
Ketika waktu istirahat...Jeki berjalan pergi keluar kelas dan kemudian di ajak rayan pergi ke kantin...
"Hei bro jek...Ayo kita rayakan keberhasilanmu hari ini...Aku akan mentraktirmu makan di kantin...!," ujar rayan berjalan di depan jeki menuju pintu masuk kelas.
"Baiklah..Lakukan saja sesukamu...!," ujar jeki
"Hei..Baguslah..!," ujar rayan.
Ketika di luar pintu..Tepatnya di lorong menuju kantin..Rayan melihat ada seorang gadis cantik yang berjalan di belakang jeki..
"Huh???Hei bro jek...Apakah kau mengancam gadis cantik ini???Dari tadi dia terus menempel padamu...!," ujar rayan keheranan melirik ke arah felicya yang berjalan di belakang jeki.
Kemudian felicya memegang tangan jeki..Dan tersenyum membalas perkataan rayan..
"Aku adalah milik orang ini..Sudah sewajarnya aku akan selalu bersamanya..!," ujar felicya tersenyum sembari memegang tangan jeki dengan melirik ke arah felicya.
"Hmm...Apakah kalian sudah berpacaran??jadi siapa yang menembak??apakah temanku ini menembakmu duluan??," ujar rayan keheranan.
"Tidak...Aku yang telah menjadi miliknya..!," ujar felicya menjelaskan dengan tersenyum.
"Ho??Walau kurang mengerti..Tapi ya sudah lah..!," ujar rayan mengelus kepalanya.
Kemudian rayan melirik ke arah jeki penasaran..
"Jadi bagaimana jawabanmu bro jek??Berkaitan dengan sikap gadis ini???," ujar rayan melirik ke arah jeki dengan raut wajah sedikit penasaran.
"Hmm...Biarkan saja dia melakukan sesukanya..Aku tak pernah memaksanya juga...!," ujar jeki mengiraukan raut wajah penasaran rayan dan berjalan santai menelusuri lorong menuju kantin.
__ADS_1
"Ho??begitukah menurutmu??baiklah...Jika kau tak mempersalahkanya..!," ujar rayan sedikit kecewa dengan perkataan jeki.
Dan setelah berjalan menulusuri lorong menuju kantin..Akhirnya mereka telah tiba di kantin sekolahnya...
"Hei bro jek...Ayo kita duduk di sana saja..!," ujar rayan menunjuk ke arah sebuah meja kosong.
"Hmm...Baiklah pilihanmu tidak buruk..!," ujar jeki sembari berjalan menuju meja itu.
"Hei??Lihat...Sudah tersedia 3 tempat duduk..Bukankah ini pertanda kita telah di takdirkan..??," ujar rayan berdiri di depan meja kosong.
Melihat terdapat 3 bangku di sana..Felicya pun lansung duduk..Dan tersenyum ke arah jeki..
"Hei...Bukankah ini pertanda??sepertinya kita sudah di takdirkan untuk bersama...!," ujar felicya melirik jeki dengan tersenyum manis.
"Aku tak pernah se paham dengan yang namanya takdir..Aku pasti selalu berlawanan denganya..!," ujar jeki kemudian sembari duduk.
"Walau aku tak begitu paham dengan perkataanmu..Aku merasakan jika sudah takdir aku menjadi milikmu..!," ujar felicya lagi dengan tersenyum melirik jeki.
"Hei buk....Kesini..Saya ingin memesan sesuatu...!," ujar rayan melirik ke arah pelayan kantin..Dan memanggilnya mendekat.
Kemudian penjaga kantin itu..Mendekati meja jeki...
"Hmm..Aku ingin memesan 1 nasi goreng lengkap dengan semua riasanya..Dan kalian mau pesan apa??," ujar jeki menunjuk beberapa menu di kertas menu yang di tunjukan oleh pelayan kantin,sembari menanyakan pesanan jeki dan felicya.
"Karna ini adalah traktiranmu kawan..Maka samakan denganmu saja..!," ujar jeki melirik ke arah rayan.
Dan kau gadis rambut merah??,"ujar rayan menanyakan pesanan felicya.
__ADS_1
"Hmm...Untukku samakan saja dengan orang ini...!," ujar felicya menjawab pertanyaan rayan sembari menunjuk jeki.
"Baiklah..Aku memesan 3 porsi nasi goreng lengkap dengan riasanya buk...!," ujar rayan memberikan kembali buku pesanan ke pelayan kantin.
"Hmm..Baiklah..Tunggu 5 menitan..!," ujar pelayan kantin itu..Kemudian berjalan menjauh.
"Baiklah...Jadi bagaimana yang kita lakukan sekarang...?,"ujar rayan melirik ke arah jeki.
Kemudian tiba-tiba..Beberapa orang pria yang memakai seragam peseni beladiri..Mendekati jeki dengan aura membunuh...
Dari kejauhan..Jeki merasakan aura membunuh itu..Dan menyuruh rayan untuk tetap duduk di tempat..
"Hei kawan...Kau tetaplah duduk di tempat...Sebentar lagi..Akan ada seorang cecunguk sok kuat..Yang datang kemari..!," Ujar jeki menatap tajam rayan.
Mendengar perkataan jeki..Rayan dan felicya pun sedikit terkejut...
"Hah??," ujar rayan sedikit terkejut dengan perkataan jeki.
"Hmm..Apakah kau serius??siapa yang akan datang??Berani sekali mereka berniat menyerang di dalam kantin sekolah??," ujar felicya dengan sedikit terkejut dan membuat raut wajah sedikit cemas bercampur penasaran.
"Atau??apakah mungkin mereka pembunuh bayaran??," ujar felicya sedikit cemas dengan sedikit mengingat para pembunuh bayaran yang dulu pernah menangkapnya.
Mendengar hal itu..Jeki pun menghelas nafas..Dan menatap tajam rayan..Dengan sedikit tersenyum menakutkan...
"huh.....Baiklah...Sepertinya hal menarik akan terjadi..dan bisa sedikit mengobati rasa bosanku...!," ujar jeki tersenyum menakutkan ke arah rayan..
Kemudian Terlihatlah...beberapa pria yang berhenti di belakang jeki yang masih dalam posisi duduk...
__ADS_1
"Hei???Apakah kau bocah sok kuat yang bernama jeki???," ujar salah seorang pria berbadan kekar menanyakan keberadaan jeki,yang jelas-jelas di kenalnya.
"LANJUT CHAPTER 4....!!!