinya mereka kedatangan tamu ....


Pak, ada tamu lapor satpam di rumahnya.


siapa? tanya Denis


Saya ga kenal pak, tapi dia bilang disuruh sekretaris Bapak.

__ADS_1


suruh ja masuk....


Nisa.....gadis periang cantik yang terpilih jadi pembantu setelah melakukan beberapa tahap seleksi.


" Selamat sore pak, bu, kenalkan saya Nisa mulai hari ini saya ditugaskan menjadi pembantu di sini....ucap Nisa sedikit takut.


ia...selamat sore....


Ayo ...mari masuk ujar Mita dan menunjukkan kamarnya.


" mulai hari ini kamu tinggal di sini kalau ada yang perlu ditanyakan jangan sungkan.


" Ya bu, terima kasih bu.....


Mita mendatangi suaminya di teras dan kembali ngobrol.Banyak hal yang mereka bicarakan.


Mas, gimana kabar di kantor semua baik bsik saja kan mas?


Syukurlah semua berjalan lancar.....


Oh ya, besok saya ada tugas luar daerah selama seminggu. Nanti kalau ada yang perlu hubungi saya ya....


Ya mas.


Keesokan harinya Denis berangkat dan Mita mengantarnya sampai ke bandara.


" Hati hati yaa mas...ntar kalau sudah sampai di tujuan langsung kabari ya mas...


Ya.....


Ntah apa yang membuat Denis tiba tiba merasa berat untuk meninggalkan Mita..tapi demi tugas dan tanggung jawab ia terpaksa berangkat.


Setiba di tujuan Denis langsung menelepon Mita.


" hallo yank....


Ya mas, gimana perjalanannya lancar ja kan mas?


ya, lancar sekarang saya sudah di hotel.


Ya mas.....


saya tutup teleponnya ya mas....


Mas, jangan lupa makan teratur ya.....


ia, kamu juga ya jangan terlalu lelah suruh Nisa ja ngerjain tugas di rumah.


ya mas....


Tiga hari sejak kepergian Denis, Mita merasa kurang enak badan, ia meriang panas dingin, mual mual dan tak selera makan. Tidak mau membuat Denis cemas, pada akhirnya ia minta tolong ama supir untuk diantar ke Rumah sakit.


Setelah diperiksa oleh Dokter,


" Selamat ya, ibu hasilnya positif dan usia kehamilan ibu sudah dua minggu".


benarkah bu? ( Mita sangat senang, setelah menunggu beberapa bulan akhirnya ia hamil).


Terima kasih banyak Dok.....


ini ada vitamin untuk ibu komsumsi.diminum teratur ya bu....


kalau ada keluhan nantinya silahkan ibu datang kapanpun akan saya layani.


"Terima kasih Dok, kalau begitu saya permisi Dok".


Ia silahkan bu, banyak istirahat di rumah...


Hampir setiap pagi Mita muntah muntah, makanpun tidak selera.


(entah karena apa Denispun tidak karuan ia selalu gelisah ingin rasanya ia pulang saat itu juga tapi keesokan harinya ia masih ada rapat penting dengan salah satu direktur perusahaan).


Empat hari di luar kota Denis sudah melakukan beberapa kali rapat dan pertemuan.


Tibalah waktunya, iapun pulang dengan menaiki pesawat penerbangan pertama.


Saat tiba di rumah pukul 6.00 pagi, ia langsung ke kamar mendatangi istrinya tapi tidak ditemukannya.

__ADS_1


" Sayang.....yang...Denis mencari sekeliling rumah tapi ia tak melihatnya.Di dapur ia hanya melihat Nisa pembantu mereka.


Nisa, ibu mana? tanya Denis mulai cemas.


Ibu di Rumah sakit pak....


Denis langsung menelepon sekretaris pribadinya.


Halo pak.. sekarang juga datang ke rumah antar saya ke Rumah sakit.


s s iapa yang sakit pak ?


ga usah pura pura tidak tau.cepat saya tunggu di rumah.(Denis sangat marah karena tidak diberitahu soal Mita masuk Rumah sakit ia sangat takut dan cemas).


B..ba..baik pak....


Tidak sampai 30 menit si sekretaris pribadi sudah tiba.


Merekapun langsung berangkat ke Rumah sakit


Tiba di Rumah sakit Denis langsung menuju ruangan Mita.saat itu Mita sedang tidur.ia mengelus rambutnya dan memcium keningnya dan pada akhirnya ia tertidur.


(keesokan harinya Denis bangun dan merapikan mencari makanan.tak lama berselang dokter datang untuj memeriksa Mita).


" Bagaimana dok, keadaan istri saya?"


" sudah baikan kalau tidak ada keluhan besok sudah boleh pulang.


Terima kasih Dok....


Ya, sama sama pak, nanti kalau ibunya sudah makan Bapak tolong nanti ke ruangan saya.


Baik pak...


Tidak lama setelah Dokter keluar ruangan Mita bangun dan kaget melihat ada suaminya di depannya.


" Mm mas....kapan datang?


Tadi malam....


Kita makan dulu ya...


(Denispun menyuapi Mita makan).


Mas, aku ga papa kok,


Kenapa sampai masuk Rumah sakit bagaimana perasaanmu? ada yang sakit?


Ga papa mas....( Sambil tersenyum senang. tentu hal itu membuat Denis penasaran)


Mas, aku ga sakit kok, cuma kecapean aja...


Mas....hm....( mita tidak melanjutkan perkataannya dan diam sejenak),


Mas, aku hamil.......


Denis sangat senang mendengarnya hingga tanpaa disadarinya ia melompat kegirangan).


Benarkah?.....terima kasih ya sayang.


ya....


lagi lagi Mita mengalami hal yang sama baru selesai makan ia muntah .....


Dengan sigap Denis membersihkan dan merapikan tempat tidur hingga Mita tidur dengan pulas.Kesempatan itu dilakukan Denis untuk menemui Dokter.


Selamat siang Dok,


ia siang juga pak...sikahkan duduk.


Bagaimana keadaan istri dan kandungannya istri saya Dok?


sebenarnya tidak ada yang perlu dikwatirkan...biasa karena masih trisemester pertama tapi pesan saya makanan harus diperhatikan dan banyak istirahat.


nanti akan saya buatkan resep.


baik, terima kasih Dok.....

__ADS_1


__ADS_2