
Di sebuah jalanan,terdapat bis kota yang berhenti di tempat,disebabkan benturan mendadak yang di timbulkan oleh 2 prang pria di depan jalan yang sedang berseteru.
"Hei kau..Apakah kau yakin bisa menang dariku??," ujar seorang pria yang berdiri tegak di depan bis kota yang di naiki jeki.
"Hah..Jika aku bilang aku akan berusaha..Kau tak akan percaya juga bukan..!," ujar seorang pria lainya sedang terjatuh dan kemudian berdiri kembali.
"Jadi kau masih mau melanjutkan??," ujar pria yang berdiri tegap tadi dengan menatap ke arah pria yang ia jatuhkan tadi.
"Tentu saja..Jika ku lari sekalipun..Kau akan tetal mengejarku juga bukan??," ujar pria lainya yang sudah berdiri setelah terjatuh tadi.
Kemudian di dalam bis kota,rayan menatap 2 pria di depan bis yang mereka naiki dengan wajah keheranan.
"Hei??apa yang kau pikirkan??," ujar jeki penasaran dengan yang di pikirkan rayan.
"Kau mau tahu??Hm..Jika ku ingat-ingat lagi aku mengenal pria yang baru berdiri sesudah terjatuh tadi itu..!," ujar rayan menunjuk pria yang tadi terjatuh di atas bis mereka.
"Hmm..Jadi siapakah pria itu..??," ujar jeki menanyakan.
"Aku masih mengingat-ngingat ini..Jadi belum ingat sepenuhnya..Hmm..Siapa yak nama orang itu. !!," ujar rayan dengan tatapan tajam.
__ADS_1
Di sisi lain..Pria yang tadi terjatuh yang kini telah berdiri memanjangkan tanganya..Dan keluarlah sesuatu..
"Baiklah..Jika tuan jamil memang mau bertarung..Muncul lah..Pedang aura kegelapan..!," ujar pria memanjangkan tanganya,dan kemudian keluarkan sesuatu lapisan yang menyerupai pedang di tangan kirinya yang di panjangkanya itu.
Dan tak mau kalah..Pria di depanya mulai tersenyum dan memancarkan aura membunuhnya..
"Heh??jadi si kapten jack si pedang aura sudah mukai serius??baiklah..Aku juga akan serius..!!," ujar jamil dengan menatap tajam jack kemudian mempersiapkan posisi kuda-kuda.
Dan di sekitar jamil mulai bermunculan sesuatu yang bewarna merah menyala..Seperti membentuk sesuatu...
"Baiklah kapten jack..Sungguh kehormatan aku bisa bertarung denganmu..Jadi aku akan mengeluarkan semua kekuatanku..!!," ujar jamil dalam posisi kuda-kudanya kemudian memejamkan matanya.
kemudian di sekitar jamil aura yang tadi membantuk sesuatu menutupi tubuhnya dan membentuk sebuah baju tempur..
"Heh??jadi di dunia ini ada orang yang bisa menggunakan kekuatan vampir??hmm..Menarik..walau sangat jauh dari kekuatan asli bangsa vampir di dunia tertinggi..Orang ini kekuatanya cukup kuat untuk seorang makhluk rendahan..Apakah ia adalah keturunan bangsa vampir yang di buang dari keluarga aslinya??Hah..sepertinya aku harus menanyakanya lansung..
Disaat jeki memikirkan tentang jamil yang memakai armor aura darah vampir,rayan menepuk tanganya..dan tersenyum..
" Haha....Aku telah ingat..Orang yang menggunakan pedang aura itu,adalah salah satu Hunter top Ranker di indonesia..Namanya Jack utomo..Panggilanya kapten jack si pedang aura..!,"ujar rayan menunjuk ke arah kapten yang bersiap bertarung.
__ADS_1
Mendengar perkataan rayan..Jeki pun tersenyum..
"Hei??Sudah terlalu sering aku mendengar Hunter,jadi berikan penjelasan tentang yang di sebut Hunter ini..!," ujar jeki memegang bahu rayan dengan senyuman yang merendahkan..
"Hah??kau tidak pernah tahu apa itu Hunter??hei kau?apakah kau bercanda??kau apakah tidak pernah melihat tv,atau media informasi semacamnya??," ujar rayan terkejut mendengar perkataan jeki.
"Hei??kenapa kau seperti ini??jadi Apakah arti Hunter ini??
" Huh...!!,"ujar rayan menghela nafas.
"Saudaraku..Sungguh kemungkinan karna kau tak pernah melihat berita atau semacamnya??apakah kau menghilangkan ingatanmu karna sudah terlalu depresi dengan nasib yang menimpamu??jika begitu tak ingat...Kali ini aku akan menjelaskan kepadamu secara detal..Jadi simaklah..!!," ujar rayan memegang bahu jeki.
"Jelaskan saja..Jangan banyak omong-kosongnya..Jadi apakah yang di sebut Hunter ini...Kuat???," ujar jeki melihat ke arah rayan dengan tatapn tajam sembari tersenyum merendahkan.
Melihat tatapan jeki..Rayan pun sedikit merinding..Dan sedikit terkejut...Demi memperlancar penjelasanya kepada jeki ia pun mengatur pernafasanya agar bisa fokus menjelaskan.
"Ehemmzz...Baiklah akan ku mulai penjelasnya..!!,"ujar rayan dengan sedikit batuk..
LANJUT BAB 3....
__ADS_1