
Happy Reading...😁
Papa Stewart pun menarik nafasnya dan membuang nya perlahan ,menetralkan emosinya yang sedang memuncak.
"Pa.. Ma.. Maafin Ara sama Mas Kael ... Ara tau Mama sama Papa pasti kecewa mendengar berita itu, tapi Ara mohon jangan sampe kalian salah paham. Kita Awalnya memang seperti yang diberitakan kita membuat kesepakatan di pernikahan kita dan ... " Kata- kata Ara tiba-tiba menggantung
"Dan memang benar ketika Mas Kael menikahi Ara,
mereka masih menjalin hubungan. Ta..tapi.." Tiba-tiba Kael memegang pundak Ara dan memberikan kedipan lewat matanya agar Dia saja yang melanjutkan menjelaskan pada kedua orangtuanya. Ara pun mengangguk menuruti kemauan suaminya.
"Ya Pa.. Ma.. Kael akui Kael memang bodoh.. Kael terlalu egois dan tidak memikirkan perasaan kalian dan juga Ara. Kael terlalu dibutakan Cinta Kael ke Kenya. Kael memang masih menjalin hubungan dengan nya ketika telah menikahi Ara, Tapi Kael sudah memutuskan hubungan dengan nya setelah Kael tau kebusukan wanita itu." Tiba-tiba Papa Stewart tertawa dengan keras nya
"Hahaha...! Kamu memang bod*h... Kamu sudah termakan tipu daya wanita murahan itu. Papa saja sudah tau kebusukan wanita murahan itu bahkan sejak lama. Dia hanya memanfaatkan mu dan kekayaanmu , dan sekarang kamu baru menyadari.. ?? Haha... Sudah terlambat berita nya sudah menyebar dan mempengaruhi saham perusahaan kita. Menyesal pun percuma." Sinis Papa Stewart
"Tapi Pa.. Kael benar-benar sudah menyesal Kael memang bodoh,, Kael akan perbaiki semua nya , Kenya tidak menerima Kael mengakhiri hubungan ini dan dia mengancam akan melakukan semua ini. Kael terlambat bertindak Pa.. Dan Kael terima segala konsekwensinya." Tutur Kael
__ADS_1
"Sudah seharusnya kamu bertanggung jawab atas semua kelakuanmu ini. Dan Papa ga mau tau kamu sendiri yang harus membereskan semuanya. Termasuk wanita itu!" Tegas Papa Stewart
Tiba-tiba terdengar suara dering ponsel, dan itu ponsel milik Ara. Ara melihat dilayar ponselnya tertera nama Mamanya. Ara segera mengangkat telepon nya. Dan betapa kagetnya Ara ternyata Mama Siska mengabari kalau Papa Heriaman syok mendengar berita itu dan membuat sakit jantungnya kambuh lalu di larikan ke rumah sakit.
Ara begitu panik dan menangis ketika mendengar kabar itu, Ara pun memberi tahu mertua da suaminya dengan suara tangisan yang makin menjadi. Lalu mereka berempat segera melihat pergi ke rumah sakit tempat Papa Heriaman di rawat.
Di Rumah Sakit xxx
Ara telah sampai bersama suami dan kedua mertuanya. Mereka segera bergegas menghampiri ruangan tempat Papa nya dirawat. Ara begitu panik dan sangat merasa bersalah kepada kedua orangtuanya terutama kepada Papa nya tercinta. Dia merasa dialah penyebab Papa nya sekarang ini terbaring tak berdaya di ranjang pasien .
Ara langsung memeluk Mamanya dan menangis tersendu -sendu..
"Ma.. maafkan Ara.. Mama jangan marah sama Ara dan mas Kael, Maafkan Ara udah buat Papa syok dan sakit nya kambuh . Maafkan Ara ma.. Ara dan mas Kael bisa jelasin semuanya" Arapun semakin terisak di pelukan Mamanya.
"Ia nak.. Mama ga marah,, Kita berdoa supaya Papa cepat melalu masa kritisnya dan kembali pulih, dan kita bisa menjelaskan semuanya sama Papa." Ucap Mama Siska
__ADS_1
"Jeng.. yang sabar yaa.. Anak-anak punya penjelasan nya ko.. nanti Kael akan atasi semuanya dan kalau situasinya sudah memungkinkan kita bisa dengar penjelasan dari anak-anak kita." Mama Yulia pun menenangkan Mama Siska .
"Ia Jeng terima kasih. Ucap Mama Siska
"Sis.. Aku mewakili anakku meminta maaf kepadamu dan Heriaman .. Aku telah gagal mendidik anakku dan menjadi bodoh seperti itu da akibatnya jadi seperti ini. Menyusahkan semuanya. Tuan Stewart pun tak hentinya mengumpat pada Anak nya itu.
"Ia.. Tidak Apa - apa , Kamu jangan terlalu keras sama Anakmu , Disini bukan hanya Kael yang bersalah. " Nyonya Siska begitu bijak menyikapi permasalahan ini.
"Ma... Maafin Kael.." Tiba - Tiba Kael menghampiri Mama mertuanya itu dan berlutut dihadapan nya dengan penuh penyesalan.
Mama Siska pun terkejut dibuatnya.
" Sudah..sudah.. ayo bangun nak..! jangan seperti ini Ayo kita duduk terlebih dahulu.. " Mama Siska pun Mengajak menantu dan kedua besan nya untuk duduk terlebih dahulu dan tak Lupa Ara pun dipeluknya dengan penuh kasih sayang.
Bersambung...
__ADS_1