Kisah Cinta Waktu SMA

Kisah Cinta Waktu SMA
Energi yang terkuras


__ADS_3

Sampai di rumah Risa memilih untuk langsung mandi dan melepaskan sejenak urusan kampus,


Risa memilih untuk nonton TV sebentar, sementara ibunya lagi di dapur,


toko buah sedang di tutup ibu..


tak lama ayah datang,melihat Risa hanya menonton TV,


kamu sudah pulang risa?


iya yah,


kebetulan tadi tidak ada mata kuliah sore,jadi bisa pulang cepat .


ibu mana?


ibu lagi di dapur..


lalu ayah masuk ke kamar untuk mandi


sambil menunggu untuk makan malam,


mereka duduk sambil menikmati teh dengan gorengan yang ibu bikin


ayah menanyakan tentang kuliah Risa!?


Risa pun menjelaskan kalau tidak lama lagi Risa akan ada tugas lapangan,untuk menyelesaikan tugas semesternya.


sedangkan ibu hanya memberi Risa wejangan agar benar-benar menjalankan tugas kampusnya,

__ADS_1


Risa hanya mendengarkan ayah dan ibunya yang sibuk dengan obrolan ringan mereka.


Risa sendiri hanya menikmati teh dan cemilannya sendiri,


sesekali ikut nimbrung dengan obrolan orang tuanya..


waktu untuk makan malam tiba


mereka sudah duduk di meja makan


selama makan mereka tidak ada obrolan hanya sibuk dengan makanan yang ada di depan mereka


Risa sudah selesai lalu berdiri beranjak menuju kamarnya,


Di kamar Risa kembali membuka buku-bukunya yang tak pernah bisa berkurang,


apa lagi Risa adalah mahasiswa dengan beasiswa bebas dari segala biaya, membuat Risa di tuntut untuk selalu mendapat nilai di atas rata-rata di setiap tugas yang Risa kerjakan.


hari sudah berganti,


bagi orang hari Minggu adalah untuk bersantai atau jalan-jalan bersama teman ataupun keluarga,


tapi tidak berlaku bagi Risa,


Risa tidak mengenal hari libur, ayah dan ibu kadang ingin mengajak Risa untuk keluar hanya untuk makan siang atau makan malam di luar,


tapi Risa hampir tidak ada waktu luang,


jadi orang tuanya tidak bisa memaksa atau mengganggu waktu Risa,

__ADS_1


Risa sendiri hanya diam di kamar dengan tumpukan buku serta kertas-kertas tugas.


Bagi Risa waktu sangat cepat berlalu dan berganti


hari,


walaupun dengan setumpuk tugas dan tekanan yang berat Risa tetap menikmati hidupnya yang walaupun tidak bisa keluar dari dunia kampusnya,


Mey dan Deli kadang mengajak Risa untuk refreshing agar dapat mencari udara segar,


tapi Risa selalu menolak ajakan mereka.


kalau di kampus Risa anak yang cukup di perhitungkan oleh dosen-dosen yang memberikan tugas mata kuliah, karena Risa dapat menyelesaikan tugas dengan tidak ada perbaikan sama sekali.


Sering teman satu angkatan meminta Risa untuk membantu dalam tugas , tapi Risa kadang hanya memberikan beberapa judul buku yang harus di di cari dan di pelajari sendiri, karena untuk membantu Risa sendiri tidak ada waktu,


Risa sendiri mengejar nilai dan selalu mengambil mata kuliah walaupun yang lain lagi liburan,


karena Risa ingin lulus dengan cepat sesuai yang sudah di targetkan oleh pihak kampus.


orang tua Risa cukup mendukung anaknya itu,


dan tidak terlalu banyak bertanya atau pun meminta bantuannya,


karena melihat Risa yang berangkat di pagi hari kandang malam baru pulang,


Risa sehabis dari kampus selalu mencari buku atau memilih bertemu dengan dosen untuk mencari referensi buku yang akan di gunakan dalam menyelesaikan tugas kampusnya,


"teman-teman yang lain melihat Risa kadang terpacu semangat untuk lebih gigih dalam tugas kuliah, karena dari awal masuk kuliah sampai sekarang nilai-nilai Risa tidak ada yang mampu menyaingi selalu dengan nilai sempurna tanpa pengulangan.

__ADS_1


__ADS_2