Ketika Hati Menemukan

Ketika Hati Menemukan
Jealous Part 2


__ADS_3

Happy Reading...😁


Sore pun tiba, Kini Ara sudah berada di rumah nya . Seperti biasa diri nya tak mengenal lelah , setelah dirinya tiba lalu dia membersihkan tubuhnya dan bergegas menuju dapur untuk menyiapkan makan malam untuk dirinya dan suaminya. Sebetulnya dia bisa saja membuat semuanya simple hanya tinggal klik makanan tiba dengan memesan online, tapi tidak untuk Ara. Dia lebih tertarik untuk memasak sendiri.


Pukul 7 malam Kael tiba di Apartemen nya, Ara pun yang menyadari kedatangan suami nya langsung bergegas menghampiri Kael dan menyapa nya .


"Mas ,baru pulang.. ?? Ara pun sebetulnya tahu dengan melihat mimik muka suami nya itu dia bisa melihat kekesalan yang membuatnya sedikit takut karena Ara menyadari kesalahan nya pada Kael.


Kael pun tidak menjawab nya ,dia berlalu meninggalkan Ara menuju ke kamar nya. Ara pun tidak menyerah walau sebetulnya dia takut akan kemarahan suami nya tapi dia tidak ingin egois dia berniat menjelaskan tentang apa yang tadi dilihat oleh suaminya itu. Ara mengikuti Kael masuk ke kamar nya.


"Mas, Aku uda siapin ari panas buat mas mandi .. Setelah itu mas makan malam ya ?! Seru Ara


Kael pun masih tidak merespon perkataan istrinya dan dia berlalu kekamar mandi lalu ..


"Braaaak ... Kael menutup pintu kamar mandinya kencang sekali!!


Ara pun terkaget karena nya!!


"Sebegitu marah nya kah dia padaku.. ?? Nyali Ara pun benar-benar menciut dibuatnya !

__ADS_1


Limabelas menit kemudian Kael pun keluar dari kamar mandi ,dia sudah selesai melakukan ritual bersih-bersih tubuhnya. Kael terlihat sangat segar walapun masi terlihat aura dingin menyelimuti suasana saat ini. Ara pun yang terlihat sedang duduk di sofa langsung berdiri dan ragu - ragu menghampiri Kael.


"Mas.. ko diem aja , A...aku punya salah sama mas?? Kalau ia aku minta maaf .. Ara pun berbicara dengan menundukan kepalanya


"Sebegitu saling merindukan nya kalian hah.. ??Sehingga kalian terlihat sangat romantis makan siang bersama ,kamu terlihat begitu bahagia bersamanya . Akhirnya Kael berbicara dengan nada ketus nya.


"Bu...bukan gitu mas,, Aku ga ada hubungan apa-apa dengan Tio.. Tadi aku hanya makan siang bersama ,selama seminggu ini aku sudah merepotkan nya dan sering meminta tolong pada Tio untuk membantu pekerjaan ku. Aku mengajak nya makan siang hanya itu saja mas kami benar-benar ga ada hubungan apa-apa . Tutur Ara


"Jadi kamu yang mengajak nya makan siang bareng??? Kael pun semakin menajamkan matanya


"I...ia mas ta.. tapi.. belum selesai Ara berbicara Kael langsung menyela pembicaraanya


"Kamu ga bisa melihat Tio itu menyukai kamu..?? Kamu kasih dia celah untuk selalu dekat dengan mu bahkan kamu bisa tertawa dengan bahagia nya ketika bersama laki-laki itu.. Kael pun semakin Emosi


"Kamu fikir aku bodoh ... Kael pun menajam kan suaranya


"Dia itu menyukaimu.. Dari cara nya menatapmu,berbicara padamu, kamu ga peka atau hanya pura-pura tidak mengerti karena kamu pun menyukainya hah? Kael pun semakin meninggikan suara nya


"Maksud mas apa?? Kenapa mas berfikir seperti itu aku kan tadi sudah menjelaskan sama mas dan aku ga menyukai Tio .. Aku ga mencintai Tio .. Aku....

__ADS_1


Ara pun menghentikan ucapan nya dan dia sudah tidak bisa menahan air mata nya yang lolos begitu saja keluar d dari matanya


"Aku apa?? kenapa kamu diam?? Jangan menangis saat berbicara dengan ku Aku tidak akan terpengaruh oleh Air mata mu ! Seru Kael


Ara pun semakin terisak ..Kenapa mas tidak mempercayaiku.. aku benar-benar sudah menjelaskan semuanya tapi mas masih meragukan ku.. aku udah minta maaf sama mas dan mengakui kesalahan ku tapi mas masih tetap tidak mau mendengarkan yang sebenarnya. Tutur Ara


"Berhentilah bekerja..!! Kael pun kembali menajamkan ucapan nya


"Ta...tapi mas a..aku .. Ara pun terhenyak mendengar perintah suaminya


"Kenapa kamu ga mau nurut?? Tanya Kael


"Bukan gitu mas tapi papa masi sangat membutuhkan bantuan ku , Ucap Ara


"Biar nanti aku yang bilang sama papa ! Tegas Kael


Ara pun sudah tidak bisa melawan lagi ucapan suami nya itu.. Dia pasrah saja menerima nya. Rasanya sudah sangat lelah kalau harus terus berdebat dengan suami nya yang keras kepala itu.


"Baiklah, aku gimana mas aja . Ara pun pasrah....

__ADS_1


"Mas... Apa mas cemburu??? Tanya Ara


Bersambung. ..


__ADS_2