
Selesai makan malam,
Risa memilih untuk diam di kamar sambil memikirkan kata-kata Mita sahabatnya yang sangat baik hati,,selalu ada di saat Risa minta pertolongan
kadang kata-katanya itu masuk akal di pikir
mentalnya masih belum siap akan suatu hubungan, keraguannya akan hal yang belum pasti
membuat Risa pusing sendiri,,
Arjun selama ini cukup baik memperlakukan Risa dan benar-benar tulus, memberikan perhatian
itu juga membuat pertimbangan bagi Risa,.,.
sampai-sampai Risa tertidur memikirkan jawaban apa yang harus berikan pada Arjun.
hari sudah mulai pagi,
Risa cepat-cepat bangun dari tidurnya,berlari menuju kamar mandi,
selesai mengenakan seragam sekolah lalu keluar kamar menuju dapur untuk sarapan,
di sana sudah ada ayah yang akan berangkat kerja,.,.
sarapan pun berakhir dengan cepat
karena Risa mau cepat sampai sekolah
Risa berpamitan pada ayah dan ibu,
lalu berangkat menuju jalan di depan untuk mencari angkutan umum,,
selama di perjalanan ke sekolah Risa masih dalam kegalauan yang tak biasa,.
sampai di sekolah Risa memilih untuk langsung masuk ke kelas,,
tapi di lihatnya di lapangan basket sudah ada Arjun ,
__ADS_1
yang memperhatikan ke datangan Risa,
melihat Arjun dengan tatapan matanya yang sangat serius,
malah tambah membuat Risa,
larut dalam pikirannya yang bikin pusing,.,
Risa terus berjalan ke arah kelas,
setiba di kelas Risa langsung duduk
melihat ke arah meja Mita yang masih kosong,
entah kapan anak itu akan datang pikir Risa...
sedangkan Risa yang duduk hanya bisa membolak-balik halaman buku yang ada di meja,
sambil sesekali melirik ke arah pintu,
siapa tau Mita sudah datang,.,..
tumben kamu mit datang jam segini..?
tak seperti biasa..
iya ..tadi aku bangun agak telat,
kamu kenapa ris,
pagi gini muka ko sudah kusut gitu...
tau ah mit..
aku masih pusing belum bisa berpikir tentang kak Arjun,,
tambah lagi pas aku masuk mau ke kelas, kak Arjun ada di lapangan sambil menatap ke arah ku,,
__ADS_1
apa sich" ris yang kamu bingungkan tentang kak Arjun
sekarang gini saja, apa yang kamu rasakan saat kak Arjun sedang ada di sisi kamu atau saat kak Arjun mengajak kamu bicara ,.
kalau itu kayanya biasa aja mit,.., nggak ada beda aku ngomong sama yang lain,
pasti ada perbedaan ris...
kamu aja belum menyadarinya..
kalau menurut aku,
kamu terima saja ya hitung-hitung biar kalian saling mengenal lebih dekat kan nggak ada salahnya juga,.,.
kak Arjun kan tidak minta kamu selalu dekat di sampingnya,
jadi buat apa kamu takut,.,.
kamu ini ya,, apa kamu berusaha untuk membantu kak Arjun biar aku menerima perasaannya itu, ?
bukan begitu Risa yang cantikkk....
sahabat mu ini cuma tidak ingin melihat raut wajah kamu kaya habis liat hantu di pagi hari..(hihihi)
sambil tersenyum kecil,,
bel sudah berbunyi kelas pun sudah ramai semua sudah bersiap untuk menerima pelajaran
Risa berusaha untuk membuang pikirkan tentang Arjun,
sambil menyimak pelajaran yang di jelaskan
dan Risa mencatat beberapa penjelasan dari guru,
agar mudah di ingat nanti kalau lupa..
pelajaran kali ini di akhiri dengan pengumuman untuk ujian kenaikan kelas,
__ADS_1
membuat Risa mengingat kembali pada Arjun
Risa takut dalam mengambil keputusan.