
sambil makan mereka terus bercerita,sampai Dwi hanya jadi pendengar dari cerita mereka berdua,
Setelah selesai makan, mereka memilih kembali' ke kantor,
karena Risa sudah tidak enak, handphone Mita selalu berbunyi dari tadi,
sambil menuju kantor mita...
Dwi yang dari tadi hanya diam, malah sekarang jadi bahan ledekan Mita...
kamu kenapa Dwi dari tadi mulut beo mu tidak bersuara, tidak seperti biasanya...!
ahh... buat apa aku menambah keributan cukup dengan suara kalian berdua saja sudah cukup membuat orang yang mendengar merasa seperti radio rusak...
sialan kamu..menghina "Mita kesal..
kalian ini..
apa seperti ini terus kalau sedang berada di kantor,
tidak ko ris...
Dwi itu memang suka mencari ribut dengan ku,
kata siapa aku suka mencari ribut.. bukannya kamu yang suka mencari masalah..
pembelaan diri Dwi...
sudahlah ris..kamu jangan meledani ocehannya itu.
aku saja kalau bukan sepupu, tidak mau dekat dengannya,
kamu ini mit ..kejam sekali, tapi syukurlah karena Dwi sepupu kamu kan....Risa sambil tertawa kecil melihat wajah Mita..
paus-paus saja kalian membicarakan tentang diriku..
jawab Dwi santai..
ouh ya ris..."
kamu kapan akan mulai berkerja di rumah sakit'
ouh itu, kayanya mulai awal bulan depan,
__ADS_1
kamu pasti akan jadi sibuk lagi kalau sudah bekerja ris..
tidak juga Mita..,
kan ada waktu kerjanya,
jadi tidak full time juga ko,
waktu kalau sudah ngobrol tidak akan terasa berlalu cepat,
sekarang Risa sudah ada di depan kantor Mita,
ya sudah mit.. aku pamit pulang dulu,
maksih ya..waktunya..."padahal kamu lagi sibuk tapi tetap meluangkan waktu untuk menerima ajakan ku,,
kamu ini ngomong apa Risa,
kan cuma makan siang,
aku pulang ya mit...bye
Risa sudah menuju pulang ke rumah,
Risa hanya fokus ke depan tanpa memikirkan apa pun di kepalanya,
karena kata-kata Mita sudah menepis tentang kekhawatiran yang Risa rasakan,
sampai di rumah Risa langsung masuk ke kamar,dan merapikan gaun yang di belinya tadi dan meletakkan di dalam lemari,
Risa memilih untuk tiduran di kamar
sambil melihat-lihat waktu,
tak lama terdengar bunyi pesan,
yang ternyata dari Arjun
Yank aku pulang ke rumah dulu untuk mandi habis itu
baru jemput kamu..
Risa membalas pesan Arjun dengan tingkat
__ADS_1
hanya " iya...
karena terbawa suasana yang hening di kamar,
Risa kembali berpikiran tentang perasaanya, kekhawatiran serta rasa gugupnya jadi satu,
Risa memilih untuk masuk ke kamar mandi dan berendam dengan air hangat,
agar tubuhnya ataupun pikirannya tidak merasa kegelisahan dengan hal yang belum pasti,
karena Risa berendam cukup lama dan air sudah tidak terasa hangat lagi,
Risa menyudahinya dan keluar dari kamar mandi,
yang ternyata hari sudah sore,
Risa langsung bersiap-siap,dan memilih untuk merias wajahnya terlebih dahulu baru kemudian memakai pakaian gaunnya.
sambil merias wajahnya
pesan Arjun kembali di baca Risa,
"Yank ini aku sudah berangkat untuk menjemput kamu,
kamu siap-siap ya.."
pinta Arjun..
tanpa membalas pesan
Risa kembali pada kesibukan merias wajahnya sendiri dengan ala kadarnya,
selesai dengan riasan wajah Risa memakai gaunnya yang ternyata sangat cocok dengan Risa
Risa keluar kamar dan mencari ibunya,
karena ingin pergi dengan Arjun,
Risa bercerita pada ibunya,bahwa akan makan malam di luar bersama Arjun,
ibu dan ayah hanya mengingatkan risa untuk hati-hati,
ayah dan ibu sadar kalau anak mereka sudah dewasa dan bisa melindungi diri sendiri..
__ADS_1