KEPINCUT DUDA GANTENG

KEPINCUT DUDA GANTENG
BAWEL VS JUTEK PART VI


__ADS_3

Aldi,maaf ya aku belum bisa jawab. kamu nggak marahkan?".


"Aku nggak marah fitri, buat apa aku marah sama kamu, aku akan sabar menunggu jawaban kamu".


Kita berdua masuk kedalam mobil dan menuju rumah sakit mitra keluarga.


Sesampainya kita dirumah sakit mitra keluarga.


"Fitri, Kamu tunggu di dalam taksi dulu."


"Pak bisa minta tolong? keluarin kursi roda temen saya yang di dalam bagasi."


Baik mas.


Aku keluar dari taksi dan berjalan untuk membuka pintu buat Fitri.


"Fitri,maaf Aku boleh gendong Kamu? Aku cuman bantuin Kamu dan nggak ada tujuan yang buruk sama Kamu."


Boleh. makasih Aldi,gumam fitri melempar senyum dengan penuh harapan.


"Aku melihat sorotan mata Aldi, seakan penuh cinta yang terpendam kepadaku."


"Aku melihat dia dengan kesempurnaan.


Aldi menurutku cowok penyabar dia sayang sama aku dan dia orangnya lembut dan perhatian."


Aldi sosok cowok yang dikejar-kejar sama semua kaum hawa. Dia putih ganteng dan murah senyum.


"Menurutku dia lebih perfeck dari mantanku sebelumnya.


Tapi Aku takut jatuh cinta dan takut di sakiti untuk kesekian kalinya."


"Aku merasakan kenyaman ketika dia menggedongku."


Aku baru kali ini merasakan kenyamanan bersama orang yang Aku suka.


Fitri Kamu tunggu disini,Aku mau bayar taksi dulu.


Baik Aldi.


Pak argonya jadi berapa? Seratus lima puluh ribu rupiah mas.


Baik ini uangnya. Terima kasih mas.


Fitri Aku dorong kursi roda Kamu ya?


Nggak usah Aldi, Aku bisa sendiri.


Yakin Kamu bisa?


"Yakin. Aku nggak mau banyak nyusahain Kamu."


Sudah cukup Aku nyusahain Kamu.


Oke baik,Aku mengalah buat Kamu.


"Aku berjalan tak biasanya menggunakan kursi roda."


Buatku hidup ini pilihan antara sedih dan bahagia.


Jangan pernah menangis ketika kita jatuh.


"Aldi melihatku dan memandangku dengan tatapan yang begitu dalam."


"Owh tuhan kau ciptakan sosok pria dihadapanku dengan penuh sempurna.


Sampai Aku tak bisa berkedip memandangi paras muka dia yang begitu sempurna buatku."

__ADS_1


"Aku sampai salah tingkah. Aku sampai nggak fokus kalau Aku sekarang menggunakan kursi roda."


Aw... aw..... aw....akhirnya Aku terjatuh.


"Akh sial kenapa harus jatuh didepan Aldi.


Malu-maluin banget seh Fit,boleh memandang jangan sampai diri Kamu terjatuh."


Fitri,Kamu kenapa?kok bisa jatuh.


Nggak tadi ada kucing lewat Aldi.


"Mana kuncingnya Fit?Aku nggak liat ada kucing lewat sini Fit."


"Aldi,tadi khan Kamu main handphone jadi nggak liat ada kucing lewat."


"Oya Aku lupa Fit. Maaf ya Aku nggak bisa jagain Kamu tadi."


Sini Aku bantu Kamu bangun.


Sakit Aldi kakiku aw....aw.....aw....


"Maafin Aku? gara-gara Aku main handphone Kamu jadi jatuh begini."


"Nggak apa-apa Aldi. Aku yang salah karna Aku nggak fokus sama jalan."


Akhirnya kita sampai di dalam rumah sakit.


"Selamat sore Pak, saya mau daftar pasien atas nama Fitri."


Silakan mas. Duduk dulu.


Boleh minta ktp buat penjamin pasien.


Bentar Pak. Ini ktp saya Pak.


"Suster bantuin pasiennya bawa ke ruang igd sekarang."


Biar di cek sama dokter jaga terlebih dahulu.


"Fitri Kamu harus kuat, Aku disini buat Kamu dan nungguin Kamu."


"Aldi tiba-tiba melemparkan ciuman di dahi ku dan berkata Aku sayang Kamu."


Mas tungguin disini,saya mau bawa pasiennya ke ruang igd buat di cek terlebih dahulu.


Baik suster.


"Fitri Aku ada buat Kamu disini."


"Suster membawa Aku keruang igd, Rasanya takut banget masuk keruang igd."


Aku melihat keadaan ruang igd yang sangat mengerikan, yang membuatku jadi lebih takut dan rasanya bulu kudukku merinding semua.


"Ya tuhan. Aku takut jarum suntik Aku takut sama semua alat medis disini semua sangat mengerikan buatku."


"Suster Aku takut. Takut kenapa? Takut jarum suntik sama alat-alat medis yang lainnya."


"Jangan takut.Kamu mau sembuhkan?kalau mau sembuh lawan rasa takutnya itu.


Baik suster."


Kenapa Kamu gemeteran gitu?ujar suster ke Fitri.


Nggak apa-apa suster Aku takut ja.


Dokter ini ada pasien baru,baik suster.

__ADS_1


Bantu dia berbaring di tempat tidur suster.


Baik dokter.


Kenapa dengan kaki Kamu?


Kakiku terkilir dokter,coba saya pegang dulu kakimu,biar saya cek kakimu yang terkilir.


"Suster ini pasien harus kita rontgen bagian kakinya biar tau diagnosanya apa."


Baik doker,bantu dia buat ke kursi roda.


Baik dokter.


"Aku dokter dan suster keluar dari igd dan berjalan ke arah ct scan buat di rontgen."


"Dokter,temen saya Mau dibawa kemana?


Mau dibawa ke ct scan buat di rontgen terlebih dahulu supaya tau diagnosanya apa."


Baik, saya ikut ya Dok?


Silakan mas.


"Akhirnya kita sampai ke ruangan ct scan buat di rontgen.


Suster bantu dia kealat ct scan sekarang."


Mas tunggu di luar. Biar pasien saya tanganin terlebih dahulu.


Baik dokter.


"Aku melihat Fitri kaya orang ketakutan. Tapi dia nggak mau kelihatan lemah di hadapanku.


Aku bangga dan salut sama dia."


Dia wanita hebat yang pernah aku temui. dari seribu wanita yang aku pernah kenal.


"Aku semakin sayang sama dia. Semoga dia bisa terima Aku jadi pacar dia."


"Dokter keluar dari ruang ct scan dan dia memberitahukan kalau Fitri sudah selesai di ct scan."


Mas tunggu hasil lima jam kemudian ya.


Suster bawa pasiennya keruang igd lagi.


Mas kalau mau nemenin temennya ke ruang igd silakan,tapi jangn membuat ke gaduhan di ruang igd.


Baik dokter,terimakasih.


"Suster berhenti sebentar. Ada apa mbak? Saya mau bicara sama temen saya sebentar."


Baik. saya kasih waktu mba sebentar buat bicara sama temen mba.


"Aldi makasih sudah mau nemenin Aku disini."


Mba sudah selesai ya bicaranya. kita lanjut ke ruang igd sekarang.


"Akhirnya Aku dan suster sampai di ruang Igd.


Suster dan rekan suster membantu membaringkan Aku di tempat tidur."


"Mas,temennya sudah boleh di jengguk asal jangn membuat ke gaduhan di ruang igd.


Baik suster."


End tunggu selanjutnya

__ADS_1


__ADS_2