
Satu bulan telah berlalu sejak masalah proyek yang gagal, dimana hal itu membuat perusahaan Denis mengalami masalah keuangan.Denis mencoba mencari berbagai cara untuk memyelesaikan masalah.Dia telah menjual berbagai harta milik pribadi, mulai dari rumah, mobil, cafe dan lainnya tapi itu semua belum bisa menutupi kerugian.Ditambah lagi masalah gaji pegawai untuk satu bulan entah dariman lagi mencarinya.
Pagi itu seperti biasa Denis berangkat ke kantor di tengah jalan ia tak sengaja menabrak orang.
"Bagaimana ini???
Denis bingung antara menolong ..atau meninggalkannya...namun pada akhirnya ia menolong dan ia sedikit terkejut melihat wanita yang ditabraknya itu .( Denis merasa seperti mengenal wanita itu tapi kapan atau dimana ia lupa).
Denis membawanya ke rumah sakit terdekat. Wanita itu masih pingsan saat tiba di Rumah sakit.Denis menunggu kurang lebih 2 jam dan pada akhirnya ia sadar.
Syukurlah mba sudah sadar, ucap Denis lega.
kenapa saya ada di sini? tanya wanita itu saat bangun.
Maaf mba tadi saya tidak sengaja menabrak mba. kata dokter mba ga mengalami luka serius dan sudah bisa pulang hari ini juga.mba tinggal dimana biar saya antar.
tidak apa apa mas, saya bisa pulang sendiri.
maaf mba boleh nanya, nama mba siapa ya?
oh ia kenalkan, saya Rena
Denis...
Rena menghubungi supirnya, tapi tidak nyambung..
gimana mba, bisa dihubungi lah...kalau memang tidak bisa dihubungi biar saya antar mba...
baiklah mas...
Denispun mengantar Rena ke rumahnya.
mas, singgah dulu ...minum kopi atau teh...
Denis tidak bisa menolak dan merekapun minum bersama dan banyak hal yang mereka bicarakan.
Mas, kerja dimana?
saya kerja di persahaan dan mba sendiri kerja dimana?
Oh ya ngomong - ngomong suami mba dimana?
saya ...sudah cerai
maaf mba ...
tidak apa apa mas, kemarin...baru kemarin kami bercerai.
dia selingkuh dengan sekretarisnya.....
kalau mas, gimana ?
Denis terdiam membuat wanita itu penasaran.
kenapa mas, apa sedang ada masalah?
sejujurnya perusahaan saya sedang mengalami krisis keuangan dan kalau bulan ini saya tidak mendapatkan pinjaman maka perusahaan yang saya bangun dengan kerja keras selam beberapa tahun ini akan ditutup.
kenapa bisa mengalami krisis seoerti itu?
proyek yang kami tanda tangani dengan salah satu perusahaan di Surabaya gagal total karena direktur dan manajer perusahaan itu membawa kabur uang kami. dan sampai detik ini kami masih mencari keberadaan mereka.
oh...kalau mas tidak keberatan kebetulan saya ada uang tabungan .
Tapi...saya ga enak mba, kita kan baru kenal
Ya ga papa mas, ini (sambil menyerahkan kartu ATM) di sini ada 200 juta mudah mudahan bisa membantu perusahaan mas.
Baik...terima kasih banyak mba...
( Denis senang menerimanya dengan demikian perusahaanya masih bisa bertahan dan tanpa disadarinya ia memeluk wanita itu).
Maaf...maaf ujar Denis. kemudian Denis meminta no hp wanita itu.
Sejak itu hubungan mereka semakin dekat, karena saling membutuhkan.Hal itu juga mempengaruhi kehidupan rumah tangga Denis.
Keesokan harinya Denis seperti biasa berangkat kerja.Setiba di kantor ia memerintahkan sekretarisnya untuk mempersiapkan rapat.
Rapat dadakan.
__ADS_1
Selamat pagi semua
Denis memulai rapat...
Hari ini kita akan membahas masalah yang terjadi satu bulan terakhir, seperti kita ketahui bersama proyek yang seyogianya mendapat untung yang besar untuk perusahaan, ternyata gagal karena kita ditipu
Hari ini dalam rapat ini saya sampaikan kita....mendapat bantuan sebesar 200 juta dan setelah saya pertimbangkan rasanya cukup untuk menormalkan perusahaan kita.jadi saya minta kepada kita semua yang hadir dalam rapat hari ini...
ayo kita semangat...
optimis....
dan penuh tanggung jawab untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab masing masing.
Tapi untuk pak Gunawan.....tetap cari tahu dalang dari semua ini agar nantinya bisa kita proses lewat jalur hukum.
" siap pak"
Sejak itu Denis bekerja lebih keras agar bisa mengembalikan uang pinjaman dan perusahaan bisa lebih maju lagi.dan tak jarang ia pulang tengah malam bahkan kadang ia tak pulang.
Dua bulan sudah berlalu sejak kejadian itu akhirnya masalah di kantor sudah diatasi.
kring....kringg... terdengar bunyi hp Denis
dan ternyata yang menelpon ialah Rena.....
ia langsung menerima telepon itu, dan memulai percakapan.
" hallo mba... apa kabar ?
baik mas apa apa kabar, gimana masalah perusahaan sudah diatasi...
berkat bantuanmu semua sudah kembali normal .oh ya mengenai uangmu yang kemarin sabar dulu ya....tunggu 2 atau 3 bulan ke depan saya usahakan.
" ia.... santai ja mas....
makasih ya mba...
jangan manggil mba lagi mas panggil namaku aja umur kita kan yang jauh jauh amat.
ya baiklah ...ren...
hemm... boleh mas.. dimana ?
Restoran yang di jalan Sudirnan, disana makanannya enak...
baik mas nanti kita ketemuan di sana aja ya....
ok....
Jam sudah menunjukkan angka lima Denis bersiap siap pulang.....
Pukul 17.30 Denis riba di rumah....
sudah pelang mas...gimana kerja hari ini lancar ja kan mas? tanya Mita pada suaminya.
(Denis tidak menjawabnya dan langsung mandi dan siapa siap untuk berangkat lagi.tentu hal itu menjadi tanda tanya dalam hati Mita).
Mas...mau kemana maka baru pulang ga makan dulu?
Denis hanya diam dan terus menyibukkan diri mulai dari memilih baju, hampirr semua baju dalam lemari dicobanya.dan hal itu makin membuat Mita sangat penasaran dan sakit hati bercampur curiga.
Mas....mau kemana ga biasanya ?
Ada pertemuan malam ini jadi saya harus kelihatan rapi dan berwibawa kamu tenang aja ini untuk perkembangan perusahaan kita.
dah .. mas berangkat ya....
jaga anak anak kita dan ga perlu menunggu saya.mungkin nanti bisa pulang larut jadi saya bawa kunci rumah..
Baik mas....
hati hati ya mas....
Sekitar jam 7 malam Denis sudah tiba ditempat yang sudah disepakati...
15 menit kemudian Rena datang.( malam itu Rena memakai gaun, sepatu higless ia terlihat cantik. yah untuk seorang wanita kaya yang sudah cerai tentu biasa berpenampilan seperti itu. hal itu membuat Denis kagum oleh kecantikan Rena).
" maaf mas saya terlambat tadi ada sedikit macet di jalan".
__ADS_1
ya, ga apa apa lah ...saya juga baru datang ucap Denis.
Kamu cantik malam ini....
ah, biasa aja mas....
Malam itu mereka makan bedua...
nonton berdua hingga lupa pada jati diri masing masing.
Tidak hanya itu, mereka juga tidak lupa ke tempat karoke sambil minum minum.yang pasti malam itu mereka sangat senang.
Denis sudah lupa kodratnya sebagai seorang suami dan seorang ayah.ia mabuk hingga tak sadarkan diri.
Rena mengambil inisiatif membawa Denis ke rumahnya.dan pada akhirnya sesuatu hal yang seharusnya tidak terjadipun, malam itu mereka telah melakukan hubungan yang biasa dilakukan oleh suami istri.
Keesokan paginya Rena bangun terlebih dahulu.mekihat Denis masih tertidur ia pun membuat sarapan untuk mereka.
tak kama kemudian Denispun bangun.
Dia terkejut " saya ada dimana ini? kenapa kamu ada di sini?
Ini rumahku...wajar ding saya berada di sini jawab Rena.
aaa apa? k..k..ke.kenapa saya ada di rumahmu apa yang terjadi?
Tadi malam mas banyak minum hingga tak sadarkan diri. saya tidak tau rumah mas jadinya saya bawa ke sini.
Denis mencoba mengingat kejadian pada malam itu, ia pun tediam .....sebab tadi malam ia telah melakan hal yang seharusnya tidak dilakukan. Rena....
Maaf .... soal tadi malam tapi apa yang terjadi?
Ga apa apa mas.....saya juga salah.
ayo mas, kita sarapan dulu...
(Dalam hati ia merasa hancur karena sudah menghianati isttinya ).
Pagi itu Denis langsung ke perusshaan sedangkan Mita gelisah campur khwatir.
"kenapa mas Denis belum pulang ucapnya dalam hati.
Ia pun menelepon...
" Mas lagi dimana? kok, ga pulang tadi malam???
mas baik baik saja kan.....
saya cemas nungguin mas semalaman.
" Maaf yank, tadi makam diajak teman jalan.mas ga enak menolak sekalian acara syukuran karena masalah perusahaan sudah teratasi.
oh...ya ga papa mas. trus mas sekarang ada dimana?
'Mas sudah di kantor....
Karena senang dengar kabar dari suaminya Mita menghubungi pak Gunawan.
" Hallo pak , apa dimana kabar perusahaan?
Untuk saat ini masih bisa ditangani.tapi....untuk le depannya kita doakan aja supaya lancar.
" Maaf pak Gunanawan, bukannya masalah perusahaan sudah diatasj? dan baru tadi malam dibuat perayaan untuk kesuksesan perisahaan.
Gunawan ...terdiam sejenak , bercampur bingung .
Hallo...halo pak Gunawan. kenapa diam aja? atau jangan jangan...
Ma...maaf bu , ada panggilan penting dari perusahaan.saya tutup dulu teleponnya.
(Mita mulai curiga suaminya dimana akhir akhir ini dia merasa ada yang aneh dan perubahan dari diri suaminya.yang dulunya selalu ingat pulang.....akhir akhir ini ia jarang pulang
yang dulunya tidak begitu memperhatikan penampilan kini setiap kali berangkat ia selaku tampil perfect dan tak lupa pakai parfum.).
Mita tetap sabar dan tetap berfikir positif. Dan setiap kali suaminya pulang ia tak pernah mengeluh dan tak banyak bertanya okeh takut suaminya marah.Hatinya sudah hancur sejak kelahiran anak kedua mereka, ia juga tau kalau suaminya kecewa karena kelahiran anak laki laki yang diinginkan belum lahir.
belum lama ia melahirkan anak kedua mereka suaminya sudah menyuruh dia mengerjakan semua urusan rumah tangga.pembantu yang dulunya ada sudah dipecat suaminya.
Dia juga kini mencurigai suaminya selingkuh karena sebagai seorang wanita pasti bisa merasakannya.tetapi....lagi lagi Mita tetap diam dan bersabar.itu semua ia lakukan semata mata hanya demi kedua anaknya.kalau bukan karena itu ia sudah dari dulu pergi.ia menyadari perubahan suaminya sejak kelahiran anak ke dua mereka.
__ADS_1