Kekuatan Dalam Bayangan

Kekuatan Dalam Bayangan
Chapter 3 - Kehancuran Keluarga


__ADS_3

Terlihat seorang bocah lelaki sedang menebang pohon di hutan seorang diri. Dia tidak lain adalah Yuichi yang sudah berusia tujuh tahun.


Yuichi sudah diajari cara menebang pohon sejak usianya enam tahun. Setiap hari Yuichi akan menebang pohon dan menjualnya didesa bawah gunung.


"Aku telah menebang dua batang pohon, aku rasa ini cukup untuk dijadikan kayu bakar dan dijual didesa." ucap Yuichi.


Yuichi kemudian membawa batang kayu yang telah dia potong kecil ke rumahnya yang sedikit jauh.


Yuichi perlu berjalan lebih dari 30 menit untuk sampai di rumahnya. Sepanjang jalan, Yuichi hanya melihat tumpukan salju disekelilingnya kerana saat ini adalah musim salju


"Sejuknya!!! Apakah ini rasanya menjadi anak yang kurang berkemampuan." ucap Yuichi.


Yuichi terus berjalan hingga hampir sampai ke rumahnya. Saat hampir sampai dirumahnya, dia mencium bau darah manusia. Dia juga melihat percikan darah menuju ke rumahnya.


"Darah?!!!" ucap Yuichi.


Yuichi dengan cepat menjatuhkan kayu yang dia tebang dan bergegas ke arah rumahnya. Yuichi bergerak dengan sangat cepat.


Setelah sampai di halaman depan rumah, Yuichi melihat tubuhnya ayahnya berbaring ditanah dengan berlumuran tanah.

__ADS_1


"A-ayah?" ucap Yuichi dengan gugup yang tidak percaya dengan apa yang dia lihat.


Yuichi mengangkat tubuh ayahnya dan menatapnya. Dia menangis kerana tidak menyangka bahwa hidupnya yang tenang akan menjadi bencana seperti ini.


Dia kemudian masuk ke rumah untuk melihat kondisi ibunya. Dia masih berharap bahwa ibunya bauk-baik sahaja. Dia melihat ke seluruh ruangan tetapi tidak menemukan ibnya sehinggalah dia masuk ke atap rumah.


Yuichi melihat tubuh ibunya berlumuran darah. Tangan dan kakinya terputus dari badannya.


"Apa ini?" ucap Yuichi sambil mendekati tubuh ibunya.


Yuichi sedih bercampur marah. Dia tidak bisa tenang seperti waktu dia masih seorang dewa kematian.


Yuichi pergi meninggalkan rumah dan makam menuju ke perdalam hutan untuk melatih dirinya sendiri. Dia bersumpah untuk membunuh pembunuh kedua orang tuanya.


****


"Bagaimana? Kau telah membunuh Yoshito." tanya seorang pria.


"Ya, aku telah membunuhnya. Dia telah kubunuh dan istrinya juga telah kubunuh." jawab seorang wanita yang merupakan seorang pembunuh bayaran.

__ADS_1


"Bagus. Ini adalah bayaranmu." ucap pria itu sambil melemparkan sekantong koin emas.


Wanita itu menerima kantong itu dan menghilang seperti tidak pernah berjumpa dengan pria itu.


"Kau telah mati Yoshito. Aku dapat menerima pedang warisan keluarga kita." ucap pria itu sambil tersenyum jahat.


*****


Yuichi saat ini sedang berjalan menelusuri hutan. Dia sedikit waspada kerana tingkat kultivasinya masih rendah. Dia sudah berjalan selama beberapa hari.


"Ahh! Ada sebuah gua yang bagus untuk meningkatkan kultivasiku ke ranah yang lebih tinggi." ucap Yuichi.


Yuichi melesat kearah gua itu dengan kecepatan yang laju. Gua yang dia temukan cukup besar. Setelah sampai disana dia melihat-lihat ada monster atau tidak. Setelah merasa aman, Yuichi langsung berbaring dan tidur kerana sudah kelelahan melewati perjalanan yang panjang.


***Jangan Lupa Vote, Like dan Komen untuk mendukung novel ini***


[Fakta menarik : Kaneshiro Yoshita (Ayah Yuichi) sebenarnya dari keluarga bangsawan yang cukup tinggi]


Novel ini mirip kuktivasi, tetapi perbedaannya adalah ki ditukarkan menjadi mana. Dan teknik pedanh dan senjata lain akan ditukarkan dengan sihir!!!.

__ADS_1


Penamaan karakter bedasarkan nama jepun manakala penamaan benua, kekaisaran, kerajaan, dan kita berdasarkan nama inggris.


__ADS_2