![Ketua OSIS Itu Suamiku [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/ketua-osis-itu-suamiku--revisi-.webp)
biar kan aku berjalan di bawah rintikan air hujan,biar tidak ada yang tahu bahwa aku sedang menangis
Shinta_Mhndr
...bell istirahat pun berbunyi...
...kring...kring...kring......
semua siswa sekolah Ganesha berhamburan keluar kelas menuju ke kantin,ada juga yang ke perpus,ke lapangan,ruang musik
...di kantin...
...lebih tepatnya di meja Feli dkk...
"pesanan datang"ucap mbak Siti dengan nampan di tangannya
"makasih mbak"ucap Feli dkk
"sama-sama kalau mau apa-apa konek² mbak yahh"ucap mbak Siti
mereka memakan pesanan mereka
"fel gimana keadaan Yovie?"tanya Shinta
"sehat kok,baik,makin pinter dia"ucap Feli
"Yovie siapa?"tanya Nabila bingung
"anak Feli dan Yoga"jawab sasya santai
"APA!!"ucap Nabila terkejut bin kaget
"anak angkat,jangan pikirin sana-sana deh"ucap Feli membuang pikiran negatif Nabilaa
"astaga,jantung gw hampir copot,untung anak angkat"ucap Nabila
"emang kenapa kalau Yovie anak kandung?"ucap sasya
"yahh berarti Feli udah nggak PW dong"ucap Nabila
"gw emang nggak pw Nabila,tapi belum saat nya lu tau"batin Feli
"Nabila,bukan Feli doang yang nggak pw tapi gw juga"batin sasya
"aduh sasya dan Feli kan udah bersuami,untung Nabila belum tau"batin Shinta
"lahk kenapa jadi pada bengong"ucap Nabila
"WOII"teriak Nabila
__ADS_1
dan membuat Feli, Sasya,dan Shinta terkejut
"ehh,nak Dajjal"kaget Sasya
"ASTAGA"kaget Feli
"ehh *****"kaget Sasya
"awokawok,ternyata pada kaget"kekeh Nabila
"ishhh,Nabila ngagetin ajah"ucap mereka serempak,kecuali Nabila
"ya maap,lagian kalian bengong,mikirin apa sih???"tanya Nabila kepo
"NGGAK"ucap mereka serempak
"cailah"ujar Nabila lalu melanjutkan makannya
"ehh, bentarr pacar lu mana Shinta, biasanya nempel Mulu,kek benalu"ucap Sasya
"mana gw tau,kan gw dari ruang OSIS"ucap Shinta
...Ting...
suara notifikasi dari handphone Shinta
"ada apa?"tanya Feli
"dia ngajak ketemuan nanti pulang sekolah"ucap Shinta melanjutkan makannya
"perasaan gw nggak enak nih"batin Feli
...10 menit kemudian...
...kring...kring.... kring...
bell masuk kelas pun berbunyi,Feli dkk langsung OTW ke kelas, sesampainya di kelas mereka menundukkan badannya di kursi masing-masing
...2jam kemudian...
...kring....kring.....kring.....
pelajaran terakhir akhirnya selesai,semau siswa berhamburan keluar dari sekolah,Feli sudah di jemput oleh yoga tentunya di depan sekolah
...Feli POV...
"hai yah"sapa Feli
"bund buruan,kan kita mau dinner sama Yovie"ucap yoga
__ADS_1
"ohh iya lupa yah"ucap Feli cengengesan lalu masuk ke dalam mobil bersama suaminya itu
...Shinta POV...
"mana sih marchel katanya dia mau ketemuan"ucap Shinta sendirian di taman dekat sekolah pastinya,taman yang sering Shinta dan Marchel kunjungi
"Shinta"ucap seseorang mengagetkan Shinta
"ehh, akhirnya kamu datang"ucap Shinta
marchel langsung duduk di sebelah Shinta
"apa yang mau kamu omongi"ucap Shinta TTP(To The Point')
"emm,maaf Shinta mungkin aku harus mengucapkan ini,ini demi kita bersama,aku harus mengakhiri hubungan ini"ucap marchel tanpa basa-basi
"kenapa harus berakhir, padahal kamu sudah melamar ku"ucap Shinta dan setetes air bening mengalir di pipinya
"melamar mu adalah kesalahan terbesar ku,dan itu membuat kedua pihak tersakiti"ucap Marchel menundukkan
"kenapa kamu mau mengakhiri hubungan ini,tanpa alasan yang jelas?"tanya Shinta sambil menangis deras,kali ini Shinta tak bisa menahan air matanya,air matanya mengalir sangat deras,hingga basah
"maaf Shinta aku harap kita nggak bakal bertemu lagi."ucap Marchel lalu berdiri dari duduk nya dan meninggalkan Shinta sendirian
hari ini,sore ini,jam sekian,menit sekian dan detik kini juga hubungan Shinta dan Marchel berakhir tanpa alasan yang jelas
sore ini yang mendung,mungkin tuhan tau bahwa salah satu umatnya dari beribu-ribu umatnya sedang mengalami kesedihan,makanya dia menurunkan hujan yang sangat deras, membuat Shinta basah kuyup di taman tersebut dengan air mata yang mengalir di pipinya
air mata yang kini bercampur dengan air hujan
Shinta berjalan sambil menangis,dia berjalan dengan tatapan kosong di matanya, seakan hidupnya hancur,dua kini tidak memiliki semangat hidup
hari sudah semakin malam Shinta masih tetao berjalan dengan tatapan kosong
beberapa orang yang melihat nya,sudah menyuruh nya untuk berteduh, malah Shinta acuh tak acuh
Anggap ajah Shinta,pake baju sekolah sambil berjalan, wkwk
.
.
.
.
sudah dulu jangan lupa,likee,voteee, and favorit
__ADS_1