Kisah Hidup Riko

Kisah Hidup Riko
berangkat sekolah


__ADS_3

Setelah Melani mengambil seragam itu akhirnya dia pun sampai di caffe dandia meletakan seragam sekolah nya lalu mengambil seragam caffe dan menggunakan masker agar tidak terlihat oleh salah satu keluarganya jika berkunjung kemari


beberapa saat kemudian akhirnya dirinya selesai menggunakan seragam caffe yang memang dirinya sangat bangga medapatkam seragam ini karena knp?


Karena rasa terimakasih nya kepada Riko dan dirinya bertekad untuk mengambdikan dirinya kepada Riko walau dirinya terancam tidak bisa menikah seumur hidup itu tidak papa


Namun pengambdian nya tidak bermain main untuk itu


caffe hari ini cukup padat dan pada saat masih sepi sekitar pukul 13.00 tepat nya Riko pergi ke caffe mengajak dirinya membeli beberapa perlangkapan untuk sekolah beruntung tak sampai 5 menit menggunakan akhirnya mereka berdua pun sampai di tempat itu


Dan membeli semua perlengkapan perlengakapan yang di butuhkan tanpa merasa ada yang kurang 1 pun itu


Waktu terus berlalu hingga akhinya sekarang sudah waktunya ffe tutup


Pada saat Melani sedang berberes beres tiba tiba salah satu pegawai yang bekerja di sana berkatanya kepada Melani


"memang nya umur mu berapa dek?"tanya Kasir dengan heran mengapa ketika yang lain memanggil Riko dengan sebutan boss hanya Melani saja yang memanggil nya dengan sebutan kakak bukan boss

__ADS_1


"umur ku 18 kak dan 5 bulan depan umur ku 19 tahun" ucap Melani dengan sopan


"ohh memang nya kamu ada hubungan apa denga boss Riko?"tanya kasir itu kepada Melani


"kami tidak ada hubungan apa apa kak Riko saja yang meminta ku untuk memanggil nya dengan sebutan kakak, dia juga berkata kalau dirinya ingin merasakan memiliki adik aku pun menuruti nya aku akan mengabdikan diriku kepada kak Riko"ucap Melani yang tersenyum saat mengenang kebaikan yang di berikan Riko kepada dirinya yang seharusnya tidak Riko tolong


pada saat dirinya kabur dari rumah itu dia berfikir jika ada yang menolong nya dan memperlakukan dirinya seperti layaknya manusia dirinya akan mengabdikan dirinya kepada orang itu


dan beruntung dirinya bertemu dengan Riko yang baik hati dan akhirnya dia berusaha untuk mengabdikan dirinya kepada Riko agar bisa merasakan aman walaupun dirinya terkadang merasa tidak aman tapi tidak apa apa dirinya akan berusaha semaksimal mungkin agar menjadi yang lebih baik


Waktu terus berlalu hingga akhir nya sekarang sudah kembali pagi Melani sudah siap dengan seragam nya


Dan tersisa nya adalah 42 ribu rupiah dia akan berhemat sehemat hemat nya agar tidak habis sebelum gaji pertamanya turun karena sekarabg sudah tanggal 25 sedangkan bulan september yang membuat harus menunggu lama untuk masuk ke bulan oktober


Namunnn


Brumm brummm

__ADS_1


Suara motor yang membuat Melani terkejut


Namun wajah nya heran dan akhirya orang itu pun mematikan motor besar nya dan membuka kaca helm yang ia gunakan


"kakak?"panggil Melani lalu Riko pun mengajak Melani untuk naik ke atas motor nya


"tapi kan aku akan naik angkot kakak"ucap Melani namun Riko pun langsung berkata


"memang nya uang yang kemarin masih ada?"tanya Riko dengan heran


"masih ada kak"ucap Melani dengan bersemangat


"berapa memang nya?" tanya Riko lagi


"42 ribu kak ini"ucap melani dengan menyodorkan uang sebesar 42 ribu rupiah hasil dari sisa uang kemarin yang masih tersisa banyak itu


Hal tersebut membuat Riko menjadi melongo

__ADS_1


" ya udh kamu aku antar saja biar uang itu untuk kamu kebutuhan lain masa kamu tega aku udh jemput kamu buat berangkat bareng ehh kamu nya malah gk mau berangkat bersama ku"ucap Riko dengan wajah yang sedih


Hal tersebut membuat Melani menjadi tidak enak terhadap Riko dan dirinya pun akhinya menganggukan kepalanya


__ADS_2