Ketua OSIS Itu Suamiku [Revisi]

Ketua OSIS Itu Suamiku [Revisi]
BONUS CHAPTER SEPESIAL DI LONDON?


__ADS_3

Hai semua, Selamat malam.


Aku mau nerusin KOIS ini loh, tapi sepesial sehari-hari Yoga dan Feli berada di London.


"Kok bisa?"


Makanya baca Nous, biar nyambung yah sayang, kasihan ini cerita udah nganggur, aku liat nya pengen banget nerusin, xixixi.


...////////////////////...


...Happy Reading...


...////////////////////...


Pesawat milik Yoga dan Feli sudah mendarat dengan selamat di Bandara London. Terlihat sekali dari wajah Feli dia sangat lelah, karena duduk terlalu lama.


"Aku capek" Feli tampak memanyunkan bibirnya.


"Sabar Bunda, Sebentar lagi sampai ke rumah Mama sama Papa kok" Ucap Yoga.


"Ya udah deh"


Mobil milik Yoga akhirnya memasuki sebuah perumahan luas di London, kebetulan sekali sebentar lagi Sebentar lagi musim Gugur. Banyak wisatawan yang sedang menikmati sisa-sisa Hangatnya musim panas.

__ADS_1


"Ayah mulai kerja kapan?" Tanya Feli


"Mungkin Minggu depan, lagian ayah juga capek kemarin baru pulang dari Makassar, sekarang harus ke London. Mana belum sempet sama Keluarga" Yoga tampak kelihatan sedih, karena dirinya merasa belum bisa membahagiakan keluarga kecilnya.


"Ayah jangan sedih dong, Ayah kerja juga untuk mereka, Mereka tau kok," Ujar Feli lalu menyenderkan kepalanya ke pundak.


"Ayah, besok refreshing menikmati sisa musim panas yuk" Ajak Feli.


Umur Feli ±43, sedangkan yoga ±45, Mereka masih terlihat sangat muda. seperti pasangan biasanya.


"Bisa-bisa, kita liburan kayak nggak punya anak ajah yak" Ucap Yoga terkekeh.


"ini namanya mengulang masa lalu, dulu hanya sebuah perjodohan sampai akhirnya kita bisa punya 3 anak ya" Ujar Feli.


"Jangan bahas perjodohan dulu, Orang tua kita memang paling tau apa yang terbaik buat anaknya" Ucap yoga mengelus pelan rambut Feli.


"Udah lah, mereka sudah dewasa, Ayok turun udah sampai nih" Yoga mengajak Feli turun.


sesampainya mereka di kediaman milik keluarga Ganesha. Feli dan Yoga segera masuk.


"Assalamualaikum, Mommy" salam Feli saat kakinya melangkah masuk kedalam rumah itu.


Seorang wanita paruh baya yang duduk di atas kursi goyang miliknya, menikmati ketenangan perumahan dari balik jendela menoleh.

__ADS_1


"Wa'alaikumussalam, Putri Mommy" Ucap wanita paruh baya itu.


"Mommy, Sehat? Daddy mana?" Tanya Feli.


"Deddy di kamar, namanya juga udah tua sayang, ini tulang rasanya sakit semua" Ucap Nyonya Zahra.


"Mom" Yoga tampak bersalam dengan Zahra.


"Sebenarnya Mommy kangen sama tanah Air, mau ketemu sama Alfin juga, perasaan itu anak nggak pernah jenguk kami" Ujar Zahra.


"Sabar Mom, Bang Alfin mungkin sibuk. Mommy belum masak kan? Feli mau beres-beres lalu masak yang mom" Ucap Feli hendak pergi.


"Kalian pasti capek, nggak perlu. Nanti kita pesan makanan ajah" Ucap Zahra.


"Kan kamu pegel sayang, bener kata mommy mending nanti pesen makanan ajah" Lanjut Yoga.


"Ya udah deh, nanya juga udah berkepala tiga, cuma duduk di pesawat ajah udah capek" Ucap Feli menaiki tangga menuju ke kamar miliknya.


"Yoga, Gimana kabar cucu omah?"


"Mereka sehat Omah, kemarin Yoshi habis menangin pertandinan Olimpiade Sains, Yovie baru bangun proyek baru di Dubai, Sedangkan Yocia masih sama Manja nya" Ucap Yoga.


"Aduh Cuci perempuan Ommah, memang yak! Ommah mau menjodohkan Cia dengan Cucu teman Ommah, gimana?" Tanya Zahra.

__ADS_1


"Nggak usah Ommah, biarkan Cia mendapatkan jodohnya sendiri. Lagian Cia sudah punya lelaki sendiri" Terang Yoga.


NEXT? VOTE SAYANG


__ADS_2