Ketika Hati Menemukan

Ketika Hati Menemukan
Berhenti Dari Pekerjaan


__ADS_3

Happy Reading...😁


Kini Ara berada di perusahaan Papa nya, seperti rencana nya hari ini Ara akan menyelesaikan semua pekerjaan nya yang selama ini tertunda dan akan berbicara kepada Papa nya mengenai keputusan pengunduran diri nya dari perusaahan. Ara terlihat sedang disibukan oleh banyaknya berkas-berkas yang harus segera dia input. Tiba-tiba Tio mengetuk pintu ruangan Ara!


"Ra .. boleh aku masuk .. " Tio meminta ijin masuk keruangan Sahabat sekaligus atasan nya itu.


"Eh Yo.. Masuk !" Seru Ara


"Ra gimana kerjaan kamu masi dalam kesulitan??" Tanya Tio


"Engga Yo.. Ini udah mau beres ko." Ara pun menyunggingkan senyuman nya


"Yaudah kalau gitu Aku keluar dulu , Aku cuma mau lihat takut nya kamu kesulitan sama semua berkas ini. " Ucap Tio


"Ga ko, Yo.. Thanks yah.. ?! O iah Aku mau bicara sesuatu sama kamu.. Nanti kita makan siang bareng dikantin yah ?! " Ajak Ara


Tio pun mengernyitkan dahi nya.. Dan penasaran dengan apa yang barusan Ara bilang.


"Hmmm jadi penasaran.. Mau ngomong apa, kenapa ga sekarang aja?? " Tio pun semakin kepo


"Udah,, Nanti aja biar nyantai.. Sekarang Aku mau beresin dulu kerjaan !" Seru Ara


"Okelah kalau begitu . Jawab Tio


Beberapa jam kemudian.. Ara pun sudah menyelesaikan pekerjaan nya , Semua berkas yang menumpuk sudah rapi. Ara pun bergegas masuk keruangan Papa nya, tuan Heriaman .


"Pa.. boleh Ara masuk?" Sesaat setelah Ara mengetuk pintu ruangan Papa nya itu, Ara pun dipersilahkan masuk oleh Tuan Heriaman .

__ADS_1


"Masuk Nak.. Ada perlu apa ?? " Tanya Tuan Heriaman


"Pa .. Ara mau bicara serius sama Papa. Ucap Ara


"Apa, bilang aja sayang..!" Seru Tuan Heriaman


"Pa,, Ara disuruh berhenti bekerja sama Kael ," Ara pun bicara pada Papanya sambil menundukan kepala nya


"Loh,, Kenapa memang nya? Tanya Tuan Heriaman


"Tapi Papa jangan menertawakan Ara ya.. Papa harus janji.. ! Ara tampak ragu memberi tahukan alasan nya pada Papanya .


"Kael ga suka Ara deket-deket sama Tio, Paa.. Padahal Ara sudah berkali-kali jelasin pada Kael, kalau Ara sama Tio itu cuma temenan da kita di perusahaan cuma rekan kerja hanya sebatas itu ga lebih, tapi Kael ga mau denger dia kekeuh sama keputusan nya kalau Ara harus tetep berhenti dari kerjaan . Tutur Ara


"Hahahaaa... Prok..prok..prokk.. !" Tuan Heriaman tertawa dengan keras nya sambil bertepuk tangan riang.


"Habisnya kalian lucu.. Hahaa.. yasudah,sudah.. maafkan Papa sayang.. Papa benar-benar tidak bisa menahan kebahagiaan Papa ini. Alasan Tuan Heriaman


"Ko Papa bahagia sih.. ?? Papa seneng ya kalau Ara berhenti dari pekerjaan ??" Cebik Ara


"Bukan gitu nak,, Papa bahagia karena senang mendengar alasan dari Kael melarang kamu untuk bekerja.. Itu tandanya suami mu itu cemburu.. Dan cemburu itu cinta.. Kael sangat mencintai Kamu sayang.. Jadi sudah sepatut nya Kamu menurut pada perintah suamimu itu. Seru Tuan Heriaman


"Jadi Papa setuju dan ga keberatan Kalau Ara behenti dari pekerjaan ini? " Tanya Ara


"Tentu saja Papa tidak keberatan Nak.. Papa memang masih belum menemukan pengganti Kamu dan belum tau apakah ada yang bisa bekerja seteliti Kamu sayang, tapi papa bisa atasi.. Yang terpenting Kamu sekarang harus menuruti perintah suami mu. Karena itu artinya Kael sanggup bertanggung jawab penuh terhadapmu." Jelas Tuan Heriaman


"Tapi Papa jangan bilang sama Kael tentang alasan sebenarnya kenapa nyuruh Ara berhenti kerja, Ara takut Kael marah karena malu dengan alasan itu." Pinta Ara

__ADS_1


"Ia kamu tenang aja, Papa mengerti .. Tuan Heriaman membulatkan ibu jari dan telunjuk nya tanda setuju.


"Ia ,karena Kael rencananya yang akan bilang dan minta ijin ke Papa tentang Ara yang harus berhenti bekerja, Yasudah Aku mau makan siang dulu ya Pa.. Makasih buat waktu Papa, Papa jangan tekat makan siang.." Ara pun memeluk Papanya itu


"Ia sayangku.. Siap!" Tuan Heriaman mengecup pucuk kepala anak nya itu.


Dikantin Perusahaan.


Ara dan Tio tengah menikmati makan siang nya dan setelah selesai rencana nya Ara akan memberi tahu soal rencana nya keluar dari pekerjaan yang sudah mendapatkan persetujuan dari Papanya itu.


"Yo.. Makasih ya Kamu selama ini sudah selalu siap membantu kerjaan Aku, Kamu juga selalu baik sama Aku." Ucap Ara


"Dih.. Uda ada ratusan kali kamu bilang makasi sama Aku." Canda Tio


"Iah soalnya nanti aku gakan repotin Kamu lagi sama permintaanku Yo.. Aku mau berhenti kerja .." Ucap Ara


"Uhuk...uhuk..." Tio pun terbatuk mendengar ucapan Ara


"Maksud kamu Apa Ra.. Kamu pasti bercanda kan ?? " Tio pun begitu terkejut mendengarnya


"Aku serius Yo.. Aku mau berhenti kerja , dan Aku sudah bilang sama Papa, Papa juga udah kasih ijin."


"Kenapa Ra, Ko tiba-tiba gini.. Wa pa suami kamu yang minta ??" Penasaran Tio


Ara pun terdiam.. Dia tidak mungkin memberitahukan alasan yang sebenarnya kepada sahabatnya itu, Ara tidak mungkin bilang kalau Kael menyuruhnya berhenti bekerja karena cemburu dengan kedekatan dirinya dan Tio. Ara tidak mau membuat Tio semakin membenci Kael suaminya itu.


"Engga ko yo .. bukan karena Kael, Aku sendiri yang pengen fokus sama rumah tangga Aku , jadi Aku mutusin buat berhenti dari pekerjaan." Ara pun memberi penjelasan pada Tio

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2