
"heheheh gaak ada sihh jadi boleh nih?"tanya bibi
"boleh dong bi siapa yg ngelarang bibi bicara"ucap
"ya udh bibi mau bicara kalau sebenar nya nama aden bukan King Riko saja"ucap Bibi
"trus siapa bi?"tanya Riko
pada saat itu Riko sudah menduduki kelas 9 /kelas 3 SMP
"nama aden itu King Riko Putra Sa'ad bibi yg menambahkan nama aden "ucap bibi
"Masya Allah indah sekali bi tpi kenapa bibi baru bicara sekarang?"tanya Riko dengan lembut
"maafkan bibi ,bibi hnya ingin menjaga rahasia keluargamu den"ucap bibi dengn wajah yg sendu
"gpp ko bi aku paham Riko mau tany bi" ujar Riko dengan lembut
"iya den silahkan"ucap bibi
"tolong yah untuk bibi kak Dio dan pak Rio jangan panggil aku dengan sebutan aden lagi karena aku sudah menganggap kalian keluarga ku aku gk mau kalian terus menerus memanggil ku dengan sebutan aden karena kalian lah yg selalu mendukung ku kala orang tua ku sendiri tidak peduli kepada ku "ucap Riko kepada bibi ,Dio dan pak Rio
"t-tapi den...... "ucapaan pak Rio terputus karena Riko memotong nya
"jika kalian terus menerus memanggil ku dengan sebutan aden aku selalu merasa kesepian kalian panggil aku seperti kalian memanggil kak Dio saja aku Ikhlas kok karena aku senang berarti aku masih pun masih merasa memiliki orang tua walau bukan odang tua kandung ku
"ya sudah kita akan berusaha untuk terbiasa memanggiladen dengan sebutan nak"ucap bibi dengan lembut
__ADS_1
'nama bibi yg yg selalu author samar kan dia adalah bi mala'
"bismillah saja"ucap pak Rio
"aamiin oh iya pah aku mau ke kamar yah"ucap Riko yg mulai memanggil para pembantu nya dengan panggilan kepada orang tua ya itu papah, ibu dan untuk kak Rio dia memanggil dengan sebutan Abang
bukan dengan sebutan pak, bibi dan kakak
"aku mau ke kamar duluan karena badan ku terasa lelah hari ini setelah sekolah tadi nanti jam 3 sore aku akan berangkat ke caffe untuk mengecek apakah perkembangan caffe berjalan dengan baik atau sedang buruk abang nanti ikut aku yah"ucap Riko dengan lembut seraya bangkit dari duduk nya dan mulai menaiki yangga untuk masuk kedalam kamar nya
"iya dek annti abang bakal bangunin"ucap Dio dengan tags
...----------------...
flasback on
"kak gimna kalau kita membuat usaha sendiri biar bi mala sama pak Rio gk kerepotan?"tanya Riko
"iya terserah kamu abang mah dukung aja yg penting terbaik untuk kamu dek"ucap Dio dengan lembut
"bagus aku akan menjacari tempat nya aku ingin membuka sebuah caffe untuk membuka usaha pertama ku"ucap Riko dengan tegas
"abang bakal dukung setiap langkah mu"ucap Dio dengan tegas
sore itu pukul 15.00 Riko dan Dio berangkat ke sebuah tempat tepat nya yaitu caffe yg pemilik nya menjual tempat itu karena pemilik nya akan keluar negri untuk bertemu dengan keluarga nya
"caffe terdapat indor dan outdor dan bagian outdor kita mempersiap kan untik beberapa taman kecil untuk melihat pemandangan yg berada di sini
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
..
.
.
.
.
hai hai semua maaf yah aku lama up nya semoga kalian suka^_^ tetap murah senyum yah jangan mudah kepancing emosi tetap happy kiyowo
__ADS_1