Ketua OSIS Itu Suamiku [Revisi]

Ketua OSIS Itu Suamiku [Revisi]
#60


__ADS_3

yuhuuu guys sorry baru sempet up kemaren habis sakit,badan panas(alias demam),pilek,wahh pokoknya author nggak mau ngalamin nya lagi:V


"hanya takdir yang tak bisa di ubah,semua ada di tangan Tuhan,ingat semua bisa terjadi kapan saja,dimana Ajah,dan bagaimana,itu hanya masa depan,lupakan yang berlalu,lihat lahk kedepan"


__lusiana3030


...SKIP...


...pulang sekolah...


...Marchel dan Shinta...


mereka sedang duduk di taman dekat sekolah,(biasa anak bucin pulang sekolah ajah langsung pacaran)


Shinta sedang melihat matahari yang sebentar lagi tenggelam di bangku taman sedangkan Marchel melamun


"apa aku membuat kesalahan?"batin Marchel bingung


"sayang kamu kenapa?"tanya Shinta memecahkan lamunan marchel


"emm enggak"ucap marchel sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal itu


...dret-dret-dret...


tiba-tiba ponsel Marchel berbunyi, terlihat nama"papa"di layar hp nya


"siapa?"tanya Shinta


"emm papa bentar yah"ucap Marchel lalu berdiri dari duduknya dan berjalan agak menjauh dari Shinta


"kenapa menjauh,seperti aku tidak boleh mendengar nya"gumam Shinta lalu memainkan ponselnya


...Marchel POV...


"halo pah"ucap Marchel

__ADS_1


"kamu pulang sekarang ini Kesya sudah datang, kalau kamu nggak mau pulang,kamu tau akibatnya,dan ingat waktu kamu dan Shinta tinggal beberapa hari lagi"ucap papa Marchel di sebrang sana,dan langsung memutuskan saluran telefon nya secara sepihak


"huftt,aku belum siap aku hanya cinta Shinta tuhan,mengapa begini takdir ku,aku belum siap memutuskan hubungan ini,ini sangat berat"ucap Marchel


Marchel berjalan ke arah Shinta yang sedang memainkan ponselnya


"kenapa sayang?"tanya Shinta


"emm papa suruh pulang katanya emm...mama udah masak"ucap Marchel mencari alasan


"ya udah ayok,tapi kapan aku main kerumah kamu?"tanya Shinta sambil memasukkan ponselnya ke dalam tas


"emm nanti kalau udah saat nya"ucap Marchel


"maaf Shin mungkin ini yang terbaik"batin marchel


...yoga dan Feli POV...


"AYOO SEMUANYA TURUN, NTAR TERLAMBAT KENA MARAH YANG OMA"teriak Feli dari bawah


"BUN JANGAN TERIAK²"ucap yoga sambil menuruni tangga dengan menggendong Yovie


"heheheh,udah siap ayok berangkat ke rumah Oma"ucap Feli


"ehh bentar bunda mau ambil sendal dulu"ucap Feli lalu berjalan ke arah kamarnya


"Yovie tunggu sini yah ayah mau nyusul bunda"ucap yoga lalu menurunkan Yovie dari gendongan nya


"mungkin ini waktunya"ucap yoga


...Feli POV...


"yang ini udah nggak muat"ucapnya sambil mencoba salah satu sendal koleksi nya


"sayang ini buat kamu"ucap yoga sambil memberikan kado ke Feli

__ADS_1


"haaa bukannya aku nggak ulang tahun yah,kok di kado"ucap Feli sambil membuka kadonya


dan terlihat sepatu bagus yang di lapisi perak


"wahh cantik bngt"ucap Feli lalu mencobanya


"pas nggak?"tanya yoga karena takut nggak muat di kaki Feli


"Pas,kamu kapan belinya?"tanya Feli


"sebenarnya sebelum menikah aku kelupaan, sebenarnya author nih yang salah bisa² nya lupa"ucap yogaaa


"whatt kenapa nih panggil gw,oh sepatu lagian lu juga nggak ngingetin untung ada readers yang inget"author


"ohw iya yah,kan kita sama² lupa"ucap yoga


"ya udah sih ini salah kita"author *dan pergi


...back...


"emm, makasih sayang"ucap feli lalu memeluk yoga


.


.


.


.


...jangan lupa...


...like...


...vote...

__ADS_1


...and...


...favorit...


__ADS_2