
"Wulan Kamu yang masuk kedalam ya?,Aku tunggu disini."
"Aku mau nenangin diri Aku sendiri. Kalau Rian tanyain Aku, bilang Fitri masih ditoilet."
Oke Wulan, yaudah Aku masuk dulu Fitri ke dalam nanti yang ada Rian curiga sama kita berdua.
Kamu yang sabar ya Fitri.
"Kenapa seh harus Rian balik lagi di kehidupanku Wulan?."
"Aku sebenarnya masih sayang sama dia. Tapi apa daya Dia sudah berkeluarga."
rasanya berat untuk melupakan kenangan bersama Dia.
"Tapi Aku harus bisa perlahan-lahan melupakan Dia."
"Tuhan Aku sayang sama Rian. tapi kenapa dia berjodoh dengan orang lain."
Aku sebenarnya nggak ikhlas terima kenyataan ini.
"Hay Rian,gimana sama kondisi Kamu sekarang?gumam wulan ke rian."
Baik wulan. Kok Kamu masih disini wulan?kirain Aku Kamu sudah pulang.
"Belum Rian.aku nggak tega ninggalin Fitri disini sendirian."
Khan ada Aku. yang jagain Fitri,ujar Rian dengan nada sinis.
"Kamu lagi sakit Rian. gimana mau jagain Fitri?
Khan bisa Fitri nungguin Aku disini. dan Aku bisa jagain Dia."
"Terserah Kamu deh Rian, Lagi sakit masih aja keras kepala."
"Terus Fitri kemana wulan? Wulan si Fitri kemana?ujar rian dengan muka berkerut alis meninggi dan mata melotot."
Fitri ke toilet. Kok lama banget Dia ke toilet?jangan bilang Dia pergi ninggalin Aku lagi.
"Pikiran Kamu terlalu jelek sama Dia."
"Rian,Kamu seharusnya beruntung punya mantan kaya Fitri.
Dimana-mana kalau cowok udah ninggalin cewek nggak mungkin mau ketemu dan ngurus mantannya yang lagi sakit."
Rian. Kamu pernah berpikir nggak kalau Kamu di posisi Fitri sekarang gimana?
"Hancur Rian. Fitri termasuk cewek paling sabar dan berhati mulia.
Seharusnya Kamu beruntung punya mantan kaya Fitri."
"Rian Kamu sendiri yang udah menyia-menyiakan Fitri dan menikah sama cewek pilihan orang tua Kamu."
Kalau Aku jadi cowok Rian, Aku nggak akan sia-siain cewek seperti Fitri.
"Aku pesen sama Kamu jauhin Fitri buat kebaikan kalian berdua."
"Wulan, asal Kamu tahu!! Aku nggak akan pernah mau ninggalin Fitri untuk kedua kalinya."
Walau harus meninggalkan kedua orang tuaku dan meninggalkan kekayaan keluargaku.
__ADS_1
"Walau harus hidup susah sekali pun Aku akan tetap bersama Fitri,gumam rian ke wulan."
Yakin dengan perkataan Kamu?ucap Wulan ke Rian.
"Rian,mungkin Kamu bisa hidup susah cuman sesaat. tapi nggak mungkin Kamu bisa hidup susah selamanya."
"Aku kenal Kamu Rian?Kamu anak pemboros dan suka foya-foya dengan harta orang tua Kamu sendiri."
"Kenapa Aku bilang begitu sama Kamu. Karna Aku kenal Kamu sejak kita sekolah SMK."
Makanya Aku nggak percaya kalau Kamu bisa hidup susah Rian.
"Wulan,jaga mulut Kamu?Aku bisa buktiin ke Kamu kalau ucapan Kamu salah semua."
Yaudah buktiin perkataan Kamu sama aku rian.
"Aku nggak mau liat Fitri hancur lagi hatinya buat yang kedua kali sama Kamu."
"Pesen Aku sebagai sahabat kalian berdua,jangan sia-siain orang yang Kamu sayang selagi selama kita,ucap wulan ke Rian."
"Wulan, bisa panggilin Fitri nggak Aku minta tolong?gumam Rian."
Bentar Aku panggilin Fitri.
"Inget pesan Aku Rian, jangan sakitin Fitri untuk kedua kalinya."
Wulan melangkahkan kaki untuk keluar dari ruang Igd dan bertemu Fitri.
Fitri Kamu di panggil Rian suruh masuk.
Iya nanti Wulan.
Karna Aku takut nanti kebawa perasaan masa lalu bersama Dia."
Fitri, Aku bertanya sama Kamu jawab jujur? "Kamu sebenarnya masih ada rasa sayang nggak sama Rian?jujur Fitri sama temen sendiri."
Iya Aku masih sayang bnget sama Rian sampai saat ini.
"Terus kalau Rian ninggalin keluarganya dan istrinya demi Kamu. Gimana?jujur sama Aku Fitri."
"Sebenarnya Aku mau dia bersama Aku lagi,tapi Aku nggak bisa karna Aku takut nanti banyak ujatan dari orang sekeliling Aku nanti."
Aku nggak mau dianggp pelakor dan perebut suami orang Wulan.
"Yaudah sana masuk Fitri. Kasian Rian pasti nungguin Kamu kelamaan."
Fitri kalau ada apa-apa Aku disini ya.
Baik Wulan.
"Fitri melangkahkan kaki dengan perlan seakan tubuh dan kaki ini berat untuk masuk keruangan igd bertemu Rian."
Aku berharap Rian sudah tidur lelap.
"Aku masuk dengan langkah kaki yang perlan ternyata Rian masih menungguku."
"Fitri sini dekat Aku?Aku mau Kamu selalu dekat sama Aku. Jangan tinggalin Aku lagi please Aku mohon."
"Aku melangkahkan kaki untuk mendekati Rian.
__ADS_1
Aku melihat Rian penuh cinta dimata Dia buatku."
Rian,please jangan buatku dilema begini.
Aku mau move on dari Kamu rian.
"Aku nggak mau dianggp cewek pelakor dan perusak rumah tangga orang."
Sebenarnya Aku masih sayang sama Kamu rian.
Perasaan ini dari kita Smk sampai sekarang masih ada di hati Aku.
"Tapi kita nggak bisa bersatu rian, Aku nggak mau menyakiti hati istri Kamu. dengan hubungan haram ini."
"Lebih baik Aku pergi dari kehidupan Kamu daripada Aku menyakiti perasaan sesama wanita."
Fitri sini lebih mendekat sama Aku.
Please Aku mohon Fit.
"Aku nggak bisa liat Rian mengemis menyuruh Aku buat mendekat dengan Dia."
Akhirnya hati ini luluh dengan ucapan lembut Rian.
"Ada apa Rian Aku suruh dekat sama Kamu?
Rian menggenggam tanganku dengan erat sampai Aku tak bisa berkutik sedikit pun."
"Rian lepaskan tanganku sekarang?Aku nggak mau lepasin tangan Kamu dari tangan Aku."
"Oke Aku mengalah sama Kamu, karna Kamu sudah menyelamatkan nyawa Aku."
"Tiba-tiba Rian bangun dari tempat tidur dan memeluk badanku,Dia berkata Aku nggak kehilangan Kamu untuk kedua kalinya."
Rian lepasin pelukan ini?Aku mohon lepasin pelukan ini Rian.
"Seketika air mataku bergelimang mengucur di pipiku.
Fitri Kamu kenapa nangis?Aku salah apa sama Kamu."
"Rian please lepasin pelukan dari tubuhku. Aku mohon.....mohon... nada bicaraku menjadi semakin lembut dan lirih kepada rian."
Oke Aku lepasin pelukan ini Fitri.
"Tapi Aku nggak bisa lepasin Kamu dari hidup Aku."
"Aku janji kalau Aku sembuh nanti. Aku akan talak istriku dan pergi meninggalkan keluargaku untuk bisa hidup bersamamu nanti."
"Kamu gila Rian? Kamu udah nggak waras.
Otak Kamu udah konslet udah nggak pikir dengan jernih."
"Iya Aku gila sama Kamu, Aku nggak waras karna cinta ini yang membuatku tidak bisa berpikir jernih."
"Asal Kamu tau Aku begini karna Aku cinta mati sama Kamu dan nggak mau kehilangan Kamu untuk kedua kalinya."
"Cukup Rian Aku nggak mau denger perkataan sedikit pun dari mulut Kamu."
End tunggu selanjutnya
__ADS_1